Basarnas Tutup Operasi SAR Arifin dan Yufaidin di Gunung Bismo Setelah 10 Hari, Pencarian Berakhir Nihil

- Editorial Team

Minggu, 12 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wonosobo,TRIBRATA.TV – Operasi pencarian terhadap dua pendaki yang dilaporkan hilang di Gunung Bismo, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, resmi dihentikan pada Sabtu (11/7/2026) pukul 17.00 WIB. Keputusan tersebut diambil setelah tim SAR gabungan melakukan pencarian intensif selama 10 hari tanpa menemukan keberadaan kedua korban.

Koordinator Pos Basarnas Wonosobo, Dani Fitra Maulana, mengatakan penghentian operasi dilakukan sesuai dengan prosedur pencarian dan pertolongan yang berlaku setelah masa operasi serta perpanjangan waktu selama tiga hari telah berakhir.

“Operasi SAR gabungan resmi kami tutup pada Sabtu pukul 17.00 WIB karena seluruh tahapan pencarian sesuai prosedur telah dilaksanakan secara maksimal,” kata Dani.

Ia menjelaskan, pada hari terakhir pencarian, tim SAR mengerahkan sekitar 250 personel gabungan yang berasal dari berbagai unsur, mulai dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri, relawan, hingga komunitas pecinta alam.

Petugas kemudian menyisir enam titik prioritas yang sebelumnya telah dipetakan berdasarkan hasil evaluasi harian dan analisis kemungkinan pergerakan korban. Selain itu, pencarian dilakukan secara berlapis dengan mempertimbangkan kondisi geografis Gunung Bismo yang memiliki medan terjal, jurang, hutan lebat, serta cuaca yang berubah-ubah.

Namun, hingga operasi resmi ditutup, tim belum menemukan tanda-tanda keberadaan Arifin (18) maupun Yufaidin (15).

Dani menegaskan seluruh personel telah bekerja secara maksimal selama proses pencarian berlangsung.

“Kami bersama seluruh unsur SAR sudah mengupayakan pencarian secara optimal sesuai standar operasi. Sampai operasi berakhir, hasilnya masih nihil,” ujarnya.

Meski operasi SAR aktif telah dihentikan, Basarnas memastikan pemantauan tetap dilakukan secara pasif apabila di kemudian hari muncul informasi baru yang dapat ditindaklanjuti.

“Apabila ada informasi yang valid dari masyarakat ataupun pihak terkait, kami tetap siap melakukan langkah lanjutan sesuai mekanisme yang berlaku,” tambah Dani.

Sementara itu, pihak keluarga kedua korban telah menerima keputusan penghentian operasi SAR. Setelah mendapatkan penjelasan dari tim Basarnas mengenai seluruh rangkaian pencarian yang telah dilakukan selama 10 hari, keluarga menyatakan ikhlas atas keputusan tersebut.

Keputusan itu diambil setelah mempertimbangkan seluruh upaya yang telah dilakukan oleh tim gabungan di lapangan serta ketentuan operasional pencarian yang berlaku secara nasional.

Selama proses pencarian berlangsung, ratusan personel gabungan menghadapi berbagai tantangan, mulai dari kontur pegunungan yang curam, vegetasi rapat, hingga kondisi cuaca yang kerap berubah. Kendati demikian, seluruh unsur tetap melaksanakan pencarian secara terkoordinasi dengan membagi personel ke sejumlah sektor prioritas setiap harinya.

Operasi ini juga melibatkan dukungan berbagai pihak, termasuk relawan lokal maupun relawan dari luar daerah yang bergabung untuk membantu proses pencarian sejak hari pertama.

Basarnas menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam operasi kemanusiaan tersebut. Menurut Dani, dedikasi seluruh unsur menjadi bukti kuatnya sinergi antarinstansi dan masyarakat dalam setiap operasi pencarian dan penyelamatan.

“Terima kasih kepada seluruh personel SAR gabungan, TNI, Polri, BPBD, para relawan, komunitas, serta masyarakat yang telah memberikan dukungan penuh selama operasi berlangsung,” tuturnya.

Dengan ditutupnya operasi SAR aktif, posko gabungan resmi dibubarkan. Meski demikian, Basarnas menegaskan koordinasi tetap akan dilakukan apabila di masa mendatang muncul perkembangan atau informasi baru terkait keberadaan kedua pendaki tersebut.(Dik.)

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Ujian Profesi Advokat PERADI, Magelang Menjadi Salah Satu Lokasi Pelaksanaan
Ngobrol Santai Bareng Fey Wong, Mbak DJ Ungkap Perjuangan Bangun Usaha Kuliner Hingga Tembus Mini Expo Tetes Embun
Hutan Pinus di Jalur Alternatif Kaliwiro-Leksono Terbakar, Tim Gabungan Berhasil Padamkan Api
Kondisi Bayi Terlantar di Klaten Membaik, RSUP Soeradji Serahkan ke Dinsos
Danrem 072/Pamungkas Ajak Prajurit Yonif TP 440/SJS Tingkatkan Disiplin dan Profesionalisme
Rahasia Pupuk dari Buah dan Daun Terungkap di Magelang, Mahasiswa KKN UPN Veteran Gandeng KWT Bangun Pertanian Organik
Breaking News: Bupati Sukoharjo Etik Suryani Dikabarkan Terjaring OTT KPK, Belum Ada Pernyataan Resmi
Pencarian Apin dan Idin di Gunung Bismo Masuk Hari Ke-8, Operasi SAR Resmi Diperpanjang hingga Sabtu

Berita Lainnya

Minggu, 12 Juli 2026 - 16:56 WIB

Basarnas Tutup Operasi SAR Arifin dan Yufaidin di Gunung Bismo Setelah 10 Hari, Pencarian Berakhir Nihil

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:11 WIB

Ujian Profesi Advokat PERADI, Magelang Menjadi Salah Satu Lokasi Pelaksanaan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:50 WIB

Ngobrol Santai Bareng Fey Wong, Mbak DJ Ungkap Perjuangan Bangun Usaha Kuliner Hingga Tembus Mini Expo Tetes Embun

Sabtu, 11 Juli 2026 - 06:56 WIB

Hutan Pinus di Jalur Alternatif Kaliwiro-Leksono Terbakar, Tim Gabungan Berhasil Padamkan Api

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:33 WIB

Kondisi Bayi Terlantar di Klaten Membaik, RSUP Soeradji Serahkan ke Dinsos

Berita Terbaru

Kriminal

Curi 3 AC dan CCTV, Remaja 16 Tahun Diringkus Polres Bantaeng

Minggu, 12 Jul 2026 - 16:15 WIB