Sergai, TRIBRATA TV
Sejumlah wartawan dari berbagai media online nasional dan lokal yang bertugas di Kecamatan Sipispis, Kabupaten Serdang Bedagai, menyatakan rasa kehilangan atas sosok Prabu Sitepu, eks Asisten Kepala (Askep) Kebun Gunung Pamela PTPN IV. Mereka menilai Prabu merupakan figur pemimpin yang memiliki etos kerja tinggi serta dekat dengan insan pers.
Prabu Sitepu diketahui telah mengakhiri tugasnya sebagai Askep di Kebun Gunung Pamela setelah kurang lebih dari dua tahun mengabdi dan kini dipercaya memegang jabatan serupa di Kebun Rambutan, PTPN IV.
Perpindahan ini membuat para wartawan yang kerap bermitra dengan perkebunan merasa kehilangan sosok yang mereka anggap sebagai bagian dari keluarga besar Sipispis.
“Kami wartawan Sipispis mendoakan agar abang kami, Prabu Sitepu, sehat selalu di mana pun bertugas. Semoga kelak beliau menjadi pemimpin di lingkungan Perkebunan Nusantara, khususnya menjadi manajer di Kebun Gunung Pamela,” ujar Irlan Jaya Situmorang, wartawan senior Sipispis, Rabu(7/5/2025).
Pernyataan serupa juga disampaikan Nurhakim Sitanggang, wartawan sekaligus Ketua DPC Pro Jurnalis Media Siber (PJS) Tebing Tinggi–Sergai.Ia menilai Prabu Sitepu sebagai sosok pemimpin yang bersahaja dan mampu menjalin komunikasi yang baik dengan seluruh mitra kerja,termasuk kalangan wartawan.
“Pak Prabu memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat dan mampu mengayomi semua pihak. Ia selalu membuka ruang komunikasi dengan wartawan serta mendukung pemberitaan yang konstruktif bagi perkebunan,” kata Nurhakim.
Sejumlah wartawan lain seperti Jumani Alba, Rafii Saragih, Markus Silaen, dan Hasan Basri Sinaga juga menyampaikan rasa hormat dan apresiasi atas kinerja Prabu Sitepu selama bertugas di Gunung Pamela. Mereka berharap sosok Prabu dapat terus meniti karier di PTPN IV dan suatu saat bisa menjabat sebagai manajer.
Dari informasi yang dihimpun, selama menjabat sebagai Askep di Kebun Gunung Pamela, Prabu dikenal aktif turun langsung ke lapangan, membangun kedekatan dengan masyarakat sekitar, serta menjaga sinergi positif antara pihak perkebunan dan media.
Kepergian Prabu dari Kebun Gunung Pamela bukan hanya meninggalkan kesan mendalam bagi internal perusahaan, tetapi juga bagi para wartawan yang menilai dirinya sebagai tokoh yang bersahabat dan berintegritas tinggi.(Tim)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









