Sitaro, TRIBRATA TV
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2024 dalam Rapat Paripurna DPRD, Senin (24/3/2025). Acara ini dipimpin Ketua DPRD Sitaro, Djon Ponto Janis, SH, serta dihadiri oleh Wakil Ketua, anggota DPRD, Bupati Chyntia Ingrid Kalangit, SKM, Wakil Bupati Heronimus Makainas, SE., MM, dan jajaran pejabat daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Chyntia Ingrid Kalangit menekankan LKPJ merupakan bentuk transparansi pemerintah daerah dalam mengelola sumber daya publik. “Laporan ini bukan sekadar formalitas, tetapi juga bukti akuntabilitas kami kepada masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa setiap kebijakan dan anggaran digunakan secara tepat dan memberikan manfaat bagi warga Sitaro,” ujarnya.
Capaian dan Prestasi Kabupaten Sitaro di Tahun 2024
Dalam pemaparannya, Bupati Chyntia menyebutkan sejumlah pencapaian penting di berbagai sektor. Salah satunya adalah peningkatan Indeks Reformasi Birokrasi dari 50,88 pada 2023 menjadi 68,29 pada 2024. Kabupaten Sitaro juga kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk ke-11 kalinya.
Di bidang kesehatan, Kabupaten Sitaro berhasil menurunkan angka stunting dari 8,76% menjadi 5,63%. Program 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) terus digalakkan untuk meningkatkan kesadaran gizi bagi ibu hamil dan balita.
Dalam sektor pendidikan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 70,31, dengan rata-rata lama sekolah mencapai 9,43 tahun. Pemerintah daerah juga menyalurkan beasiswa kepada 250 siswa miskin dan mahasiswa berprestasi, serta meningkatkan kualitas sarana pendidikan.
Di sektor ekonomi, pertumbuhan ekonomi Sitaro mencapai 4,93% meskipun menghadapi tantangan akibat erupsi Gunung Api Ruang. Realisasi investasi meningkat dari Rp71,1 miliar menjadi Rp78,1 miliar, menunjukkan daya tarik investasi yang semakin baik.
Penguatan Infrastruktur dan Lingkungan Hidup
Dalam upaya meningkatkan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat, pemerintah daerah berhasil meraih penghargaan atas pembangunan jalan yang berkinerja terbaik di wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua. Selain itu, akses air bersih meningkat hingga 68%, sementara 96,70% penduduk kini memiliki fasilitas sanitasi yang layak.
Dalam aspek lingkungan hidup, Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) mencapai angka 71,79, menunjukkan peningkatan signifikan. Pengelolaan sampah yang lebih baik juga berhasil mengurangi timbunan sampah dari 16.760 meter kubik menjadi 8.862 meter kubik dalam setahun.
Mitigasi Bencana dan Pemulihan Pascabencana
Menghadapi tantangan bencana, Pemkab Sitaro membentuk 33 Desa Tangguh Bencana (Destana) dan menangani 69 kejadian bencana, termasuk dampak erupsi Gunung Api Ruang yang menyebabkan pengungsian 9.587 jiwa. Bupati menegaskan bahwa mitigasi bencana menjadi prioritas utama dalam pembangunan daerah.
Pariwisata dan Sumber Daya Lokal Jadi Andalan
Sektor pariwisata juga mengalami lonjakan signifikan, dengan jumlah wisatawan mencapai 4.265 orang—melampaui target 3.200 wisatawan. Lama tinggal wisatawan juga meningkat menjadi 4,33 hari.
Sementara itu, sektor pertanian dan perikanan tetap menjadi tulang punggung ekonomi. Produksi pala mencapai 3.162 ton, menjadikannya komoditas ekspor unggulan. Produksi perikanan budidaya dan tangkap masing-masing mencapai 18,31 ton dan 10,61 ton, memberikan kontribusi besar terhadap ketahanan pangan dan perekonomian daerah.
Tantangan dan Harapan ke Depan
Meski banyak capaian membanggakan, Bupati Chyntia mengakui masih ada tantangan yang harus dihadapi. Salah satunya adalah kebutuhan regulasi baru untuk mendukung pembangunan daerah, terutama terkait dampak bencana.
“Oleh karena itu, kami telah mengajukan dua rancangan Peraturan Daerah di luar Propemperda 2025, yakni terkait penghapusan desa akibat relokasi kampung terdampak erupsi Gunung Ruang, serta revisi peraturan desa yang menyesuaikan dengan regulasi nasional terbaru,” jelasnya.
Pemkab Sitaro berharap DPRD dapat mendukung regulasi ini agar pembangunan dan penanganan dampak bencana dapat berjalan lebih efektif.
Apresiasi dan Ajakan Kolaborasi
Di akhir sambutannya, Bupati Chyntia menyampaikan apresiasi kepada DPRD dan seluruh elemen masyarakat yang telah berperan aktif dalam pembangunan daerah. “Kami tidak bisa bekerja sendiri. Sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat sangat penting untuk memastikan Sitaro terus berkembang,” tutupnya.
Dengan semangat gotong royong dan inovasi, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro optimistis menghadapi tantangan di masa depan. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan membangun Sitaro yang lebih maju, sejahtera, damai, dan berdaya saing. (Jemi Lahutung)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online








