2.000 Ekor Babi Mati Mendadak di Sumut

- Editorial Team

Kamis, 1 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan, TRIBRATA TV

Kasus kematian massal ternak babi kembali terjadi di Kota Medan dan Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara.

Tidak kurang 2.000 ekor babi di Sumatra Utara mati mendadak diduga karena terpapar virus flu babi.

Ketua Gerakan Peternak Babi Indonesia, Heri Ginting mengatakan wilayah yang sudah terkonfirmasi terkena paparan Flu Babi masih di Kota Medan dan Deliserdang.

Dari informasi yang beredar, Heri Ginting mendapatkan informasi jika wilayah Parlilitan juga terpapar. Namun pihaknya masih akan melakukan konfirmasi.

Menurutnya untuk wilayah di Kota Medan dan Kabupaten Deliserdang yang hewan ternak kaki empat terpapar adalah Suka Dono, Kwala Bengkala, Helvetia Karya VII, Mandala.

BACA JUGA  HOAX, Video: Puluhan Ekor Lembu Hanyut Dibawa Banjir di Medan

Termasuk Simalingkar B, Durin Tonggal Pancur Batu, Tandem, Pantai Labu dan Tanjung Morawa.

Dari sembilan wilayah yang terkonfirmasi terkena paparan flu babi tersebut, ada sekitar 2 ribu ekor babi mati mendadak terserang penyakit tersebut.

Meski begitu pantauan awak media harga daging babi di pasaran masih sama seperti sebelumnya yakni berada di kisaran Rp100 – Rp 110 ribu per kilogram.

Untuk ditingkat peternak, harga daging timbang hidup berkisar Rp40 – Rp 45 ribu per kilogram. Untuk harga tersebut, menurut para peternak tidak membuat peternak babi mendapatkan keuntungan selama beberapa bulan terakhir.

“Untuk harga jual di peternak tidak sesuai dengan harga daging yang dijual di pasar atau tingkat pedagang. Terlebih harga pakan yang kian melambung tinggi dan terkadang sulit mendapatkan kebutuhan pakan,” ujar seorang peternak Babi, Kamis (1/12/2022)

BACA JUGA  Antisipasi PMK, Polsek Sipispis Imbau Peternak Jaga Kebersihan Kandang

Hal itu sangat merugikan bagi para peternak, ditambah dengan rasa kekhawatiran ditengah kian memarakkan isu penyakit babi.

Ia juga mengeluhkan akan tidak adanya perhatian dari pemerintah kepada peternak babi di Sumut, khususnya baik dari sisi ketidaksesuaian antara harga pangan dan harga jual serta standarisasi harga.

Begitupun dengan tidak adanya penanganan terhadap wabah penyakit yang mulai menyebar. Ia berharap, pemerintah memperhatikan kesejahteraan para peternak babi yang menggantungkan mata pencaharian mereka dari beternak.

“Pemerintah juga maunya membuat kebijakan untuk menanggulangi wabah penyakit babi agar cepat selesai dan tidak tersebar ke daerah lainnya. Kiranya pemerintah lebih serius untuk menangani ini,” imbuhnya. (Bonni)

BACA JUGA  Personil Polres Humbahas Intens Sambangi Warga Sosialisasi PMK

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

‎Biro Bantuan Hukum BKSG-LKI Kota Medan Resmi Terbentuk
‎9 Tahun Urus Izin Gereja GPT Tidak Keluar, Syarat Lengkap Pemko Medan Hanya Janji
Kapolres Samosir Tegaskan Komitmen Pemberantasan Narkotika dan Ilegal Logging
Nama Kolonel Maludin Simbolon Resmi Diabadikan Jadi Nama Ruas Jalan Utama di Samosir
Polres Tebing Tinggi Sosialisasikan Tertib Berlalu Lintas di SMKN 1
Hari Kedua Penyaluran PIP di Kabupaten Samosir, Rapidin Datang ke Sekolah Terpencil
Buka Pendidikan Bintara Polri di SPN Hinai, Wakapolda Sumut Tekankan Moral, Integritas, dan Pelayanan
Memenuhi Unsur, Oknum Pengacara Tersangka di Polda Sumut ‎

Berita Lainnya

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:20 WIB

‎Biro Bantuan Hukum BKSG-LKI Kota Medan Resmi Terbentuk

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:25 WIB

‎9 Tahun Urus Izin Gereja GPT Tidak Keluar, Syarat Lengkap Pemko Medan Hanya Janji

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:42 WIB

Kapolres Samosir Tegaskan Komitmen Pemberantasan Narkotika dan Ilegal Logging

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:31 WIB

Nama Kolonel Maludin Simbolon Resmi Diabadikan Jadi Nama Ruas Jalan Utama di Samosir

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:19 WIB

Polres Tebing Tinggi Sosialisasikan Tertib Berlalu Lintas di SMKN 1

Berita Terbaru