Sitaro, TRIBRATA TV
Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Hujan deras disertai angin kencang masih terus berlanjut, sebagaimana dilaporkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), yang memperkirakan kecepatan angin bisa mencapai 30 km/jam.
Kondisi ini berdampak pada berbagai aspek kehidupan masyarakat, terutama di kampung Kawahang dan Kinali yang terdampak langsung badai dua minggu lalu.
Menanggapi situasi tersebut, Polsek Siau Barat kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat. Pada Jumat (21/3/2025), personel Polsek turun langsung ke lokasi jalur alternatif belakang, yaitu jalur Salili menuju Paniki di Kampung Lai, guna memastikan akses transportasi tetap berjalan. Aksi ini mendapat apresiasi dari warga yang selama ini mengandalkan jalur tersebut sebagai satu-satunya akses mobilitas mereka.
Kapolres Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, AKBP Iwan Permadi, SE, melalui Kapolsek Siau Barat, AKP Rudolf Lumandung, SH, menegaskan bahwa pihak kepolisian segera bertindak begitu mengetahui kondisi jalan yang tertutup akibat hujan lebat dan angin kencang. “Sejak kejadian itu kami langsung turun ke lapangan membawa alat seadanya. Kini jalan tersebut sudah bisa dilalui oleh kendaraan,” ujarnya.
Selain membuka akses jalan, petugas kepolisian juga membantu warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat badai. Beberapa rumah dilaporkan mengalami atap yang lepas serta dinding yang rusak akibat terpaan angin kencang. Warga yang terdampak mendapatkan bantuan darurat dari aparat kepolisian dan pemerintah setempat.
Sementara itu, BMKG mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca buruk dalam beberapa hari ke depan. “Kami mengingatkan masyarakat untuk menghindari aktivitas di luar ruangan yang berisiko, terutama di daerah rawan longsor dan banjir,” kata juru bicara BMKG dalam rilis resminya.
Tindakan cepat Polsek Siau Barat mendapat tanggapan positif dari masyarakat. Warga mengapresiasi dedikasi aparat kepolisian yang bekerja tanpa kenal lelah demi memastikan keamanan dan kenyamanan mereka. “Kami sangat berterima kasih kepada pihak kepolisian. Jika bukan karena mereka, mungkin kami masih kesulitan untuk beraktivitas,” ujar seorang warga Kampung Lai.
Cuaca ekstrem di wilayah Kepulauan Siau Tagulandang Biaro memang menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat dan pihak berwenang. Namun, dengan sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah, dan warga, diharapkan segala hambatan dapat diatasi demi keselamatan dan kesejahteraan bersama. (Jemi Lahutung)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









