Sitaro, TRIBRATA TV
Keluhan masyarakat Pulau Makalehi, Kecamatan Siau Barat, yang mengalami keterlambatan pasokan bahan pangan selama beberapa pekan akibat cuaca buruk mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro).
Gelombang tinggi dan kondisi cuaca yang tidak bersahabat membuat kapal pengangkut logistik enggan berlayar, sehingga distribusi kebutuhan pokok ke pulau tersebut sempat terhambat.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Plt. Bupati Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, Hieronimus Makainas, SE., MM., bergerak cepat dengan menginstruksikan Kepala Dinas Pangan dan Pertanian serta jajaran terkait untuk segera mengambil langkah konkret dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Pulau Makalehi.
Sebagai tindak lanjut arahan Plt. Bupati, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Kepulauan Sitaro, Richard R. Sasombo, S.Pt., langsung mengoordinasikan percepatan distribusi logistik dan menugaskan Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Fernando Pandawa, S.P untuk memastikan seluruh proses penyaluran berjalan dengan baik.
“Kami sudah menunjuk Kepala Bidang Pangan untuk segera menyelesaikan persoalan di Makalehi. Besok distribusi akan dilaksanakan karena masyarakat di sana sangat membutuhkan beras,” ujar Richard saat dihubungi melalui WhatsApp, Minggu (26/7/2026).
Richard menjelaskan, logistik yang akan didistribusikan meliputi sekitar 400 sak beras SPHP atau sekitar 2 ton, serta 480 liter Minyak Kita. Seluruh komoditas tersebut akan dijual kepada masyarakat sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah guna menjaga keterjangkauan harga.
Selain memastikan ketersediaan bahan pangan, Plt. Bupati juga memerintahkan Kepala Dinas Pangan dan Pertanian untuk berkoordinasi dengan Direktur Utama Perusahaan Pelayaran Daerah agar mempercepat mobilisasi KMP Lohorang, kapal milik Perusahaan Daerah, sehingga pengiriman logistik ke Pulau Makalehi dapat segera terlaksana dan kebutuhan masyarakat tidak lagi terhambat.
Menurut Richard, pemerintah juga tengah menyiapkan mekanisme penyaluran melalui perwakilan yang ditunjuk di Pulau Makalehi. Camat bersama para kapitalau terus berkoordinasi agar distribusi dapat dilakukan secara tertib dan tepat sasaran.
Sementara itu, Kepala Bidang Ketahanan Pangan Fernando Pandawa, S.P menjelaskan bahwa perwakilan yang ditunjuk Dinas Pangan nantinya akan menyalurkan beras SPHP dan Minyak Kita langsung kepada masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku.
“Skemanya, masyarakat membeli beras SPHP dengan harga HET. Begitu juga dengan Minyak Kita yang dijual sesuai harga yang telah ditetapkan pemerintah, sehingga masyarakat tetap memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau,” jelas Fernando.
Fernando menambahkan, distribusi beras SPHP dan Minyak Kita merupakan langkah strategis untuk menjaga stabilitas ketersediaan pangan di wilayah kepulauan. Mengingat karakteristik geografis Sitaro yang bergantung pada transportasi laut, gangguan cuaca dapat berdampak langsung terhadap rantai pasok kebutuhan pokok.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro berharap percepatan distribusi logistik melalui dukungan armada KMP Lohorang dapat segera mengakhiri kesulitan masyarakat Pulau Makalehi dalam memperoleh kebutuhan pangan. Langkah cepat yang diambil Plt. Bupati bersama seluruh perangkat daerah menjadi wujud komitmen pemerintah dalam memastikan tidak ada warga yang terdampak kelangkaan bahan pokok akibat hambatan transportasi dan cuaca ekstrem. (Jemi Lahutung)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









