Sungai Malili Diduga Tercemar, AMJI RI Desak DLH Luwu Timur Buka Informasi ke Publik

- Editorial Team

Minggu, 28 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Luwu Timur, TRIBRATA TV

Dugaan pencemaran Sungai Malili kembali menuai sorotan tajam. Perubahan warna air menjadi merah kecoklatan dan berlumpur dinilai bukan sekadar persoalan lingkungan, tetapi juga menyangkut keterbukaan informasi publik oleh pemerintah daerah, khususnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Luwu Timur.

Plt Ketua DPD AMJI RI Kabupaten Luwu Timur, Jayus Sagena, menegaskan pemerintah daerah tidak boleh menutup diri terhadap informasi yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.

“Dalam persoalan lingkungan seperti Sungai Malili, keterbukaan informasi adalah kewajiban. Pemerintah, khususnya DLH, harus menyampaikan secara jujur dan terbuka apa hasil temuan di lapangan, bukan sekadar pernyataan normatif,” ujar Jayus, Jumat (26/12/2025).

Menurutnya, masyarakat memiliki hak untuk mengetahui penyebab perubahan kondisi Sungai Malili, termasuk hasil peninjauan lapangan yang kabarnya telah dilakukan DLH di beberapa titik, salah satunya di wilayah pertambangan.

BACA JUGA  Tersangka Pembunuh Jessica Sollu dan Barang Bukti Diserahkan ke Kejaksaan Lutim

“Kami mendengar adanya kunjungan DLH ke lokasi tertentu, namun sampai sekarang tidak ada laporan resmi yang dibuka ke publik. Ini bertentangan dengan prinsip transparansi dan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik,” tegasnya.

Jayus menilai, sikap tertutup pemerintah justru akan memicu kecurigaan publik dan memperlemah kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.

Terpisah, Ketua AMJI RI Korwil Luwu Raya, Mulyadi, mendesak DPRD Kabupaten Luwu Timur agar segera mengambil peran aktif dengan menggelar hearing atau rapat dengar pendapat bersama DLH dan instansi terkait.

“DPRD jangan diam. Kami minta DPRD memanggil DLH dan membuka secara terang hasil temuan terkait dugaan dampak pencemaran Sungai Malili. Ini menyangkut hajat hidup orang banyak,” tegas Mulyadi.

BACA JUGA  Kapolsek Burau Pantau Prokes di Pasar

Ia menekankan DPRD memiliki fungsi pengawasan yang harus dijalankan secara maksimal, terutama ketika muncul persoalan lingkungan yang berulang dan berdampak langsung pada masyarakat.

“Hearing DPRD adalah ruang resmi untuk membuka fakta. Jangan biarkan isu ini hanya beredar dalam rumor, sementara masyarakat terus dirugikan,” ujarnya.

Mulyadi juga mengingatkan Sungai Malili bukan hanya aset lingkungan, tetapi sumber ekonomi masyarakat dan simbol keberlanjutan wilayah. Karena itu, segala bentuk dugaan pencemaran harus ditangani secara transparan, akuntabel, dan berbasis data.

“Keterbukaan informasi adalah kunci penyelesaian masalah. Jika memang tidak ada pelanggaran, buka ke publik. Jika ada pelanggaran, maka harus ada tindakan tegas,” pungkasnya.

BACA JUGA  Korban Lagi! Masyarakat Keluhkan Jembatan Lanosi Tidak Dipasang Pagar dan Rambu Lalu Lintas

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Luwu Timur belum memberikan keterangan resmi terkait hasil peninjauan lapangan maupun data penyebab perubahan warna Sungai Malili. (Mulyadi)

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Wakapolda Sumsel Buka Diktuk Bintara SPKT 2026, 131 Siswa SPN Betung Siap Menjadi Bhayangkara Presisi
Sinergi Lintas OPD Diperkuat, Pemkab Takalar Percepat Pengembangan 7 Destinasi Wisata Unggulan
Purna Bakti Kementrian Hukum dan HAM Makassar Gelar Arisan Bulanan
3 Pejabat Strategis Polres Takalar Resmi Berganti
​Semarak Malam Pertama Kemah Inspirasi Pemuda Galesong Selatan, Pentas Seni Budaya Pukau Penonton
Dukung Kemah Inspirasi Pemuda Galesong Selatan, Kades Bontokassi: “Langkah Strategis Lahirkan Pemuda Penggerak Pembangunan Desa
Polres Takalar Ukir Prestasi di Kapolda Sulsel Cup 2026: Raih Juara III dan Penghargaan Pemain Terbaik
Ketua Kelompok Proyek Irigasi P3-TGAI TA 2026 To’dosila Baru Dijabat Oknum Kepala Dusun

Berita Lainnya

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:33 WIB

Wakapolda Sumsel Buka Diktuk Bintara SPKT 2026, 131 Siswa SPN Betung Siap Menjadi Bhayangkara Presisi

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:36 WIB

Sinergi Lintas OPD Diperkuat, Pemkab Takalar Percepat Pengembangan 7 Destinasi Wisata Unggulan

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:40 WIB

Purna Bakti Kementrian Hukum dan HAM Makassar Gelar Arisan Bulanan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:25 WIB

3 Pejabat Strategis Polres Takalar Resmi Berganti

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:05 WIB

​Semarak Malam Pertama Kemah Inspirasi Pemuda Galesong Selatan, Pentas Seni Budaya Pukau Penonton

Berita Terbaru

Nasional

Aklamasi, Mahmud Marhaba Terpilih Kembali Pimpin PJS

Rabu, 22 Jul 2026 - 06:35 WIB