Asahan, TRIBRATA TV
Polres Asahan dipimpin langsung Kapolres AKBP Afdhal Junaidi melakukan ekshumasi makam Pandu Brata Syahputra Siregar, pelajar Kelas XII SMA Swasta di Kisaran yang diduga mengalami penganiayaan oknum Polisi.
Ekshumasi dilakukan di Perkuburan Kristen sekitaran tempat tinggal korban, di Huta I Parlakitangan Sordang Baru Kecamatan Ujung Padang Kabupaten Simalungun, Minggu (16/03/2025) siang.
“Kita lakukan ekshumasi, melakukan autopsi terhadap jenazah almarhum Pandu untuk mencari titik terang bagaimana kasus ini, apa penyebab kematiannya. Hingga saat ini masih berproses dokter forensik beserta tim masih melakukan autopsi di lokasi, kuburan. Mohon doanya semoga hasilnya bisa kita rilis. Dan kita pastikan apa penyebab kematian berdasarkan ilmu dokter forensik,” ujar Afdhal Junaidi.
Disinggung informasi yang menyebut pihaknya telah mengamankan satu orang warga sipil dan seorang oknum polisi terkait kasus ini, mantan Kasat Lantas Polres Asahan ini mengaku masih dalam proses.
“Akan kita sampaikan rilisnya karena saat ini masih proses penyelidikan dan penyidikan. Apa hasilnya nanti akan kita sampaikan transparan,” akhir Afdhal di lokasi.
Amatan di lokasi, hingga berita ini dikirim ke meja redaksi, tim dokter forensik yang dihadirkan Polres Asahan, dipimpin dr Ishmurizal, dari Rumah Sakit Bhayangkara TK II Medan masih melakukan autopsi terhadap jenazah korban. (Gondrong)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









