Deli Serdang, TRIBRATA TV
Bupati Deli Serdang H. Ashari Tambunan mengikuti rapat monitoring dan evaluasi (monev) capaian Monitoring Control for Prevention (MCP) bersama dengan Tim Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) wilayah I KPK RI melalui Video Conference (Vidcon), bertempat di Aula Cendana Lantai II Kantor Bupati Deli Serdang pada Rabu (22/9/2021).
Hadir bersama Bupati, Kasi Datun Kejaksaan Negeri Deli Serdang Fahri Rahmadani, Asisten II Setdakab Putra Jaya Manalu, beberapa Kepala OPD dan mewakili BPN Deli Serdang.
Bupati dalam sambutannya mengatakan, sangat berterimakasih kepada Tim Korsupgah wilayah I KPK RI yang secara terus menerus membimbing, mengarahkan dan mengevaluasi kinerja Kabupaten Deli Serdang.
Pemerintah Kabupaten Deli Serdang sangat bersungguh-sungguh dan serius untuk memberhasilkan capaian MCP. “Kami sangat paham capaian MCP tidak hanya untuk kepentingan Pemerintah Pusat tetapi yang lebih penting untuk kepentingan Pemkab Deli Serdang dalam menjalankan kinerjanya,” katanya.
Ia melaporkan per tanggal 20 September 2021 bahwa dari 8 bidang yang menjadi objek MCP belum semua menghasilkan capaian yang baik. Masih banyak kekurangan-kekurangan dokumen yang harus dipersiapkan. “Sebelumnya kami telah melakukan pertemuan-pertemuan dalam capaian MCP tersebut,” ujarnya lagi.
“Pemkab Deli Serdang selalu mendengar arahan untuk melaksanakan apa yang menjadi kewajiban, sehingga dari hari-ke hari capaian MCP Deli Serdang semakin baik. Menurut laporan perkembangan terbaru per hari ini, Kondisi MCP Kabupaten Deli Serdang sudah semakin membaik daripada sebelumnya 20 September 2021,” terang Bupati.
Menurut data capaian per tanggal 20 September 2021, progres untuk perencanaan dan penganggaran dengan nilai 67,1 %, pengadaan barang dan jasa dengan nilai 51,24 %, perizinan 77,58 %, pengawasan APIP dengan nilai 58,81 %, manajemen ASN dengan nilai 60,56 %, manajemen aset daerah 58,75 %, tata kelola keuangan Desa dengan nilai 30,85 %.
Fokus Pemkab Deli Serdang selain tetap memperhatikan keseluruhan dari ke 8 objek ini, prioritas ada pada tata kelola keuangan desa dan optimalisasi pajak daerah.
“Kami merasa kedua objek ini memerlukan perhatian khusus, karena angka progres yang rendah dan berharap tata kelola keuangan desa benar-benar dilaksanakan dengan aturan-aturan yang ada sama halnya dengan optimalisasi pajak daerah,” jelas Bupati.
Kepala Satgas Korsupgah Korupsi Wilayah I KPK RI Maruli Tua dalam arahannya antara lain mengatakan Kabupaten Deli Serdang sangat istimewa bagi KPK untuk Sumatera Utara. Bagi Tim Korsupgah Korupsi Wilayah I Sumatera KPK RI menjadi tolak ukur bagi Sumatera Utara dalam hal tindak pencegahan korupsi.
“Ada beberapa hal penting yang akan dibahas pada hari ini yaitu tentang sistem pencegahan korupsi, aset pendapatan dan vaksinasi,” ucapnya.
Target yang ditetapkan tim korsupgah pada capaian MCP yaitu skor 80, ini tentu menjadi keseriusan bagi Pemkab Deli Serdang untuk pemenuhan target tersebut.
“Kami optimis, Mudah-mudahan Deli Serdang dapat memenuhi skor tersebut”, kata Maruli Tua
Tim juga berharap MCP yang didapat berkorelasi dengan tindak pencegahan korupsi.
“Di suatu daerah ada skor MCP nya tinggi, tapi pengaduan terhadap kinerja pemerintah daerahnya juga tinggi. kita upayakan tindak pencegahan korupsi harus berkualitas bukan hanya pencitraan,” terang Kepala Satgas Korsupgah Korupsi Wilayah I KPK RI.
Setelah penyampaian arahan, Tim Satgas melakukan sesi tanya jawab kepada kepala daerah, Kasi Datun Kejari Deli Serdang, Asisten dan beberapa Kepala OPD dan mewakili BPN Deli Serdang. (Yan)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









