Pelestarian Budaya, Pasar Kamu Gelar Lomba Lagu Keroncong

- Editorial Team

Selasa, 26 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deli Serdang, TRIBRATA TV

Delapan finalis terdiri dari empat pria dan empat wanita disambut antusias pengunjung dalam acara Final Lagu Irama Keroncong (LIKE) 2 yang digelar di Pasar Kamu, Desa Denai lama, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deliserdang, Minggu (24/8/2025).

Tak heran, karena kedelapan finalis tampil sangat baik, masing-masing membawakan dua lagu untuk dinilai oleh tiga dewan juri terdiri dari Tengku Ryo Rizqan, pemain biola yang sangat piawai dan berprestasi, Prof Mauly Purba, merupakan guru besar Etnomusikologi Fakultas Ilmu Budaya (FIB) USU, dan Wage Prawoto, praktisi keroncong senior.

Mereka, ada yang masih usia 20-an tahun, malah ada juga yang sudah berusia 74 tahun. Ini membuktikan musik keroncong kini semakin dikenal luas, bukan hanya para angkatan purna bakti, namun perwakilan kelompok Gen-Z juga ternyata bisa membawakan lagu keroncong dengan sangat baik.

Hal ini sejalan dengan apa yang disampaikan Kepala Badan Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah 2 Sumatra Utara, Sukronedi S Si, MA yang memberikan kata sambutan dalam acara tersebut.

BACA JUGA  IPK Deli Serdang dan Jajaran Gelar Pembagian Takjil dan Buka Bersama

Ia menguraikan, musik keroncong perlu dilestarikan masuk dalam 10 objek pemajuan kebudayaan, diantaranya tradisi lisan, adat istiadat, pengetahuan tradisional, teknologi tradisional, seni bahasa, olahraga tradisional dan permainan rakyat.

“Seperti yang kita lihat pemain musik keroncong yang di belakang ini diisi mereka masih muda tapi 50 tahun yang lalu, sekarang kondisinya sangat semangat dalam melestarikan seni budaya bangsa,” ujarnya setengah berseloroh.

Ia menyampaikan harapan agar ke depannya ada regenerasi pemain. Para senior akan jadi pembimbing para junior.

Di bagian lain, tokoh budaya sekaligus mantan Bupati Serdang Bedagai, Soekirman yang menyampaikan apresiasinya terhadap Kelompok Delirama Keroncong yang konsisten dalam upaya pelestarian musik keroncong.

Ia berharap melalui event LIKE 2 ini, musik keroncong kembali dikenal dan dicintai lebih luas oleh masyarakat. Sehingga event seperti ini tetap bisa diselenggarakan pada tahun-tahun mendatang.

“Saya juga memberikan apresiasi BPK Wilayah 2 yang telah memfasilitasi terselenggaranya event Lomba Lagu Irama Keroncong sebagai upaya pelestarian musik keroncong,” katanya.

BACA JUGA  Asisten 1 Buka Lomba Kampung Kelurahan Mengatasi Stunting dan Mencegah Kasus Stunting

Sementara Ketua Panitia, Eti Wahyuni
menyampaikan terimakasih atas dukungan seluruh pihak, termasuk Pengurus Besar MABMI, dan juga Pasar Kamu sehingga gelaran lomba ini bisa terselenggara secara baik.

Kepada seluruh peserta, ia menyampaikan semangat untuk memberikan tampilan terbaik, bukan sekedar untuk meraih kemenangan, tapi menunjukkan bahwa musik keroncong adalah sebuah seni menghibur yang layak untuk dinikmati.

Lomba Lagu Irama Keroncong ini terselenggara sebagai bagian dari program Fasilitasi Pelestarian Kebudayaan oleh Kementerian Kebudayaan melalui Badan Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah II Sumut.

Dalam acara ini turut diselingi performa Delirama Keroncong featuring Tengku Ryo Rizqan, merupakan pemain biola yang sudah berpengalaman baik di panggung nasional bahkan internasional. Ia membawakan dua instrumentalia Indonesia Pusaka dan Juwita Malam.

Turut memeriahkan suasana, mahasiswa University Kebangsaan Malaysia (UKM) yang sedang magang di DAAI TV dan hadir di Pasar Kamu, turut menyanyikan lagu Buih Jadi Permadani dengan iringan musik keroncong.

BACA JUGA  Warga Lubuk Pakam Resah, Geng Motor Bakar Vespa di Desa Bakaran Batu

Dan pada akhirnya, sebaik apa pun penampilan para finalis, karena ini adalah sebuah kompetisi sehingga tetap harus ada yang jadi pemenang. Dewan juri akhirnya memutuskan, jajaran pemenang adalah Kategori Pria, Juara 1 Suharno Reno, Juara 2 Yan Djuna, Juara 3 Pujiono, dan Juara favorit Suarno.
Untuk Kategori Wanita, Juara 1 Tatik Junaidi, Juara 2 Indri Sudharmono, Juara 3 Jesi Purwati, dan Juara favorit Dwi Ajeng Pramita. (red)

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

‎Biro Bantuan Hukum BKSG-LKI Kota Medan Resmi Terbentuk
‎9 Tahun Urus Izin Gereja GPT Tidak Keluar, Syarat Lengkap Pemko Medan Hanya Janji
Kapolres Samosir Tegaskan Komitmen Pemberantasan Narkotika dan Ilegal Logging
Nama Kolonel Maludin Simbolon Resmi Diabadikan Jadi Nama Ruas Jalan Utama di Samosir
Polres Tebing Tinggi Sosialisasikan Tertib Berlalu Lintas di SMKN 1
Hari Kedua Penyaluran PIP di Kabupaten Samosir, Rapidin Datang ke Sekolah Terpencil
Buka Pendidikan Bintara Polri di SPN Hinai, Wakapolda Sumut Tekankan Moral, Integritas, dan Pelayanan
Memenuhi Unsur, Oknum Pengacara Tersangka di Polda Sumut ‎

Berita Lainnya

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:20 WIB

‎Biro Bantuan Hukum BKSG-LKI Kota Medan Resmi Terbentuk

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:25 WIB

‎9 Tahun Urus Izin Gereja GPT Tidak Keluar, Syarat Lengkap Pemko Medan Hanya Janji

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:42 WIB

Kapolres Samosir Tegaskan Komitmen Pemberantasan Narkotika dan Ilegal Logging

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:31 WIB

Nama Kolonel Maludin Simbolon Resmi Diabadikan Jadi Nama Ruas Jalan Utama di Samosir

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:19 WIB

Polres Tebing Tinggi Sosialisasikan Tertib Berlalu Lintas di SMKN 1

Berita Terbaru