Sinergi UHC Pemkab Taput bersama BPJS Kesehatan Sibolga Tingkatkan Layanan Kesehatan

- Editorial Team

Rabu, 10 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tapanuli Utara, TRIBRATA TV

‎Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) berkomitmen penuh untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang bermutu, merata, dan berkelanjutan di seluruh wilayah Bumi Bonapasogit dan siap bersinergi dengan BPJS Kesehatan.

Langkah strategis ini dibahas secara mendalam dalam Rapat Forum Komunikasi Universal Health Coverage (UHC) serta Forum Kemitraan Pengelolaan Kerja Sama Fasilitas Kesehatan Tingkat Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2026, yang bertempat di Aula Mini Kantor Bupati Tapanuli Utara, Tarutung, Rabu (10/06/2026).

‎Rapat koordinasi ini dipimpin Wakil Bupati Tapanuli Utara, Deni Parlindungan Lumbantoruan, didampingi Sekretaris Daerah Henry M. M. Sitompul, Staf Ahli Bupati Bonggas Pasaribu, serta Kepala Dinas Kesehatan Ganda Nainggolan. Sementara dari pihak jajaran BPJS Kesehatan, hadir Kepala Cabang Sibolga, Nur Eva Parindury, Kepala Kantor Tapanuli Utara, bersama para pimpinan perangkat daerah teknis, jajaran RSUD Tarutung, serta para Kepala Puskesmas se-Tapanuli Utara.

‎Deni Parlindungan Lumbantoruan, dalam arahannya memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi jajaran BPJS Kesehatan yang secara detail memetakan tantangan layanan. Wabup menegaskan pencapaian UHC bukan sekadar mengejar pemenuhan target angka kepesertaan di atas kertas, melainkan esensinya adalah memastikan masyarakat memperoleh hak pelayanan medis berkualitas tanpa mengalami kendala finansial.

‎”Kesehatan adalah kebutuhan dasar masyarakat sekaligus indikator vital keberhasilan pembangunan daerah. Pemkab Taput baru-baru ini telah mengumpulkan para tenaga medis dan dokter untuk merumuskan formulasi agar pelayanan kesehatan tidak menumpuk di pusat kota. Kita harus memastikan pelayanan merata hingga ke daerah-daerah ujung seperti Parmonangan, Muara, Adian Koting, Pangaribuan, Garoga, hingga Simangumban. Di wilayah perbatasan tersebut harus ditempatkan tenaga dokter yang siaga, bukan hanya bidan atau perawat,” tegas Wakil Bupati.

‎Menyikapi dinamika di lapangan terkait kepesertaan, Wakil Bupati menyoroti tantangan perilaku sosiologis masyarakat yang kerap kali baru mengurus atau mengaktifkan kartu BPJS saat dalam kondisi darurat medis, seperti menjelang persalinan atau pasca-kecelakaan. Kondisi tersebut sering kali memicu hambatan administratif akibat adanya masa jeda aktivasi.

‎”Untuk mengantisipasi hal ini, saya menginstruksikan Dinas Kesehatan dan seluruh jajaran UPT Puskesmas serta bidan desa agar bersikap proaktif. Lakukan pendataan dini, ketuk pintu rumah warga, tanyakan status asuransi mereka, khususnya bagi ibu hamil dan warga rentan. Kita manfaatkan setiap kunjungan kerja sosial dan ibadah minggu di gereja untuk terus mengedukasi warga agar sadar dan mandiri terhadap proteksi jaminan kesehatan mereka,” tambahnya.

‎Di sektor penguatan fasilitas, Pemkab Tapanuli Utara mengarahkan agar Puskesmas mampu meningkatkan fungsi penanganan secara optimal laksana sistem General Practice (GP) di negara maju, sehingga menjadi fasilitas utama yang mampu memberikan ketenangan psikologis bagi kesembuhan pasien tanpa harus terburu-buru dirujuk ke rumah sakit.

‎Sebagai langkah taktis geografis, Pemkab Taput akan mengoptimalkan sejumlah Puskesmas strategis di wilayah hub seperti Sarulla, Pangaribuan, dan Garoga untuk ditingkatkan fasilitas kedaruratannya. Hal ini bertujuan agar masyarakat dari wilayah terpencil dapat segera tertangani secara medis tanpa harus menempuh perjalanan jauh selama 1 hingga 2 jam menuju ibu kota kabupaten di Tarutung.

‎Dalam forum tersebut, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Sibolga Nur Eva Parindury memaparkan dua agenda prioritas utama strategis nasional, yaitu implementasi strategi penguatan rekrutmen cakupan dan keaktifan peserta JKN, serta penguatan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan rasionalisasi biaya pelayanan di tingkat Rumah Sakit. (Wahyu Hutabarat)

BACA JUGA  Pemkab Taput Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak di 15 Kecamatan

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Putera Puteri Pemulihan Sumut Audiensi Bareng Fokus RNI ke BNNK Deli Serdang
‎Eks Sekum PGIW-SU Prihatin Ada Pihak Ingin Rebut Gereja: Satu Batupun Tiada dari USU Bangun Itu
Skandal Pembangkangan!, DPRD Labuhanbatu ‘Diludahi’
‎Seorang Jurnalis di Sumut Raih Gelar Doktor, Disertasinya Terkait Citra Polri
Majelis-Jemaat Gereja Oikoumene USU Siap Martir Melawan Ketidakadilan
Serah Terima 70 Kunci Huntap Dolok Nauli: Pemkab Taput Minta Warga Jaga Kekompakan dan Kebersihan
Sinergi Pemerintah dan Gereja, Bupati Taput Ajak Umat Katolik Jadi Garam dan Terang Masyarakat
Usai Viral, Ini Pengakuan Korban dan Kordinator SPPG Asahan

Berita Lainnya

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:47 WIB

Sinergi UHC Pemkab Taput bersama BPJS Kesehatan Sibolga Tingkatkan Layanan Kesehatan

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:42 WIB

Putera Puteri Pemulihan Sumut Audiensi Bareng Fokus RNI ke BNNK Deli Serdang

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:56 WIB

‎Eks Sekum PGIW-SU Prihatin Ada Pihak Ingin Rebut Gereja: Satu Batupun Tiada dari USU Bangun Itu

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:19 WIB

Skandal Pembangkangan!, DPRD Labuhanbatu ‘Diludahi’

Selasa, 9 Juni 2026 - 01:41 WIB

‎Seorang Jurnalis di Sumut Raih Gelar Doktor, Disertasinya Terkait Citra Polri

Berita Terbaru