Hari Kedua Penyaluran PIP di Kabupaten Samosir, Rapidin Datang ke Sekolah Terpencil

- Editorial Team

Selasa, 21 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Samosir, TRIBRATA TV

Hujan masih menyisakan lumpur di sepanjang jalan menuju SD Negeri 13 Pananggangan II, Kecamatan Nainggolan, Senin (20/7/2026). Jalan yang menanjak, berkelok, dan licin menjadi rute yang harus dilalui untuk mencapai sekolah yang berada di kawasan perbukitan itu.

Namun kondisi tersebut tidak menghentikan langkah Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara yang juga anggota DPR RI Komisi XIII, Drs Rapidin Simbolon MM.

Memasuki hari kedua penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP) di Kabupaten Samosir, ia memilih datang langsung ke sekolah-sekolah, termasuk yang berada jauh dari pusat kecamatan.

Di SD Negeri 13 Pananggangan II, sebanyak 48 siswa menerima bantuan PIP. Sebelum tiba di sana, Rapidin lebih dahulu menyerahkan bantuan kepada 42 siswa di Yayasan Perguruan SD Advent Simbolon, Kecamatan Palipi, kemudian kepada 48 siswa SD Negeri 13 Pallombuan, serta 59 siswa SD Negeri 18 Urat II di kecamatan yang sama.

Bagi masyarakat di sekolah-sekolah itu, kedatangan rombongan bukan hanya soal penyerahan bantuan.

BACA JUGA  Baru 10 dari 13 Kelurahan di Kabupaten Toba Terima Bansos Sembako

Orang tua, guru, dan warga menyambut mereka di tengah cuaca yang belum sepenuhnya bersahabat. Anak-anak berdiri membawa map berisi fotokopi Kartu Keluarga, melengkapi syarat administrasi sebelum menerima bantuan pendidikan.

Di bawah tenda sederhana yang dipasang untuk menghindari hujan, satu per satu nama penerima dipanggil.

Tidak ada kemewahan dalam prosesi itu, tetapi suasananya hangat. Para orang tua tampak menyimak setiap penjelasan yang disampaikan.

Rapidin mengingatkan agar bantuan tersebut benar-benar digunakan untuk kebutuhan pendidikan anak-anak.

“Karena merekalah masa depan kita yang akan memperbaiki kampung ini, bahkan negara kita. Orang Batak punya petuah, ikkon tubu ma ihan sian pora-pora dengan arti mereka adalah harapan kita. Begitulah harapan kita kepada anak-anak Samosir,” katanya.

Pada penyaluran tahap ini, Rapidin membawa alokasi Program Indonesia Pintar senilai Rp345,45 juta untuk 550 pelajar SD, SMP, dan SMA di Kabupaten Samosir. Menurutnya, kuota tahun ini lebih terbatas karena penyesuaian anggaran negara yang berdampak hingga ke pemerintah daerah.

BACA JUGA  Jual Beli Buku LKS, Kepsek: Orangtua Titip Beli

“Yang bisa kami perjuangkan pada tahap ini sebanyak 550 penerima. Anggaran negara memang sedang tidak baik sehingga kami harus berebut memperjuangkannya. Mudah-mudahan bantuan ini bisa sedikit meringankan biaya pendidikan anak-anak kita,” ujarnya.

Rapidin menjelaskan, alokasi tersebut diperoleh melalui koordinasi lintas komisi bersama Fraksi PDI Perjuangan di DPR RI. Meski bertugas di Komisi XIII yang tidak membidangi pendidikan, ia mengaku tetap berupaya memperjuangkan program yang dibutuhkan masyarakat.

“Ini kami perjuangkan lintas komisi bersama Fraksi PDI Perjuangan. Bukan hanya pendidikan, tetapi juga program-program lain yang menyangkut kepentingan masyarakat, termasuk sektor pertanian,” katanya.

Dari total penerima, sebanyak 430 siswa SD masing-masing memperoleh Rp450 ribu dengan total Rp193,5 juta. Sebanyak 61 siswa SMP menerima Rp750 ribu per siswa atau Rp45,75 juta, sementara 59 siswa SMA memperoleh Rp1,8 juta per siswa dengan total Rp106,2 juta.

Di tengah kondisi ekonomi yang masih menekan banyak keluarga, bantuan itu menjadi lebih dari sekadar angka dalam daftar anggaran. Bagi sebagian orang tua, dana tersebut dapat digunakan membeli perlengkapan sekolah, seragam, atau memenuhi kebutuhan belajar anak yang selama ini harus diprioritaskan di tengah keterbatasan.

BACA JUGA  Wabup Samosir Harapkan PGRI Berkontribusi Nyata dalam Pembangunan Pendidikan

Sehari sebelumnya, Minggu (19/7/2026), penyaluran PIP telah menjangkau enam kecamatan, yakni Pangururan, Ronggur Nihuta, Harian, Sianjur Mula-Mula, Sitio-tio, dan Simanindo. Hari kedua, perjalanan berlanjut ke Palipi dan Nainggolan, termasuk sekolah-sekolah yang harus ditempuh melalui jalan tanah yang licin setelah diguyur hujan. (Ambrosius Simbolon)

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

‎9 Tahun Urus Izin Gereja GPT Tidak Keluar, Syarat Lengkap Pemko Medan Hanya Janji
Nama Kolonel Maludin Simbolon Resmi Diabadikan Jadi Nama Ruas Jalan Utama di Samosir
Polres Tebing Tinggi Sosialisasikan Tertib Berlalu Lintas di SMKN 1
Buka Pendidikan Bintara Polri di SPN Hinai, Wakapolda Sumut Tekankan Moral, Integritas, dan Pelayanan
Memenuhi Unsur, Oknum Pengacara Tersangka di Polda Sumut ‎
Kapolres Tapanuli Utara Sambut Hangat Awak Media, Tegaskan Komitmen Kolaborasi dan Restorative Justice
PJS Sambut Kapolres Nias Selatan yang Baru, Dorong Sinergi Polisi dan Media
Ketua PDI Perjuangan Sumut Serahkan Beasiswa di Enam Kecamatan Samosir

Berita Lainnya

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:25 WIB

‎9 Tahun Urus Izin Gereja GPT Tidak Keluar, Syarat Lengkap Pemko Medan Hanya Janji

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:31 WIB

Nama Kolonel Maludin Simbolon Resmi Diabadikan Jadi Nama Ruas Jalan Utama di Samosir

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:37 WIB

Hari Kedua Penyaluran PIP di Kabupaten Samosir, Rapidin Datang ke Sekolah Terpencil

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:27 WIB

Buka Pendidikan Bintara Polri di SPN Hinai, Wakapolda Sumut Tekankan Moral, Integritas, dan Pelayanan

Selasa, 21 Juli 2026 - 03:54 WIB

Memenuhi Unsur, Oknum Pengacara Tersangka di Polda Sumut ‎

Berita Terbaru