Sleman,TRIBRATA.TV – Kawasan wisata Kaliurang, Kabupaten Sleman, kembali menjadi pusat perhatian. Transmigrasi Festival 2026 akan menggelar Fun Run 6K pada Minggu, 23 Agustus 2026, dengan target 3.000 peserta dari berbagai daerah. Kegiatan yang dipusatkan di D’Kaliurang Camping Ground itu tidak hanya menghadirkan olahraga lari, tetapi juga memperkuat promosi pariwisata, menggerakkan UMKM, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Penyelenggara mengusung konsep sport tourism dengan memadukan pengalaman berlari di kaki Gunung Merapi, bazar UMKM, serta berbagai aktivitas pendukung. Event ini merupakan hasil kolaborasi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sleman bersama Balai Besar Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (BBPPMT) Yogyakarta.
Ketua Kadin Sleman, Yudi Prihatna SE, menegaskan bahwa Fun Run 6K bukan sekadar kompetisi olahraga, melainkan bagian dari strategi memperkuat citra Kaliurang sebagai destinasi sport tourism nasional.
“Fun Run 6K bukan hanya kompetisi olahraga, tetapi bagian dari upaya memperkuat branding Kaliurang sebagai destinasi sport tourism unggulan di Indonesia,” kata Yudi.
Menurut Yudi, kawasan lereng Merapi memiliki seluruh potensi yang dibutuhkan untuk menjadi tuan rumah event olahraga berskala besar. Udara pegunungan yang sejuk, panorama alam yang menarik, serta beragam destinasi wisata menjadi modal kuat untuk menarik wisatawan.
Ia berharap peserta tidak hanya datang untuk berlari, tetapi juga menikmati berbagai destinasi wisata di Sleman Utara.
“Kami ingin peserta tidak hanya datang untuk berlari, tetapi juga menikmati Kaliurang, mengenal potensi wisata Sleman Utara, dan membawa pulang pengalaman yang berkesan,” ujarnya.
Selain itu, Yudi menilai tren olahraga lari yang terus meningkat di Indonesia menjadi peluang efektif untuk mempromosikan daerah. Menurutnya, peserta akan ikut memperluas promosi melalui media sosial dan komunitas masing-masing sehingga dampaknya jauh lebih besar dibandingkan promosi konvensional.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan sport tourism di DIY, GKR Mangkubumi dijadwalkan hadir melepas peserta di garis start. Bupati Sleman Harda Kiswaya dan Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, yang juga menjadi Dewan Pembina Kadin Sleman, turut dijadwalkan menghadiri kegiatan tersebut.
“Kehadiran Gusti Mangkubumi menjadi dukungan besar bagi pengembangan sport tourism di Sleman. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan kegiatan nyata bagi masyarakat,” ujar Yudi.
Manajer Event Organizer Fun Run 6K, Haryo Arief Primanto, menjelaskan bahwa panitia telah menyiapkan rute sepanjang enam kilometer yang melintasi kawasan hijau Kaliurang dengan latar Gunung Merapi.
Rute dimulai dari D’Kaliurang Camping Ground, kemudian melewati Jalan Boyong-Tugu Boyong-Kemiri-Tlogo Putri-Jalan Boyong, sebelum kembali finis di lokasi awal.
Menurut Haryo, panitia sengaja merancang lintasan yang ramah bagi pelari pemula, keluarga, maupun komunitas agar peserta dapat menikmati olahraga sekaligus wisata alam.
“Kami ingin peserta benar-benar menikmati pengalaman berlari di alam terbuka. Jadi bukan hanya mengejar waktu finis, tetapi juga menikmati suasana khas lereng Merapi yang menjadi daya tarik utama event ini,” katanya.
Untuk menambah semarak acara, panitia menyiapkan hadiah dengan total nilai puluhan juta rupiah. Hadiah tersebut meliputi sepeda motor, sepeda listrik, sepeda gunung, smart TV, kulkas, mesin cuci, kipas angin, hingga berbagai doorprize lainnya.
Melihat tingginya minat masyarakat terhadap olahraga lari, panitia membatasi jumlah peserta sebanyak 3.000 orang.
Panitia membuka tiga kategori peserta, yakni pelajar dengan biaya pendaftaran Rp125 ribu, couple sebesar Rp150 ribu per pasangan, dan umum sebesar Rp175 ribu.
Penyelenggara memprediksi kehadiran sekitar 3.000 peserta akan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat Kaliurang dan sekitarnya.
Kunjungan ribuan pelari diperkirakan meningkatkan okupansi hotel, jumlah wisatawan, transaksi kuliner, penjualan produk UMKM, hingga penggunaan jasa transportasi lokal.
Berbagai pihak turut mendukung penyelenggaraan kegiatan tersebut, mulai dari pemerintah daerah, unsur Forkopimcam Pakem dan Turi, perangkat daerah Pemkab Sleman, PMI Sleman, BPJS Ketenagakerjaan, Bank Mandiri, pengelola D’Kaliurang, hotel, hingga komunitas olahraga.
Yudi menegaskan bahwa manfaat event berskala besar tidak hanya dirasakan sektor pariwisata, tetapi juga pelaku usaha kecil.
“Ketika ribuan orang datang ke suatu daerah, yang bergerak bukan hanya sektor wisata. Hotel, restoran, pedagang kecil, UMKM, hingga transportasi lokal ikut merasakan manfaatnya. Itulah yang ingin terus kami dorong,” tegasnya.
Fun Run 6K menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian Festival Transmigrasi 2026 yang digagas BBPPMT Yogyakarta.
Kepala BBPPMT Yogyakarta, Tunggak Santosa SH MH, mengatakan festival tersebut bertujuan memperkenalkan wajah baru program transmigrasi kepada masyarakat.
Menurutnya, transmigrasi saat ini tidak lagi dipahami sebatas perpindahan penduduk, tetapi telah berkembang menjadi instrumen pembangunan kawasan berbasis potensi lokal.
“Transmigrasi sekarang adalah tentang pemberdayaan masyarakat, penguatan sumber daya manusia, pengembangan ekonomi lokal, dan membangun kawasan yang berdaya saing,” kata Tunggak, dalam keterangan persnya Senin (27/7/2026).
Ia menambahkan Festival Transmigrasi 2026 dikemas lebih modern, inklusif, dan dekat dengan generasi muda melalui berbagai agenda nasional, termasuk festival kopi, literasi storytelling ketransmigrasian, hingga peringatan Hari Bhakti Transmigrasi.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, penyelenggara berharap masyarakat semakin memahami bahwa kawasan transmigrasi mampu melahirkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru sekaligus memperkuat pembangunan daerah.
“Di balik setiap produk unggulan yang lahir dari kawasan transmigrasi, ada cerita perjuangan, inovasi, dan keberhasilan masyarakat. Cerita itulah yang ingin kami perkenalkan kepada masyarakat luas,” pungkas Tunggak.(Dik.)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









