Sitaro, TRIBRATA TV
Hari ketiga pelaksanaan reses, Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Djon Ponto Janis, SH, melanjutkan agenda turun lapangan dengan menyambangi Kampung Mala, Kecamatan Siau Timur Selatan (Sitimsel). Kegiatan yang berlangsung Kamis (13/11/2025) sore berjalan penuh keakraban antara pimpinan dewan dan masyarakat setempat.
Dalam kesempatan itu, Djon Ponto Janis disambut hangat oleh masyarakat dan pemerintah kampung, termasuk Kapitalau Mala, Trisnawaty Sumual, yang turut hadir mendampingi jalannya kegiatan. Momen tersebut menjadi ruang terbuka bagi warga untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan kebutuhan pembangunan di kampung mereka.

Ketua DPRD Djon Ponto Janis dalam sambutannya menegaskan bahwa reses bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan komitmen nyata DPRD untuk mendengar suara rakyat secara langsung. “Kami datang bukan hanya untuk berbicara, tapi untuk mendengar dan mencatat apa yang menjadi harapan masyarakat di Kampung Mala,” ujar Djon dengan tegas.
Ia juga menambahkan, berbagai aspirasi yang dihimpun dalam kegiatan reses akan menjadi bahan pertimbangan penting dalam penyusunan program kerja dan kebijakan daerah, terutama dalam mendorong pemerataan pembangunan antar wilayah di Kabupaten Sitaro. Menurutnya, daerah seperti Siau Timur Selatan perlu mendapatkan perhatian yang seimbang dalam hal infrastruktur, ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat.
Sementara itu, Kapitalau Mala Trisnawaty Sumual menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ketua DPRD di tengah masyarakatnya. “Kami sangat berterima kasih karena Pak Ketua Dewan datang langsung ke Kampung Mala. Ini bukti bahwa aspirasi kami tidak diabaikan,” ujarnya dengan penuh haru.

Dalam dialog yang berlangsung, warga Kampung Mala menyampaikan berbagai masukan, mulai dari perbaikan jalan kampung, bantuan bagi kelompok nelayan, hingga peningkatan fasilitas penerangan di wilayah pesisir. Semua aspirasi tersebut dicatat langsung oleh Ketua DPRD untuk ditindaklanjuti melalui pembahasan bersama pihak eksekutif.
Selain itu, masyarakat Kampung Mala juga menyampaikan keluhan terkait kondisi drainase yang sudah tidak mampu lagi menampung air hujan. Akibatnya, setiap kali hujan deras turun, air meluap ke jalan bahkan hingga ke pekarangan rumah warga. Keluhan ini semakin terasa berat setelah adanya pembangunan bahu jalan di puncak Mala dari arah Lahopang, yang menyebabkan air dan sampah ikut terbawa ke permukaan jalan hingga mencapai depan rumah Kapitalau Kampung Mala.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Djon Ponto Janis menegaskan bahwa seluruh aspirasi dan usulan masyarakat akan diterima dan dimuat dalam pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD. “Semua usulan, termasuk pembangunan talud dan perbaikan drainase, akan kami perjuangkan melalui pokir agar bisa diakomodir dalam program pembangunan daerah,” ujar Djon. Ia pun menutup pertemuan dengan keyakinan bahwa komunikasi yang baik antara masyarakat dan pemerintah akan mempercepat terwujudnya pembangunan yang berkeadilan di seluruh wilayah Sitaro. (Jemi Lahutung)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online








