Putra Terbaik Kulon Gugur dalam Misi Perdamaian PBB di Lebanon Akibat Serangan Militer Israel

- Editorial Team

Senin, 30 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kulon Progo, TRIBRATA TV

Seorang prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI), Praka Farizal Rhomadhon, dilaporkan gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon, Senin (30/3/2026), setelah wilayah operasional pasukan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terkena serangan militer Israel.

Farizal merupakan anggota Satuan Tugas Batalyon Mekanis (Satgas Yonmek) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXIII-R yang tergabung dalam United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Ia bertugas di wilayah perbatasan yang saat ini tengah mengalami eskalasi konflik.

Komandan Kodim 0731/Kulon Progo, Letkol Inf Dyan Niti Sukma, membenarkan kabar duka tersebut. “Iya leres (benar informasi tersebut). Tiyang (orang) Kulon Progo,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (30/3/2026).

BACA JUGA  Polres Samosir Rayakan HUT TNI ke 80 di Makoramil 03 Pangururan

Insiden terjadi ketika serangan militer Israel menghantam area yang menjadi bagian dari zona operasi pasukan perdamaian PBB. Serangan tersebut dilaporkan berdampak langsung terhadap personel internasional yang tengah menjalankan mandat menjaga stabilitas kawasan.

Markas Besar (Mabes) TNI saat ini tengah berkoordinasi dengan otoritas UNIFIL guna mengatur proses evakuasi serta pemulangan jenazah almarhum ke Indonesia. Rencananya, prosesi pemakaman akan dilakukan secara militer sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdian almarhum.

BACA JUGA  Bersimbah Air Mata, Keluarga Tiga Polisi Tewas Desak Hukuman Mati untuk Kopda Bazarsah

Pemerintah Indonesia melalui kementerian terkait juga telah menyampaikan kecaman keras atas serangan tersebut. Pemerintah menilai tindakan militer yang membahayakan personel misi perdamaian internasional merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan prinsip perlindungan pasukan non-tempur.

Hingga saat ini, situasi di wilayah perbatasan Lebanon masih dilaporkan belum kondusif, sementara pihak PBB terus melakukan upaya diplomasi guna meredakan ketegangan yang terjadi.(Didik)

BACA JUGA  'Digulung' Tentara, Begal Sadis di Belawan Ini Malah Nangis-nangis Ketakutan

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Viral WNI Disekap di Myanmar, Minta Bantuan Pemerintah Segera Bebaskan Mereka
‘Aib’ Hotman Paris Dibuka Anaknya, Gara-gara Bela Febrie Adriansyah
Temui Sri Sultan, Fahri Hamzah Sebut Tata Kota DIY Layak Jadi Inspirasi Nasional
Soal Praktek Garenti di Karimun, Menteri Imipas: ‘Yang Pungut Agen Kapal, Bukan di Wilayah Kita’
Komisi IV DPR RI Soroti Pengelolaan TNGM, Bupati Sleman Dorong Sinergi Pusat dan Daerah
Presiden Prabowo Kabarnya Minta Jampidsus Mundur
Prabowo dan Narendra Modi Disambut 1.000 Pelajar di Yogyakarta, Kenakan Busana Adat Jawa
Polda Riau Terima Penghargaan Nugraha Sakanti dari Presiden Prabowo

Berita Lainnya

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:22 WIB

Viral WNI Disekap di Myanmar, Minta Bantuan Pemerintah Segera Bebaskan Mereka

Minggu, 19 Juli 2026 - 09:31 WIB

‘Aib’ Hotman Paris Dibuka Anaknya, Gara-gara Bela Febrie Adriansyah

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:05 WIB

Temui Sri Sultan, Fahri Hamzah Sebut Tata Kota DIY Layak Jadi Inspirasi Nasional

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:04 WIB

Soal Praktek Garenti di Karimun, Menteri Imipas: ‘Yang Pungut Agen Kapal, Bukan di Wilayah Kita’

Sabtu, 11 Juli 2026 - 05:42 WIB

Komisi IV DPR RI Soroti Pengelolaan TNGM, Bupati Sleman Dorong Sinergi Pusat dan Daerah

Berita Terbaru