Bea Cukai Palembang Musnahkan Ribuan Barang Ilegal Senilai Rp11 Miliar

- Editorial Team

Rabu, 14 Desember 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palembang, TRIBRATA TV

Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Kota Palembang, Sumatera Selatan memusnahkan ribuan barang ilegal hasil penindakan tahun 2022 yang keseluruhannya bernilai Rp11 miliar.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Kota Palembang Abdul Haris, kepada wartawan, Selasa (13/12/2022) mengatakan besaran nilai barang-barang yang dimusnahkan tersebut hasil perhitungan dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Sumsel dan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Palembang.

“Total nilai barang keseluruhan hasil penindakan yang dimusnahkan senilai Rp11 miliar, dari besaran tersebut diketahui mengandung potensi kerugian negara senilai Rp21 miliar bila lolos edar ke masyarakat dari nilai perpajakan yang tidak dibayarkan,” kata dia.

BACA JUGA  Brigjen Pol Rudi Setiawan Pimpin Apel Pagi

Menurutnya, barang ilegal yang dimusnahkan tergolong dalam dua kategori, yaitu barang milik negara (BMN) berupa 6.667.770 batang rokok, 1.012 unit alat kesehatan dan onderdil kendaraan bermotor.

Lalu, 966 unit barang yang tidak dikuasai, 10.764 liter minuman beralkohol, 719 kotak obat-obatan, 83 unit mainan seksual, 15 gram tembakau sintetis dan 317 gram ganja.

“Semuanya didapat dari hasil pengiriman darat ke Palembang, kemudian kami musnahkan dengan cara dibakar dan digilas alat berat semua barang ilegal itu, sehingga sama sekali tidak bisa digunakan lagi. Pemusnahan ini sudah sesuai dengan SOP yang kami miliki,” ujarnya.

BACA JUGA  Polda Sumsel dan Hutama Karya Teken MoU, Prioritaskan Keamanan Tol Trans Sumatera

Ia menambahkan, pemusnahan ini dilakukan serentak di empat provinsi Ditjen Bea dan Cukai Sumbagtim (Sumatera bagian timur).

“Itu dilakukan untuk mengultimatum semua praktik penyelundupan tentu akan ditindak dengan tegas,” kata dia, seraya menyatakan pihaknya terus mengawasi bersama dengan aparat TNI dan Polri demi menciptakan ketertiban masyarakat umum khususnya perdagangan yang adil. (suherman)

BACA JUGA  Polda Sumsel Bongkar Sindikat Penipuan Online

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Buronan Interpol Asal Australia Ditangkap di Bandara Ngurah Rai Saat Hendak Kabur ke Afrika
Operasi Narkoba Sergai: Hanya Tangkap Orang Kecil, Bandar dan Jaringan Tetap Berkuasa
Kasus Kematian Balita Naura, Kuasa Hukum Pertanyakan Tiga Kali Suntikan Obat Penenang Sebelum CT Scan
SPH Baru Muncul di Tanah Warisan Lama, Kades Ulak Pandan Digugat ke PTUN Palembang
FJI Laporkan Dugaan Pemalsuan Dokumen Terkait Administrasi Gereja GMS di Sewon Bantul ke Polda DIY
Hampir Setahun Pengaduan Mandek di Polres Samosir, Warga akan Propamkan Kasat Reskrim
2 Laporan Dugaan Penyerobotan Tanah Terhadap Fahmi Sungai Ulak di SP3 Kan
Kajari Sergai Ditangkap Intel Kejagung

Berita Lainnya

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:33 WIB

Buronan Interpol Asal Australia Ditangkap di Bandara Ngurah Rai Saat Hendak Kabur ke Afrika

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:45 WIB

Operasi Narkoba Sergai: Hanya Tangkap Orang Kecil, Bandar dan Jaringan Tetap Berkuasa

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:57 WIB

Kasus Kematian Balita Naura, Kuasa Hukum Pertanyakan Tiga Kali Suntikan Obat Penenang Sebelum CT Scan

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:47 WIB

SPH Baru Muncul di Tanah Warisan Lama, Kades Ulak Pandan Digugat ke PTUN Palembang

Selasa, 9 Juni 2026 - 07:14 WIB

FJI Laporkan Dugaan Pemalsuan Dokumen Terkait Administrasi Gereja GMS di Sewon Bantul ke Polda DIY

Berita Terbaru