Sitaro, TRIBRATA TV
Upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya perlindungan perempuan dan anak kembali digaungkan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro).
Senin, 08 Desember 2025, Auditorium Kantor Bupati menjadi ruang dialog publik ketika Sekretaris Daerah, Drs. Denny D. Kondoj, M.Si, tampil sebagai narasumber utama dalam Talkshow Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Era Digital yang diselenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Kepulauan Sitaro.
Dalam pemaparannya, Sekda Denny menegaskan bahwa transformasi digital membawa dua sisi yang perlu diwaspadai. “Teknologi membuka peluang besar bagi perempuan untuk berkembang, namun sekaligus menyediakan ruang baru bagi kejahatan dan kekerasan yang mengancam anak-anak. Literasi digital adalah tameng utama,” ujarnya. Pernyataan ini menggarisbawahi pentingnya kesiapsiagaan masyarakat menghadapi risiko dunia maya.
Talkshow yang dihadiri para anggota Dharma Wanita, perangkat daerah, serta perwakilan organisasi perempuan ini menjadi forum strategis dalam menyebarkan edukasi perlindungan anak dan perempuan. Denny menambahkan bahwa peran keluarga, khususnya ibu, sangat menentukan dalam membentuk kesadaran digital sejak dini. “Orang tua harus hadir secara aktif, bukan hanya mengawasi, tetapi memahami apa yang dihadapi anak-anak di medan digital,” tegasnya.

Selain fokus pada isu perlindungan, Sekda Denny juga mendorong peningkatan kapasitas perempuan di bidang teknologi. Menurutnya, perempuan Sitaro memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak ekonomi digital. “Kita tidak boleh hanya menjadi pengguna, tetapi harus mampu menjadi kreator dan inovator. Era digital memberi ruang yang sama bagi semua,” katanya disambut antusias peserta.
Dharma Wanita Persatuan Sitaro sebagai penyelenggara menilai kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan organisasi perempuan dalam memastikan keamanan serta pemberdayaan keluarga. Ketua panitia menekankan bahwa edukasi seperti ini akan terus digelar sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan daerah yang berpihak pada perlindungan perempuan dan anak.

Kegiatan talkshow turut membuka ruang tanya jawab interaktif, di mana peserta banyak menyinggung isu perundungan siber, penyalahgunaan foto pribadi, serta cara menangani anak yang kecanduan gawai. Sekda Denny merespons dengan memberikan panduan praktis, termasuk pentingnya komunikasi keluarga yang sehat dan penggunaan kontrol digital yang tepat.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, pemerintah daerah berharap masyarakat semakin sadar bahwa perlindungan perempuan dan anak bukan hanya tugas institusi, tetapi komitmen bersama. Talkshow tersebut ditutup dengan pesan kuat dari Sekda Denny: “Kita tidak bisa menghentikan kemajuan teknologi, tetapi kita bisa memastikan semua orang—khususnya perempuan dan anak—memasukinya dengan aman dan berdaya.” (Jemi Lahutung)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









