Simeulue, TRIBRATA TV
Anggota Komisi V DPR RI, Ruslan M. Daud, mengunjungi Kecamatan Simeulue Barat Kabupaten Simeulue, Aceh, Rabu (22/4/2026).Kunjungan kerja kali ini untuk meninjau beberapa desa yang tertinggal dibandingkan dengan desa lain yang ada di kabupaten kepulauan itu.
Dalam kunjungan itu Ruslan M.Daud turut didampingi sejumlah mitra kerja dari Komisi V, dan pejabat Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum serta Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh.
Sebelumnya, Ruslan M.Daud dari Komisi V DPR RI itu tiba di Simeulue pada 11 April dan langsung berkunjung ke Teupah Selatan usai disambut dari Bandara Lasikin oleh sejumlah Pejabat Forkompimda Simeulue.
Dalam kunjungan tersebut ada 2 agenda khusus di Kecamatan Simeulue Barat yaitu melihat dan memastikan kondisi jalan umum yang menjadi urat nadi kehidupan masyarakat di beberapa desa yang selama ini menjadi perbincangan publik.
Menurut Camat Simeulue Barat, Ali Warsaleh, saat dikonfirmasi tim media ini, kunjungan itu fokus pada peninjauan kondisi infrastruktur, khususnya jalan Desa Lhok Bikhao dan Lhok Makmur dan dua desa lain. Desa tersebut belum tersentuh aspal ada sekitar 12,5 kilometer.
Ali Warsaleh dalam pesan singkatnya menuliskan keresahan warga selama ini telah ia sampaikan secara langsung di hadapan Ruslan M Daud dan beberapa pejabat lain termasuk dari Propinsi Aceh.
“Atas nama Pemerintahan Kecamatan Simbar dan masyarakat telah kita sampaikan poin utama adalah pengaspalan jalan sepanjang 12,5 kilometer dan yang kedua pembangunan Pelabuhan Sibigo agar segera direalisasikan. Keluhan warga banyak namun yang kita prioritaskan ini dulu,” tambahnya lagi.
Usulan itupun ditanggapi dengan serius oleh Ruslan M.Daud, politisi dari PKB ini.
Dalam tanggapannya ia menyampaikan setelahturun dan melihat langsung kondisi jalan di 4 desa tadi, ia pastikan hal ini menjadi prioritas bersama dengan pemerintahan pusat hingga propinsi.
“Segala masukan serta dukumentasi hari ini segera kami sampaikan pada pemerintah pusat. Saya mohon bersabar untuk menunggu tapi ini tetap kita perjuangkan,” jelas kades menirukan Ruslan M.Daud.
Camat berharap agar kunjungan Ruslan M Daud di Simeulue mampu mempercepat pembangunan infrastruktur terutama Simeulue Barat yang sangat tertinggal dan jauh dari inti kota untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Disisi lain dan di tempat terpisah, salah seorang warga yang tidak mau disebut namanya menyindir pejabat -pejabat yang datang ke Simeulue.
Menurutnya silih berganti pejabat yang datang di pulau ini dengan alasan menampung aspirasi, meninjau dan lain lain. Ini hanya melengkapi data sebagai laporan kunjungan kerja aja yang ujung ujungnya anggaran dan biaya ditanggung oleh negara,” sindirnya.
Coba saja perhatikan dan baca berita, hampir setiap bulan ada kunjungan pejabat, ada dari pemerintah pusat, propinsi, atau DPRA. “Ini sudah dua kali ada kunjungan DPR RI tapi hasil toh gini -gini aja. Jembatan Lala yang sudah berapa kali dikunjungin aja belum juga ada tanda tanda kehidupan,” katanya kesal.
Menurutnya kalau Simeulue mau maju dan dan terhindar dari korupsi, pertama
masyarakat harus berani ngomong, kedua jangan lihat pejabatnya karena abang atau saudara. Jika budaya ini masih tertanam maka kita tak pernah maju, yakinlah kita tunggu hasil kunjungan hari ini apa berhasil satu tahun kedepan atau lebih cepat,”katanya. (M Zebua)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









