Wonosobo,TRIBRATA.TV – Operasi pencarian terhadap dua pendaki yang dilaporkan hilang di Gunung Bismo, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, resmi dihentikan pada Sabtu (11/7/2026) pukul 17.00 WIB. Keputusan tersebut diambil setelah tim SAR gabungan melakukan pencarian intensif selama 10 hari tanpa menemukan keberadaan kedua korban.
Koordinator Pos Basarnas Wonosobo, Dani Fitra Maulana, mengatakan penghentian operasi dilakukan sesuai dengan prosedur pencarian dan pertolongan yang berlaku setelah masa operasi serta perpanjangan waktu selama tiga hari telah berakhir.
“Operasi SAR gabungan resmi kami tutup pada Sabtu pukul 17.00 WIB karena seluruh tahapan pencarian sesuai prosedur telah dilaksanakan secara maksimal,” kata Dani.
Ia menjelaskan, pada hari terakhir pencarian, tim SAR mengerahkan sekitar 250 personel gabungan yang berasal dari berbagai unsur, mulai dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri, relawan, hingga komunitas pecinta alam.
Petugas kemudian menyisir enam titik prioritas yang sebelumnya telah dipetakan berdasarkan hasil evaluasi harian dan analisis kemungkinan pergerakan korban. Selain itu, pencarian dilakukan secara berlapis dengan mempertimbangkan kondisi geografis Gunung Bismo yang memiliki medan terjal, jurang, hutan lebat, serta cuaca yang berubah-ubah.
Namun, hingga operasi resmi ditutup, tim belum menemukan tanda-tanda keberadaan Arifin (18) maupun Yufaidin (15).
Dani menegaskan seluruh personel telah bekerja secara maksimal selama proses pencarian berlangsung.
“Kami bersama seluruh unsur SAR sudah mengupayakan pencarian secara optimal sesuai standar operasi. Sampai operasi berakhir, hasilnya masih nihil,” ujarnya.
Meski operasi SAR aktif telah dihentikan, Basarnas memastikan pemantauan tetap dilakukan secara pasif apabila di kemudian hari muncul informasi baru yang dapat ditindaklanjuti.
“Apabila ada informasi yang valid dari masyarakat ataupun pihak terkait, kami tetap siap melakukan langkah lanjutan sesuai mekanisme yang berlaku,” tambah Dani.
Sementara itu, pihak keluarga kedua korban telah menerima keputusan penghentian operasi SAR. Setelah mendapatkan penjelasan dari tim Basarnas mengenai seluruh rangkaian pencarian yang telah dilakukan selama 10 hari, keluarga menyatakan ikhlas atas keputusan tersebut.
Keputusan itu diambil setelah mempertimbangkan seluruh upaya yang telah dilakukan oleh tim gabungan di lapangan serta ketentuan operasional pencarian yang berlaku secara nasional.
Selama proses pencarian berlangsung, ratusan personel gabungan menghadapi berbagai tantangan, mulai dari kontur pegunungan yang curam, vegetasi rapat, hingga kondisi cuaca yang kerap berubah. Kendati demikian, seluruh unsur tetap melaksanakan pencarian secara terkoordinasi dengan membagi personel ke sejumlah sektor prioritas setiap harinya.
Operasi ini juga melibatkan dukungan berbagai pihak, termasuk relawan lokal maupun relawan dari luar daerah yang bergabung untuk membantu proses pencarian sejak hari pertama.
Basarnas menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam operasi kemanusiaan tersebut. Menurut Dani, dedikasi seluruh unsur menjadi bukti kuatnya sinergi antarinstansi dan masyarakat dalam setiap operasi pencarian dan penyelamatan.
“Terima kasih kepada seluruh personel SAR gabungan, TNI, Polri, BPBD, para relawan, komunitas, serta masyarakat yang telah memberikan dukungan penuh selama operasi berlangsung,” tuturnya.
Dengan ditutupnya operasi SAR aktif, posko gabungan resmi dibubarkan. Meski demikian, Basarnas menegaskan koordinasi tetap akan dilakukan apabila di masa mendatang muncul perkembangan atau informasi baru terkait keberadaan kedua pendaki tersebut.(Dik.)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online











