Ambon, TRIBRATA TV — Tim Konsorsium Pemekaran Kota Kepulauan Lease melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maluku, Jumat (14/9/2025). Pertemuan berlangsung di kantor MUI yang berada di depan Makam Pahlawan Kapaha Jl. Am Sangaji No. 32, Ambon, Maluku, Kelurahan Pandan Kasturi, Kota Ambon.
Kunjungan ini dilakukan untuk memperkuat komunikasi, mempererat hubungan keumatan, serta memohon doa restu agar perjuangan pemekaran Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) Kota Kepulauan Lease berjalan dengan baik dan lancar.
Ketua Konsorsium: Lease Sudah Banyak Membesarkan Daerah Lain
Ketua Tim Konsorsium, Prof. Nus Sapteno, menyampaikan bahwa Kepulauan Lease memiliki sejarah besar dalam pengembangan Maluku, namun hingga kini belum mendapatkan perhatian pembangunan yang sepadan.
“Lease sudah banyak membesarkan daerah-daerah lain di Maluku, namun Lease sendiri tidak kunjung besar,” tegasnya.
Ia menjelaskan bahwa perjuangan pemekaran kini hanya membutuhkan satu dokumen utama, yaitu:
“Keputusan Bupati dan DPRD Tentang Persetujuan Bersama Pemekaran Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) Kota Kepulauan Lease).”
Dokumen ini menjadi dasar untuk melanjutkan proses pemekaran ke tingkat pusat.
MUI Maluku Sambut Baik dan Siap Dukung
Ketua MUI Maluku, Prof. Dr. Abdullah Latuapo, M.Pd.I, menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap langkah yang diambil Tim Konsorsium.
“Ini langkah baik dan saya sudah mengikuti perkembangan isu pemekaran Lease. Sebagai orang Saparua, saya merasa terpanggil. Bila diperlukan ke Jakarta, kami siap,” ungkapnya.
MUI Maluku siap memberikan dukungan moral, spiritual, dan kelembagaan sesuai kewenangan.
Terkait isu yang berkembang bahwa pemekaran daerah baru biasanya dikaitkan dengan pembukaan tambang, Ketua Konsorsium menegaskan bahwa pemekaran Lease tidak ada kaitan dengan kepentingan tambang nikel ataupun mineral lainnya.
“Pemikiran bisanya, Pemekaran Suatu Daerah Otonom Baru akan di kaitkan dengan tambang. Justru tambang akan merusak alam. Namun Pulau dan laut Lease adalah keindahan yang menjadi emas bagi masyarakat. Alam harus dijaga, bukan dirusak,” ungkap Ketua Tim Konsorsium Pemekaran Kota Kepulauan Lease
Ia menambahkan bahwa Lease memiliki 150 objek wisata serta SDM berkualitas sebagai modal utama pembangunan wilayah.

Dukungan Tokoh Pulau Gorom
Tokoh masyarakat Pulau Gorom dari Kabupaten SBT turut memberikan pandangan.
“Dari cerita orang tua kami, kalau mau belajar harus ke Lease. Lease sudah banyak membangun Maluku Tengah,” ujar Munir Kairoti
Konsorsium Akan Menyambangi Sinode Maluku
Tidak berhenti pada MUI Maluku, tim konsorsium juga merencanakan kunjungan resmi ke Sinode Gereja Protestan Maluku (GPM).
Kunjungan tersebut bertujuan untuk meminta doa, restu, serta dukungan moral dari lembaga keagamaan terbesar di Maluku, sebagai bagian dari komitmen konsorsium menghimpun kekuatan spiritual dari seluruh umat beragama.
Penutup
Melalui rangkaian komunikasi lintas lembaga keagamaan ini, Tim Konsorsium berharap percepatan penerbitan Keputusan Bupati dan DPRD dapat segera terwujud sehingga proses pemekaran CDOB Kota Kepulauan Lease dapat dilanjutkan ke tingkat pusat.
Tribrata TV akan terus mengikuti perkembangan perjuangan pemekaran Kepulauan Lease. (M. Marasabessy)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









