Toba, TRIBRATA TV
Kementerian Perindustrian melalui Dirjen Industri Kecil, Menengah dan Aneka bersama Anggota Komisi VII DPR RI Lamhot Sinaga dan Pemkab Toba menyelenggarakan bimbingan tekbis wirausaha baru Industri Kecil Menengah (IKM) Kopi Barista kepada 20 warga Toba di Hotel Nabasa Balige, Kamis (18/11/2021).
Kegiatan ini akan berlangsung hingga 22 November 2021 mendatang dengan narasumber R.Adil Manurung dari Dinas Perizinan, Atur Siahaan mewakilik Bank BRI Balige.
Kadis Koperindag Toba, Tua Pangaribuan mengucapkan terimakasih atas bimtek ini, sebab saat ini Pemkab Toba sedang mengupayakan kopi Toba juga akan dikenal seperti kopi Lintong, Sidikalang dan daerah lainnya.
“Saya harapkan kedepan akan banyak wirausaha barista kopi Toba. Tahun sebelumnya sudah ada 30 barista yang dilatih,” ujarnya.
Menurutnya daerah penghasil kopi terbesar di Kabupaten Toba berada di wilayah Habornas, Lumbanjulu dan Tampahana dengan lahan kurang lebih sekitar 7.000 hektar.
Dirjen Kemenperin, E. Ratna U mengatakan kegiatan ini berkat dukungan anggota Komisi VII, Lamhot Sinaga, karena Dirjen Perindustrian berkaitan di komisi ini.
“Bersyukur ada anggota dewan dari Toba yang mau memajukan dan memberdayakan IKM barista kopi. Ajak saya pak tahun depan, biar mangopi bersama di Toba,”ucap Ratna.
Ia menambahkan Provinsi Sumatera Utara memiliki lahan kopi seluas 77.765 hektar dengan hasil produksi 66.831 ton per tahun. Tentunya menjadi salah satu penghasil kopi di terbesar di Indonesia dan cocok dalam perindustrian kopi jenis Arabica dan Robusta.
Sedang Lamhot Sinaga mengatakan
Dirjen Kemenperin selalu mendukung pemberdayaan UMKM baik di Kabupaten Toba, Humbahas, Tapanuli Utara maupun kabupaten lainnya.
“Suatu kebanggaan diakhir tahun ini, Toba mendapat Bimtek WUB IKM kopi. Hari ini kami bangga walaupun hanya 1 jenis pelatihan, sebelumnya di Kabupaten Taput dan Humbahas sudah mendapat 6 jenis pelatihan,l. Tapi jangan khawatir masih ada tahun depan Bu Ratna,” ucap Lamhot sambil tersenyum.
Bimbingan ini bertujuan mengangkat kembali perlahan ekonomi masyarakat khususnya sektor IKM kopi.
Menurutnya sesungguhnya di Kabupaten Toba lebih banyak IKM, karena gigih berusaha dan berdagang. “Ini yang saya pakai Bu Ratna, hasil kerajinan tangan Toba dari kaum disabilitas, dan kedepan akan kita lebih berdayakan sektor IKM termasuk warga penyandang disabilitas,” ucap Lamhot.
Pantauan tim TRIBRATA TV online, Lamhot Sinaga serta Dirjen Kemenperin didampingi Koperindag membuka bimtek bagi 20 peserta dan secara simbolis menyerahkan peralatan dan perlengkapan mesin produksi kopi. (Berlin Yebe)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









