Kapolsek Negara Batin Tewas Ditembak Senapan Serbu, Peluru Kaliber 5,56 Jadi Bukti Kunci

- Editorial Team

Senin, 30 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang, TRIBRATA TV

Kepala Urusan Subbid Senjata Api Forensik Puslabfor Mabes Polri, AKP Vidya, memberikan kesaksian dalam sidang terkait pemeriksaan serpihan peluru yang bersarang di tubuh tiga anggota Polsek Negara Batin yang tewas dalam penggerebekan arena judi sabung ayam di Lampung.

Ketiga korban, yakni Kapolsek Negara Batin AKP Lusiyanto, Bripka Petrus Apriyanto (ajudan), dan Bripda Ghalib Surya Ganta, tewas setelah ditembak oleh Kopda Bazarsah dalam insiden berdarah tersebut.

Menurut AKP Vidya, pihaknya menerima tiga tabung berisi serpihan peluru dari penyidik Polda Lampung pada 21 Maret 2025. Tabung tersebut masing-masing mewakili barang bukti dari ketiga korban.

“Pemeriksaan dilakukan melalui uji forensik berdasarkan label identitas masing-masing korban,” jelas Vidya saat bersaksi di persidangan di Pengadilan Militer Palembang, Senin (30/6/2025).

BACA JUGA  Polda Sumsel dan GANN Gelar Baksos untuk Warga Rumah Susun Palembang

Pada tabung pertama milik AKP Lusiyanto, ditemukan serpihan peluru dengan galangan dan dataran khas kaliber 5,56 milimeter. Jenis peluru serupa juga ditemukan dalam tabung milik Bripda Ghalib.

Sementara itu, tabung milik Bripka Petrus tidak dapat diidentifikasi jenis kalibernya karena serpihan yang ditemukan sangat kecil dan tidak cukup untuk menentukan bentuk galangan atau dataran.

“Untuk tabung Q2 (Bripka Petrus), serpihannya sangat kecil. Tidak cukup untuk memastikan kaliber peluru,” ujar Vidya.

Vidya menjelaskan galangan dan dataran terbentuk akibat gesekan proyektil saat keluar dari laras senjata. Dari karakteristik ini, jenis peluru bisa diidentifikasi.

BACA JUGA  Bongkar Jaringan Narkoba Golden Crescent, Polda Sumsel Musnahkan 50 Kg Sabu

“Hasil pemeriksaan kami hanya menemukan peluru kaliber 5,56 milimeter. Tidak ada kaliber lain yang terkonfirmasi melalui serpihan peluru di tubuh korban,” katanya.

Sementara itu, Pejabat Sementara (PS) Panit 1 Seksi Identifikasi Polda Lampung mengungkapkan dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), ditemukan tiga jenis selongsong peluru di arena sabung ayam yang dikelola oleh Kopda Bazarsah dan Peltu Yun Heri Lubis.

“Selongsong yang ditemukan terdiri dari: 7 butir kaliber 5,56 milimeter, 3 butir kaliber 7,62 milimeter, dan 3 butir kaliber 9 milimeter,” jelasnya.

Selongsong peluru 5,56 milimeter ditemukan di dekat lokasi jenazah AKP Lusiyanto dengan jarak sekitar 13 meter. Selongsong serupa juga ditemukan tak jauh dari jasad Bripka Petrus, sekitar 8 meter dari tubuh korban. (Suherman)

BACA JUGA  Polsek Plaju Adakan Tes Urine Dadakan, ini Hasilnya

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

PJS Resmi Ajukan Calon Konstituen Dewan Pers
FGD Lemhannas RI: Kasrem 072/Pamungkas Tekankan Pentingnya Data Geospasial untuk Sistem Peringatan Dini
Imigrasi DIY Perkuat Kepatuhan Internal dan Integritas ASN, Tegaskan Gratifikasi Bukan Hal Biasa
Aklamasi, Mahmud Marhaba Terpilih Kembali Pimpin PJS
‎Menteri Agama Minta Jemaat GPT dan Gereja Oikoumene Tetap Beribadah, Stop Renovasi Chapel USU
Viral WNI Disekap di Myanmar, Minta Bantuan Pemerintah Segera Bebaskan Mereka
‘Aib’ Hotman Paris Dibuka Anaknya, Gara-gara Bela Febrie Adriansyah
Temui Sri Sultan, Fahri Hamzah Sebut Tata Kota DIY Layak Jadi Inspirasi Nasional

Berita Lainnya

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:21 WIB

PJS Resmi Ajukan Calon Konstituen Dewan Pers

Kamis, 23 Juli 2026 - 04:08 WIB

FGD Lemhannas RI: Kasrem 072/Pamungkas Tekankan Pentingnya Data Geospasial untuk Sistem Peringatan Dini

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:49 WIB

Imigrasi DIY Perkuat Kepatuhan Internal dan Integritas ASN, Tegaskan Gratifikasi Bukan Hal Biasa

Rabu, 22 Juli 2026 - 06:35 WIB

Aklamasi, Mahmud Marhaba Terpilih Kembali Pimpin PJS

Rabu, 22 Juli 2026 - 00:27 WIB

‎Menteri Agama Minta Jemaat GPT dan Gereja Oikoumene Tetap Beribadah, Stop Renovasi Chapel USU

Berita Terbaru