Bantul,TRIBRATA.TV – Sebuah mobil operasional Satbrimob Polda DIY terserempet Kereta Api (KA) 549 Bandara relasi Yogyakarta menuju Yogyakarta International Airport (YIA). Insiden tersebut terjadi di Perlintasan Sebidang Jaga (PJL) 707, Dusun Tapen, Argosari, Kapanewon Sedayu, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, pada Kamis (23/7/2026) sekitar pukul 08.15 WIB.
Meskipun bagian depan mobil operasional kepolisian mengalami kerusakan ringan, pihak berwenang memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Kereta api bandara pun sempat tertahan sekitar 10 menit sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan dengan aman setelah pemeriksaan awal.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengonfirmasi insiden yang melibatkan kendaraan dinas kepolisian tersebut.Pihak kepolisian menjelaskan bahwa mobil operasional Brimob tengah membawa rombongan anggota yang hendak menuju lokasi latihan.
“Benar telah terjadi kecelakaan yang melibatkan kendaraan operasional Satbrimob Polda DIY dengan KA Bandara pagi ini di wilayah Sedayu,” kata Rita saat dimintai keterangan oleh media, Kamis (23/7/2026).
Rita menambahkan, petugas kepolisian langsung bergerak ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan pengamanan dan penyelidikan lebih lanjut.
“Anggota kami sudah di lapangan untuk menghimpun keterangan saksi dan melakukan olah TKP guna mengetahui penyebab pasti insiden terserempetnya mobil tersebut,” imbuhnya.
Merespons kecelakaan di perlintasan sebidang ini, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta menyayangkan kejadian tersebut. Pihak KAI menyoroti pentingnya aspek keselamatan dan kedisiplinan para pengguna jalan saat melintasi jalur rel aktif.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, memaparkan bahwa lokasi kejadian berada di petak jalan antara Stasiun Rewulu dan Stasiun Sentolo, tepatnya di Km 528+2/3 yang merupakan area perlintasan tidak dijaga.
“Kami sangat menyayangkan kejadian ini dan berharap tidak terjadi lagi di kemudian hari,” ujar Feni dalam keterangan resminya.
Feni memastikan seluruh awak kabin dan penumpang KA Bandara dalam kondisi selamat tanpa cedera. KAI juga langsung menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas hambatan perjalanan yang sempat terjadi selama kurang lebih 10 mnt tersebut.
“Kami mengimbau kembali kepada masyarakat dan seluruh pengguna jalan untuk mematuhi rambu lalu lintas, berhenti sejenak, serta memastikan jalur benar-benar aman dan tidak ada kereta yang melintas sebelum menyeberang,” tegas Feni.
Berdasarkan pantauan visual pascakejadian, situasi di titik perlintasan Dusun Tapen berangsur normal kembali. Kereta api bandara sudah melanjutkan perjalanan menuju stasiun tujuan pada pukul 08.25 WIB. Petugas gabungan dari kepolisian dan KAI terus bersiaga di sekitar lokasi untuk memitigasi risiko sekaligus mengingatkan warga sekitar agar tidak membuat perlintasan liar yang membahayakan.(Dik.)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









