3 Langkah Jitu Kapolda Sumsel Cegah Konflik Agraria dan Amankan Aset Negara

- Editorial Team

Selasa, 24 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Sandi Nugroho SIK dan Kakanwil BPN Sumsel, Ir. Rahmat.
Fhoto: istimewa

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Sandi Nugroho SIK dan Kakanwil BPN Sumsel, Ir. Rahmat. Fhoto: istimewa

PALEMBANG, TRIBRATA TV – Langkah proaktif memitigasi konflik agraria, diambil oleh Kapolda Sumsel, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., demi menjaga stabilitas nasional dan iklim investasi di wilayah Sumatera Selatan.

Langkah ini ditegaskan melalui pertemuan strategis dengan Kanwil Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumsel di Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Selasa (24/2/26).

Fokus utama pada agenda pertemuan itu adalah “percepatan sertifikasi dan penertiban administrasi aset negara”.

Kapolda menekankan bahwa sengketa lahan bukan sekadar masalah dokumen, melainkan isu sensitif yang bisa memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

“Konflik pertanahan yang tidak tertangani secara sistematis dapat berkembang menjadi konflik sosial. Mitigasi harus dilakukan secara terukur dan berbasis data,” tegas Irjen Pol. Sandi Nugroho.

BACA JUGA  18,3 Kg Sabu Diblender Wakapolda Sumsel

Sebagai wilayah yang kaya akan sektor perkebunan, energi, dan infrastruktur, Sumatera Selatan membutuhkan kepastian hukum pertanahan.

Tanpa legalitas yang jelas, potensi konflik akan meningkat dan menghambat masuknya modal ke daerah.

3 Langkah Konkret di Lapangan yang harus segera dilakukan:

  1. Akselerasi Sertifikasi: Menginstruksikan pendataan dan sertifikasi cepat untuk seluruh aset Polri yang belum lengkap.

  2. Sistem Koordinasi: Menunjuk Person In Charge (PIC) khusus sebagai jembatan teknis antara Polda dan BPN agar proses lebih terkontrol.

  3. Konsolidasi Daerah: Polda Sumsel akan segera mengumpulkan para Kapolres dan Kantor Pertanahan di tingkat Kabupaten/Kota untuk menyelesaikan kendala administrasi di lapangan.

BACA JUGA  Ribuan Pendekar Se-Indonesia Unjuk Gigi di Kejurnas IPSI Cup III Palembang

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, menambahkan bahwa kebijakan ini merupakan bentuk kepemimpinan preventif.

“Bapak Kapolda menempatkan penanganan konflik agraria sebagai bagian dari strategi menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Kepastian hukum lahan memberikan rasa tenang bagi pelaku usaha untuk berinvestasi,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Kakanwil BPN Sumsel, Ir. Rahmat, berkomitmen penuh melakukan verifikasi dokumen dan validasi lapangan guna mencegah tumpang tindih kepemilikan lahan.

Melalui sinergi ini, Polda Sumsel menegaskan komitmennya dalam mengintegrasikan pendekatan keamanan dengan kepastian hukum, memastikan Sumatera Selatan tetap menjadi wilayah yang kondusif dan ramah bagi para investor.

BACA JUGA  Antisipasi Kejahatan 3C, Pungli, dan Premanisme, Polda Sumsel Gelar Operasi Gabungan

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

DPD GWI Sumut Kecam Hotman Paris: Pernyataannya Rendahkan Profesi Wartawan
Kenal Pamit PJU dan Kapolres, Kapolda Sumsel Tegaskan Komitmen Dukung Program Prioritas Nasional
Tersangka Pengerusakan dan Pembakaran Dilimpahkan ke Kejari Simeulue
Dirres PPA dan PPO Polda Sumut Koordinasi dengan USU, Dorong Korban Dugaan Pelecehan Seksual Segera Melapor
Pastikan Keamanan Riau Bhayangkara Run, Polda Riau Gelar Apel Pasukan
Polres Kampar Ungkap PETI di Gunung Sahilan: 2 Terduga Diamankan, 12 Rakit Dimusnahkan
Polres TTS Gelar Rekonstruksi Kasus Penganiayaan Berat di Bena
Diduga Tambang Pasir Ilegal Masih Beroperasi di Sipoholon, Warga Minta Pemkab Tapanuli Utara Bertindak

Berita Lainnya

Minggu, 19 Juli 2026 - 19:12 WIB

DPD GWI Sumut Kecam Hotman Paris: Pernyataannya Rendahkan Profesi Wartawan

Jumat, 17 Juli 2026 - 21:32 WIB

Kenal Pamit PJU dan Kapolres, Kapolda Sumsel Tegaskan Komitmen Dukung Program Prioritas Nasional

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:15 WIB

Tersangka Pengerusakan dan Pembakaran Dilimpahkan ke Kejari Simeulue

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:22 WIB

Dirres PPA dan PPO Polda Sumut Koordinasi dengan USU, Dorong Korban Dugaan Pelecehan Seksual Segera Melapor

Jumat, 17 Juli 2026 - 07:52 WIB

Pastikan Keamanan Riau Bhayangkara Run, Polda Riau Gelar Apel Pasukan

Berita Terbaru

Sumatera Utara

Ketua PDI Perjuangan Sumut Serahkan Beasiswa di Enam Kecamatan Samosir

Senin, 20 Jul 2026 - 06:34 WIB