Kandang Ayam Berisi 5.800 Ekor Terbakar di Pengasih Kulon Progo, Kerugian Ditaksir Rp250 Juta

- Editorial Team

Selasa, 14 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kulon Progo,TRIBRATA.TV – Kebakaran melanda sebuah kandang ayam di Padukuhan Kroco, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pengasih, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Senin (13/7/2026) malam. Peristiwa tersebut menghanguskan bangunan kandang berukuran sekitar 10 x 24 meter yang berisi sekitar 5.800 ekor ayam beserta pakan ternak. Akibat kejadian itu, kerugian ditaksir mencapai Rp250 juta.

Berdasarkan hasil pengecekan awal di lokasi kejadian, api diduga berasal dari percikan pemanas berbahan arang briket yang berada di bagian bawah kandang. Percikan tersebut kemudian menyambar material yang mudah terbakar hingga api dengan cepat membesar dan melalap seluruh bangunan kandang.

Petugas gabungan segera bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan dari warga. Personel Polsek Pengasih bersama petugas Pemadam Kebakaran (Damkar), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Palang Merah Indonesia (PMI), serta para relawan berjibaku memadamkan kobaran api agar tidak merembet ke bangunan maupun lahan di sekitarnya.

Upaya pemadaman berlangsung hingga api berhasil dikendalikan. Setelah situasi dinyatakan aman, petugas langsung melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Meski seluruh kandang beserta ribuan ayam dan pakan ternak hangus terbakar, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut.

Polisi mengatakan penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara mengarah pada percikan api dari alat pemanas kandang, namun penyidik masih mengumpulkan keterangan saksi serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab kebakaran.

“Petugas masih melakukan penyelidikan dan pendalaman terhadap penyebab kebakaran. Dugaan awal berasal dari percikan pemanas arang briket di bawah kandang, namun seluruh temuan akan dipastikan melalui proses penyelidikan,” kata pihak kepolisian.

Selain melakukan olah TKP, polisi juga mendata sejumlah saksi yang mengetahui peristiwa tersebut guna melengkapi proses penyelidikan.

Di sisi lain, Polres Kulon Progo mengimbau masyarakat, khususnya para peternak, agar meningkatkan kewaspadaan saat menggunakan alat pemanas maupun sumber api di dalam kandang. Menurut kepolisian, pemeriksaan rutin terhadap instalasi dan peralatan pemanas perlu dilakukan untuk meminimalkan risiko kebakaran.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat menggunakan alat pemanas atau sumber api lainnya. Lakukan pengecekan secara berkala sehingga potensi kebakaran dapat dicegah sejak dini,” ujar pihak Polres Kulon Progo.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi para peternak untuk memperkuat standar keselamatan di lingkungan kandang, terutama saat menggunakan alat pemanas yang beroperasi dalam waktu lama. Kepolisian berharap langkah-langkah pencegahan tersebut dapat mengurangi risiko terjadinya kebakaran serupa di kemudian hari.(Dik.)

Judul alternatif yang ramah SEO:

Kandang Ayam di Pengasih Kulon Progo Terbakar, 5.800 Ekor Ayam Mati dan Kerugian Capai Rp250 Juta
Kebakaran Kandang Ayam di Kulon Progo Hanguskan 5.800 Ekor Ayam, Polisi Selidiki Penyebabnya
Diduga Berasal dari Pemanas Briket, Kebakaran Kandang Ayam di Pengasih Rugikan Pemilik Rp250 Juta
5.800 Ekor Ayam Hangus dalam Kebakaran Kandang di Kulon Progo, Polisi Imbau Peternak Tingkatkan Kewaspadaan

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Bupati Sleman Lantik Dua Pejabat Administrator Dukcapil, Perkuat Pelayanan Publik
Jamasan Pusaka Tombak Kyai Turunsih Kembali Digelar, Danang: Simbol Berkah dan Pengayoman bagi Warga Sleman
Job Fair Kota Yogyakarta Buka 2.000 Lowongan Kerja, Digelar 15–16 Juli 2026 di Auditorium LPP Agro Nusantara
UMY Nonaktifkan Sementara Dosen Farmasi Usai Muncul Dugaan Pelecehan, Investigasi Libatkan Satgas PPKPT
BNNK Sleman dan GIS 3 Yogyakarta Perkuat Pencegahan Narkoba Lewat PKS P4GN
Kirab Gunungan Meriahkan Jamasan Pusaka Kulon Progo, Pemkab Ingin Jadi Wisata Budaya Unggulan
Danrem 072/Pamungkas Hadiri Pelantikan Pengurus Perbakin DIY 2026-2030, Pembinaan Atlet Jadi Fokus
Kejati DIY Rampungkan Pendataan 380 Titik SPPG MBG, Data Diserahkan ke Jampidsus Kejagung

Berita Lainnya

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:21 WIB

Kandang Ayam Berisi 5.800 Ekor Terbakar di Pengasih Kulon Progo, Kerugian Ditaksir Rp250 Juta

Selasa, 14 Juli 2026 - 03:50 WIB

Bupati Sleman Lantik Dua Pejabat Administrator Dukcapil, Perkuat Pelayanan Publik

Senin, 13 Juli 2026 - 17:08 WIB

Jamasan Pusaka Tombak Kyai Turunsih Kembali Digelar, Danang: Simbol Berkah dan Pengayoman bagi Warga Sleman

Senin, 13 Juli 2026 - 16:21 WIB

Job Fair Kota Yogyakarta Buka 2.000 Lowongan Kerja, Digelar 15–16 Juli 2026 di Auditorium LPP Agro Nusantara

Minggu, 12 Juli 2026 - 14:30 WIB

UMY Nonaktifkan Sementara Dosen Farmasi Usai Muncul Dugaan Pelecehan, Investigasi Libatkan Satgas PPKPT

Berita Terbaru