Massa Aliansi Rakyat Memanggil Tetap Gelar Aksi di Gejayan,Meski Sudah Lewat Jam 18.00

- Editorial Team

Sabtu, 13 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sleman,TRIBRATA.TV — Massa yang tergabung dalam Aliansixas Rakyat Memanggil tetap memadati kawasan Pertigaan Gejayan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (13/6/2026) hingga pukul 18.29 WIB .

Aksi Rakyat Memanggil masih bertahan di Gejayan
Aksi Rakyat Memanggil masih bertahan di Gejayan

Ratusan peserta yang didominasi mahasiswa, berbagai komunitas masyarakat sipil, dan organisasi nonpemerintah (NGO) terus melanjutkan demonstrasi dengan menggunakan payung dan jas hujan. Massa tampak merapatkan barisan di sepanjang ruas jalan sembari mengikuti rangkaian aksi yang berlangsung.

Dalam demonstrasi tersebut, Aliansi Rakyat Memanggil menyampaikan sepuluh poin tuntutan yang ditujukan kepada pemerintah dan pemangku kebijakan. Sejumlah isu nasional dan lokal menjadi sorotan utama dalam aksi tersebut.

Salah satu tuntutan yang disuarakan adalah penghentian Program Makan Bergizi Gratis yang dinilai perlu dievaluasi. Massa juga mendesak pembatalan revisi sejumlah regulasi yang berkaitan dengan aparat penegak hukum dan pertahanan, termasuk Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (UU TNI), Undang-Undang Kepolisian Republik Indonesia (UU Polri), Undang-Undang Kejaksaan, serta Undang-Undang Peradilan Militer.

Selain itu, peserta aksi menuntut perlindungan yang lebih kuat terhadap hak-hak pekerja platform digital, termasuk pekerja berbasis aplikasi yang dinilai masih menghadapi berbagai persoalan ketenagakerjaan.

Pada tingkat lokal, massa juga mendesak penuntasan berbagai kasus dugaan korupsi yang terjadi di wilayah Yogyakarta. Tuntutan tersebut menjadi bagian dari agenda yang disampaikan dalam aksi sebagai bentuk kritik terhadap kebijakan pemerintah dan penegakan hukum.

Aksi berlangsung secara tertib hingga sore hari dengan pengawalan aparat keamanan di sekitar lokasi. Hingga berita ini ditulis, kegiatan demonstrasi masih berlangsung dan massa tetap bertahan di kawasan Pertigaan Gejayan.(Dik.)

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Ratusan Massa Padati Pertigaan Colombo Sleman, Kritik Kebijakan Pemerintah Warnai Aksi Demonstrasi
Hari Anak Nasional 2026, Wabup Sleman Ajak Anak Kurangi Gadget dan Perkuat Karakter Lewat Permainan Tradisional
Pasar Unggas Kepek Gunungkidul Akan Dibongkar, Pedagang Khawatir Kehilangan Pembeli
Bupati Sleman Bahas Dukungan PT Ithaca Resources untuk PSS Sleman
Dugaan Pungutan Rp1,75 Juta di MTsN 9 Bantul Viral, Kepala Sekolah Bantah
Misteri Kebakaran Berulang di Sleman Belum Terpecahkan, Warga Gelar Doa Bersama Saat Peneliti Lanjutkan Investigasi
Dana VA Mandek, 97 SPPG di DIY Hentikan Layanan MBG dan Ribuan Siswa Terdampak
Pemkab Sleman dan UII Perkuat Kerja Sama Strategis, Fokus pada Program Beasiswa dan Jaminan Pendidikan

Berita Lainnya

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:32 WIB

Massa Aliansi Rakyat Memanggil Tetap Gelar Aksi di Gejayan,Meski Sudah Lewat Jam 18.00

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:50 WIB

Ratusan Massa Padati Pertigaan Colombo Sleman, Kritik Kebijakan Pemerintah Warnai Aksi Demonstrasi

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:45 WIB

Hari Anak Nasional 2026, Wabup Sleman Ajak Anak Kurangi Gadget dan Perkuat Karakter Lewat Permainan Tradisional

Sabtu, 13 Juni 2026 - 06:46 WIB

Pasar Unggas Kepek Gunungkidul Akan Dibongkar, Pedagang Khawatir Kehilangan Pembeli

Jumat, 12 Juni 2026 - 20:55 WIB

Bupati Sleman Bahas Dukungan PT Ithaca Resources untuk PSS Sleman

Berita Terbaru