Labuhanbatu Selatan, TRIBRATA TV
Menyongsong datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Lapas Kelas III Kotapinang mengambil langkah preventif melalui pengarahan langsung kepada warga binaan
Kasubsi Keamanan dan Ketertiban (Kamtib), Chairul Affandi bersama regu pengamanan memberikan pengarahan khusus kepada seluruh warga binaan untuk menjaga suasana Lapas tetap aman,tertib dan kondusif selama ibadah puasa.
Chairul Affandi dalam arahannya menegaskan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban sebagai bagian dari ibadah itu sendiri. Ia mengimbau seluruh warga binaan untuk mematuhi peraturan yang berlaku, menghindari segala bentuk pelanggaran, serta tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu stabilitas dan kondusivitas Lapas selama bulan Ramadhan.
Menurutnya ketertiban bukan semata kewajiban administratif melainkan wujud tanggung jawab moral dan spiritual. Ramadhan, kata dia, adalah momentum tepat untuk melatih pengendalian diri, menahan amarah, menjaga lisan,serta membangun sikap saling menghormati antar sesama, baik bagi warga binaan yang menjalankan ibadah puasa maupun yang tidak.
Ia menekankan Ramadhan harus dimaknai sebagai ruang muhasabah dan hijrah batin. Melalui ibadah puasa,shalat tarawih, tadarus Al-Qur’an,serta amalan-amalan lainnya, warga binaan diharapkan mampu meningkatkan keimanan,memperbaiki diri dan mempererat ukhuwah Islamiyah.
Selain aspek spiritual,pengarahan juga menyoroti pentingnya menjaga kebersihan kamar hunian dan lingkungan blok, memperhatikan kesehatan selama menjalankan ibadah puasa,serta segera melaporkan kepada petugas apabila terdapat gangguan keamanan maupun kesehatan.
Regu pengamanan,ditegaskan Chairul,akan terus melakukan pengawasan secara humanis namun tetap tegas untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan Ramadhan berjalan aman dan tertib.
Ia berharap,dengan adanya pengarahan ini seluruh warga binaan dapat menjalani ibadah puasa dengan penuh kesadaran, kedisiplinan dan tanggung jawab.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas III Kotapinang, Haris Damanik,saat dikonfirmasi di ruang kerjanya menyampaikan pengarahan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian Lapas dalam melakukan pembinaan keimanan dan ketakwaan warga binaan menjelang bulan suci Ramadhan.
Menurutnya,Ramadhan adalah momentum strategis untuk menanamkan nilai-nilai spiritual yang dapat menjadi bekal perubahan sikap dan perilaku.Dengan terciptanya ketertiban dan kondusivitas selama bulan Ramadhan, warga binaan diharapkan dapat mengisi waktu dengan kegiatan positif seperti tadarus Al-Qur’an,shalat tarawih dan ibadah lainnya.
“Ketika Ramadhan dijalani dengan tertib dan penuh kesadaran, maka ibadah itu bukan hanya ritual sesaat,tetapi menjadi spirit untuk berbuat kebaikan di masa mendatang,”ujar Haris Damanik.
Menurutnya pembinaan keagamaan yang konsisten diharapkan mampu menjadikan Lapas sebagai ruang pembelajaran kehidupan -tempat warga binaan menemukan kembali jati diri,memperkuat iman,serta menyiapkan diri untuk kembali ke masyarakat dengan nilai-nilai yang lebih baik. (Jhon Pitra)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









