Proses Penegakan Hukum Kasus Pembunuhan Wartawan Tribrata TV Rico Sempurna Pasaribu Jadi Perhatian Serius Berbagai Pihak

- Editorial Team

Sabtu, 19 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, TRIBRATA TV

“Komnas HAM menaruh atensi yang serius karena kasus ini mengakibatkan empat orang meninggal dunia. Itu merupakan hak yang fundamental, tidak bisa dikurangi dan harus dijamin oleh negara,” ucap Ketua Komnas HAM Anis Hidayah saat Konferensi Pers: Kasus Pembakaran Rumah Wartawan di Kabupaten Karo, Sumatera Utara yang diselenggarakan oleh KPAI, Kamis (17/7/2025).

Komnas HAM mencermati kasus ini sebagai bentuk ancaman bagi kebebasan pers di Indonesia. “Ketika kebebasan pers di Indonesia terancam maka ini dapat mengganggu hak-hak publik untuk mendapatkan informasi yang komprehensif,” jelas Anis.

Anis juga menyinggung mengenai pemulihan bagi keluarga korban. Ia menekankan negara tidak hanya memiliki tanggung jawab dalam hal menegakkan keadilan, tetapi juga pemulihan bagi keluarga korban. “Mereka kehilangan empat orang sekaligus. Duka itu masih terasa, dan negara tidak boleh tinggal diam,” tegas Anis.

BACA JUGA  Saksi Persidangan Pembunuhan Berencana Rico Pasaribu Sebut Keterlibatan Oknum TNI

Lebih lanjut, Komnas HAM telah melakukan pemantauan dengan meminta keterangan sejumlah pihak, serta mengeluarkan rekomendasi atas peristiwa tersebut. Anis juga memaparkan rekomendasi Komnas HAM untuk Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan.

“Yang pertama mendorong untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan yang komprehensif secara cepat. Ini sudah berjalan selama satu tahun dan belum dilakukan penyelidikan. Warga berhak atas informasi apa hasil penyidikan yang sudah dilakukan oleh Kodam 1 Bukit Barisan,” terangnya.

BACA JUGA  Sidang Pembunuhan Wartawan Karo, 4 Saksi Terangkan Bulang adalah Tangan Kanan Oknum TNI Koptu HB

Rekomendasi Komnas lainnya, yaitu pemeriksaan terhadap oknum HB yang diduga terlibat dalam peristiwa ini. Komnas HAM juga mendorong penegakan hukum jika terbukti melakukan pelanggaran.

“Kami juga mendorong adanya suatu evaluasi yang menyeluruh terkait dengan bagaimana melakukan proses-proses penegakan hukum, penegakan disiplin kepada para anggotanya yang terbukti melakukan pelanggaran baik itu pelanggaran hukum, pelanggaran hak asasi manusia sehingga untuk memberikan kepastian hukum baik bagi para korban dan memberikan efek jera bagi para pelaku,” ucap Anis.

Sebagai tindak lanjut rekomendasi, Komnas HAM akan berkoordinasi dengan Panglima TNI untuk membahas sejumlah kasus, termasuk kasus tersebut. (red)

BACA JUGA  Sebut Tidak Ada Keterlibatan Koptu HB, LBH Medan; Pangdam I/BB Tidak Hormati Proses Hukum

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Aklamasi, Mahmud Marhaba Terpilih Kembali Pimpin PJS
‎Menteri Agama Minta Jemaat GPT dan Gereja Oikoumene Tetap Beribadah, Stop Renovasi Chapel USU
Viral WNI Disekap di Myanmar, Minta Bantuan Pemerintah Segera Bebaskan Mereka
‘Aib’ Hotman Paris Dibuka Anaknya, Gara-gara Bela Febrie Adriansyah
Temui Sri Sultan, Fahri Hamzah Sebut Tata Kota DIY Layak Jadi Inspirasi Nasional
Soal Praktek Garenti di Karimun, Menteri Imipas: ‘Yang Pungut Agen Kapal, Bukan di Wilayah Kita’
Komisi IV DPR RI Soroti Pengelolaan TNGM, Bupati Sleman Dorong Sinergi Pusat dan Daerah
Presiden Prabowo Kabarnya Minta Jampidsus Mundur

Berita Lainnya

Rabu, 22 Juli 2026 - 06:35 WIB

Aklamasi, Mahmud Marhaba Terpilih Kembali Pimpin PJS

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:22 WIB

Viral WNI Disekap di Myanmar, Minta Bantuan Pemerintah Segera Bebaskan Mereka

Minggu, 19 Juli 2026 - 09:31 WIB

‘Aib’ Hotman Paris Dibuka Anaknya, Gara-gara Bela Febrie Adriansyah

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:05 WIB

Temui Sri Sultan, Fahri Hamzah Sebut Tata Kota DIY Layak Jadi Inspirasi Nasional

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:04 WIB

Soal Praktek Garenti di Karimun, Menteri Imipas: ‘Yang Pungut Agen Kapal, Bukan di Wilayah Kita’

Berita Terbaru

Nasional

Aklamasi, Mahmud Marhaba Terpilih Kembali Pimpin PJS

Rabu, 22 Jul 2026 - 06:35 WIB