Asahan, TRIBRATA TV
Ketua BPD (Badan Permusyawaratan Desa) Sidomulyo Kecamatan Tinggi Raja Kabupaten Asahan, Budi Butar Butar diamankan sepasukan Polisi dari Satreskrim Polres Asahan.
Budi diamankan di sela-sela kegiatan Musyawarah Desa terkait pembentukan Koperasi Merah Putih yang dilaksanakan di Kantor Desa Sidomulyo dan dihadiri Kepala Desa serta masyarakat, Senin (26/05/2025) sore.
“Sebelum acara memang dah banyak polisi datang bang. Kami dengar mau nangkap si Budi. Rupanya betul, gitu mau bubar, langsung ditangkap dia. Kalo gak salah karna ijasah palsu bang,” aku salah seorang warga sembari mengirimkan potongan video saat Budi digiring Polisi, Selasa (27/05/2025) siang.
Entah ada hubungannya atau tidak, penangkapan Budi Butar Butar ini ditenggarai karena terjadi konflik internal dengan Kepala Desa Sidomulyo, Miswati.
Dimana Kamis (20/05/2025) lalu, Budi memposting video di media sosial Facebook terkait tindakan Miswati yang melakukan pemotongan gaji 2 orang warga yang dipekerjakan Desa Sidomulyo sebagai Tenaga Integritas Layanan Primer (IKP).

“Saya selalu Ketua BPD mendapat info, gaji mereka dipotong Rp500 ribu per orang. Alasan Kepala Desa menurut mereka untuk membantu ATK Desa. Tentu hal ini sangat mencoreng nama baik desa dan sangat memalukan. Karna untuk ATK sudah ada anggarannya,” ungkap Budi di awal.
Meski sudah mengembalikan uang kepada kedua pekerja tersebut, dirinya meminta Miswati selalu Kepala Desa Sidomulyo untuk membuat pernyataan secara tertulis di atas Materai.
“Minta maaf aja tidak cukup. Saya minta Kades buat pernyataan tidak lagi mengulangi perbuatannya. Dan jangan melakukan intimidasi. Saya minta pihak terkait termasuk Bupati dan Wakil Bupati Asahan untuk mengambil tindakan tegas,” ucapnya dalam Video.
Pantauan wartawan, Selasa (27/05/2025) siang, postingan ini sudah ditonton sedikitnya 13 ribu kali dan banyak mendapat tanggapan dari sejumlah warganet, khususnya warga Desa Sidomulyo dan Kecamatan Tinggi Raja.
“Dia mau beli skincare loh saudaraku, biar lebih cantik,” tulis pemilik akun Heri Lobe. “Mana ada pemotongan gaji bang. Kami di sini aja gak ada kek gitu, emank mata duitan tu kades kamu bang,” komen pemilik akun Ratih Septina Cii Panjaitan.
“Gak ada itu bang. Memang gitu dia. Dulu dia lawanku pas pemilihan kades, tapi dia kalah di administrasi, ijasah diduga palsu. Masyarakat heran kok bisa dia sarjana, sementara setau mereka SMA aja dia paket C. Dia Ketua BPD setelah saya terpilih jadi Kades bang,” jawab Miswati dikonfirmasi dari seberang telepon.
Terkait penangkapan Ketua BPD Sidomulyo ini, hingga berita ini dikirimkan belum ada tanggapan dari pihak Polres Asahan. Seperti biasa, Kasat Reskrim Polres Asahan AKP Ghulam Yanuar Lutfi SIK bungkam saat dikonfirmasi. (Gondrong)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









