Simalungun, TRIBRATA TV
Kondisi tanaman Kelapa Sawit di PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) Regional II khususnya di Unit Kebun Mayang Kecamatan Bosar Maligas Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara tampak sangat tidak terawat.
Lahan produktif yang ada di afdeling 5, diduga kuat sengaja dibiarkan terlantar tanpa adanya aktifitas penunasan (pruning) pelepah secara berkala.
Berdasarkan pemantauan langsung tim Tribrata tv di lapangan, Sabtu (25/7/2026), pohon-pohon kelapa sawit di area tersebut tampak dipenuhi oleh pelepah tua yang bergelantungan.
Kegiatan penunasan yang seharusnya menjadi agenda wajib pemeliharaan tanaman menghasilkan (TM) disinyalir hanya hanya dilakukan secara alasan-alasan dititik tertentu – seperti dipinggiran jalan utama – sebagai formalitas penutup kelalaian.
Kelalain dalam proses penunasan ini berdampak buruk secara sistemis, antara lain:
Penurunan Produktivitas :
Pelepah yang terlalu rimbun menyerap nutrisi yang seharusnya disalurkan untuk perkembangan buah sawit.
Kesulitan Pemanen :
Pelepah gondrong yang menggantung menghambat dan mempersulit ruang gerak para pemanen kelapa sawit dilapangan.
Kehilangan brondolan :
Buah sawit yang matang (TBS) beresiko tersangkut diketiak pelepah , memicu tingginya angka lossis (kehilangan produksi) perusahaan .
Kondisi buruknya pemeliharaan di kebun Mayang ini menimbulkan pertanyaan besar dikalangan publik dan pemerhati perkebunan mengenai tranparansi alokasi anggaran.
Pasalnya setiap tahunnya perusahaan milik Negara ini menganggarkan dana yang tidak sedikit untuk pos biaya pemeliharaan kebun.
Belum ada klarifikasi dari manajemen kebun Mayang PTPN IV Regional II atas hal ini. (M Nainggolan)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









