Sitaro, TRIBRATA TV
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan sektor olahraga unggulan di daerah. Bupati Chyntia Ingrid Kalangit, S.KM, bersama Wakil Bupati Heronimus Makainas, SE, MM, menegaskan selain cabang olahraga panjat tebing yang telah berprestasi di tingkat provinsi dan nasional, sarana olahraga lainnya seperti sepak bola dan futsal juga akan dikembangkan.
Menurut Bupati Chyntia, potensi olahraga di Sitaro harus terus ditingkatkan agar bisa bersaing di level yang lebih tinggi. “Kami akan terus mendukung dan mengembangkan fasilitas olahraga agar para atlet memiliki wadah yang memadai untuk berlatih dan berkompetisi,” ujarnya.
Salah satu upaya nyata dalam pengembangan olahraga panjat tebing adalah pelaksanaan pelatihan dan ajang uji coba bagi para atlet muda Sitaro. Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Kepulauan Sitaro, James F. Tamo, ST, mengatakan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari persiapan atlet untuk menghadapi berbagai kompetisi mendatang.
“Mengenai hubungan dengan FPTI, ini sekaligus sebagai pelatihan persiapan untuk Pelatda menuju North Minahasa Climbing Competition pada bulan April dan persiapan Porprov Oktober atau November. Jadi, ini ajang tryout bagi atlet kami,” jelas James.
Dalam ajang ini, hanya beberapa kategori yang dilombakan. “Untuk sekarang, kategori yang dipertandingkan adalah speed classic putra-putri dan speed WR kids,” tambahnya.
Ketua Harian FPTI Sitaro, Jufry Kasumbala, juga memberikan penjelasan terkait kategori usia peserta yang ikut serta dalam kompetisi ini. “Kids itu rentang usianya 8-11 tahun, lalu ada kelompok usia 12-14 tahun. Untuk kategori klasik, pembagian usia juga sama,” ungkapnya.
Selain kategori anak-anak, kompetisi ini juga melibatkan peserta senior. “Senior yang ikut berasal dari kategori youth A dan B, yaitu mereka yang berusia 15 tahun ke atas,” kata Jufry.
Ajang ini direncanakan berlangsung selama dua hari, termasuk tahap persiapan. “Paling lama dua hari, sudah termasuk persiapan dan pelaksanaan kompetisi,” imbuhnya.
Lokasi pelaksanaan kompetisi ini dilakukan di wall climbing yang telah tersedia di Sitaro. “Kegiatannya berlangsung di wall in sini,” ucap Jufry.
Kegiatan ini masih berskala lokal, dengan peserta yang berasal khusus dari Kabupaten Kepulauan Sitaro. “Pesertanya khusus dari Sitaro, ini sebagai ajang pembinaan bagi atlet-atlet muda daerah,” tambahnya.
Pemerintah daerah berharap bahwa dengan adanya ajang kompetisi seperti ini, minat dan prestasi di bidang olahraga panjat tebing di Sitaro akan semakin berkembang. Selain itu, upaya pengembangan olahraga lain seperti sepak bola dan futsal juga akan terus digalakkan guna menciptakan lebih banyak atlet berprestasi dari daerah ini.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah serta federasi olahraga, masa depan olahraga di Kabupaten Kepulauan Sitaro diharapkan semakin cerah dan mampu bersaing di level yang lebih tinggi. (Jemi Lahutung)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









