Sakit Parah dan Tak Miliki Biaya Pengobatan, Selamet Butuh Bantuan

- Editorial Team

Jumat, 14 Agustus 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pematangsiantar, TRIBRATA TV

Malang nasib yang dialami Selamet Juliadi (47), warga Jalan Sriwijaya Nomor 38, Kelurahan Melayu, Kecamatan Siantar Utara.
Betapa tidak ia kini menderita infeksi kulit dibagian tangannya.

Selamet sangat membutuhkan bantuan untuk biaya pengobatan penyakit ganas tersebut, mengingat perekonomian keluarganya yang sulit.

Mulyani (40) istri Selamat menyampaikan, kalau penyakit infeksi kulit yang diderita suami tercintanya itu tergolong baru seminggu, berawal dari sakit saraf ketika pernah terjatuh dari atas loteng saat manjat.

“Tadinya sudah mau setahun lah itu pernah terjatuh dari loteng rumah orang. Jadi terganggulah sarafnya, tak pernah kami obati. Baru seminggu ini, timbul sakit kulitnya kayak melepuh kena bakar, tangan juga membengkak. Kami pun warga susah, pak,” sedihnya ditemui di RS Tentara,Jumat (14/8/2020).

Dituturkan Mulyani, dirinya nekat membawa suami berobat ke RS Tentara, menggunakan uang pinjaman dari orang-orang dan belas kasih dari majikannya. Berhubung, kartu BPJS miliknya sudah tiga tahun tak terbayar sehingga tidak bisa dipakai lagi untuk melakukan perobatan.

BACA JUGA  Tahan Sibarani Berbagi Sembako pada Wartawan Toba

“Saya sudah bingung, BPJS tiga tahun belum dibayar, kek manalah pak. Suami kerjanya tukang jahit dirumah, selama covid pengasilan kadang nggk ada. Saya pun kerjanya pembantu rumah tangga, jadi ini saya pinjam uang untuk bawa suami kesini,” jelas Mulyani yang bekerja sebagai cuci gosok.

Sebelum dibawa ke RS Tentara, Selamet Juliadi sempat dibawa berobat ke tempat praktek namun hasilnya, tangan kanan Selamet yang bengkak ternyata karena penyumbatan darah dan infeksi kulit. Namun, setelah beberapa hari berlalu, sakitnya tak kunjung sembuh.

“Sudah disuntik beberapa kali, tapi belum ada reaksi. Sedangkan suami saya terus mengerang kesakitan dan merasa panas di tubuhnya. Saya tak tahan, karena itulah pak, saya beranikan diri untuk membawa nya ke Rs Tentara. Tapi hasilnya, Dr bilang besok,” keluhnya Mulyani yang sudah dikaruniai dua anak.

BACA JUGA  2.335 Mahasiswa Asal Taput Dapat BLT

Lanjutnya,ia sudah tidak tahu lagi, mau mencari uang kemana. Apalagi, biaya berobat selama dirumah sakit, terbilang mahal.

“Ini saya pasrah saja dan terima hasilnya. Kalaupun disini tidak sembuh juga, saya akan membawanya kemana saja berharap bisa sembuh,” tambahnya.

Melihat kondisi yang diderita semakin parah, Mulyani mengaku berat badan sang suami turun drastis. Dari 70 Kg, saat ini menjadi 40 Kg. Bahkan, mata terlihat semakin menonjol keluar dan bagian wajah ikut susut.” Turunya drastis pak, langsung 30 kilo susutnya. Anak saya ada dua, sudah putus sekolah tersandung biaya pak,” imbuhnya lagi.

Saat ini, Mulyani hanya bisa berharap kepada pihak pemerintah, agar sudih kiranya dapat membantu mengaktifkan surat BPJS miliknya yang mati, agar bisa dipergunakan lagi untuk perobatan gratis.” Tolong pak pejabat, pak DPRD, siapa saja yang mau membantu kami ini warga yang susah. Kami mohon pak,” tutupnya yang selama covid ini mengaku belum ada terima bantuan PHK dan bantuan sosial lainnya.

BACA JUGA  Terbongkar! Ada Rp1,5 T dari Bank Dunia untuk Tangani Banjir Medan Tapi...

Semoga hal ini dapat membuka akses bantuan dari para dermawan dan Pemda setempat. (Joe)

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Tahun 2026, Asahan Kembali Dapat “Jatah” dari Kementrian PU Dirjen SDA
PTPN IV Regional I Kebun Sei Silau Belum Realisasikan Hak Pensiunan
Perkuat Kinerja UPT Pemasyarakatan Langkat, Kakanwil Ditjenpas Sumut Lakukan Bintorwasdal di Lapas Narkotika Langkat
Membahayakan, Kabel Jaringan Internet Dipasang di Tiang Listrik
Warga Kesulitan BBM, Armada Sawit Justru Menyerap Subsidi Secara Besar-besaran
Perkuat Sinergi, TRIBRATA TV Simalungun Bersilaturahmi dengan Manajemen PKS Bah Jambi
Polres Tebing Tinggi Monitoring SPBU, Pastikan Penyaluran BBM Tetap Kondusif
Penutupan MPLS di SMP Negeri 2 Adian Koting Berlangsung Akrab dan Ceria

Berita Lainnya

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:27 WIB

Tahun 2026, Asahan Kembali Dapat “Jatah” dari Kementrian PU Dirjen SDA

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:33 WIB

PTPN IV Regional I Kebun Sei Silau Belum Realisasikan Hak Pensiunan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:02 WIB

Perkuat Kinerja UPT Pemasyarakatan Langkat, Kakanwil Ditjenpas Sumut Lakukan Bintorwasdal di Lapas Narkotika Langkat

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:38 WIB

Membahayakan, Kabel Jaringan Internet Dipasang di Tiang Listrik

Sabtu, 18 Juli 2026 - 10:45 WIB

Warga Kesulitan BBM, Armada Sawit Justru Menyerap Subsidi Secara Besar-besaran

Berita Terbaru

Sulawesi Selatan

3 Pejabat Strategis Polres Takalar Resmi Berganti

Sabtu, 18 Jul 2026 - 22:25 WIB

Kriminal

Simpan Sabu dan Ganja, Petani di Karo Ditangkap

Sabtu, 18 Jul 2026 - 21:25 WIB