Gerakan “Gesit Nanam” Dicanangkan di Sitaro untuk Stabilkan Ketahanan Pangan dan Tekan Inflasi

- Editorial Team

Rabu, 13 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sitaro, TRIBRATA TV

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro meluncurkan Gerakan Sitaro Menanam atau yang disingkat sebagai “Gesit Nanam” sebagai upaya mendukung stabilitas ekonomi daerah serta memastikan ketersediaan pangan.

Pj Bupati Sitaro, Drs. Joi Eltiano Bernadin Oroh, menjelaskan bahwa gerakan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden dalam Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi Tahun 2022. Melalui kebijakan ini, pemerintah berharap dapat menekan inflasi sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

Gesit Nanam mengajak masyarakat Sitaro untuk menanam berbagai tanaman pangan seperti cabai, bawang merah, dan bawang putih di pekarangan rumah dan lahan kosong. Hal ini diharapkan dapat menciptakan ketahanan pangan di tingkat rumah tangga serta mengurangi ketergantungan pada bahan pangan yang berasal dari luar daerah.

“Program ini tidak hanya membantu ekonomi, tapi juga memperkuat swasembada pangan di Sitaro,” ungkap Oroh.

BACA JUGA  Polres Kepulauan Sitaro Gelar Operasi Keselamatan Samrat 2022

Kebijakan yang dituangkan dalam Surat Edaran Nomor 20 Tahun 2024 ini menegaskan peran seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan elemen masyarakat dalam mendukung gerakan tersebut. Seluruh ASN diinstruksikan untuk memanfaatkan pekarangan rumah mereka sebagai lahan produktif.

Selain itu, ASN juga diwajibkan mempublikasikan kegiatan tanam di media sosial untuk menumbuhkan minat publik, sekaligus membangun kebiasaan baru yang positif di masyarakat.

Untuk mendukung keberhasilan program ini, pemerintah juga menginstruksikan para camat, lurah, serta perangkat desa agar ikut serta dalam mengampanyekan pemanfaatan lahan kosong.

Mereka diharapkan dapat mengedukasi dan mendorong warga setempat untuk berpartisipasi aktif. “Kerja sama dan contoh dari para pemimpin daerah akan memberi dampak besar bagi kesuksesan program ini,” kata Oroh.

Lebih lanjut, Dinas Pendidikan juga diminta untuk mengajak sekolah-sekolah di wilayah tersebut agar memanfaatkan lahan pekarangan sebagai kebun sekolah. Dengan begitu, anak-anak sekolah dapat turut berkontribusi dan belajar secara langsung mengenai pentingnya ketahanan pangan dan pertanian mandiri sejak dini.

BACA JUGA  Menata Kepastian Tanah di Kawasan Hutan, Sitaro Perkuat Sinergi Lewat Sosialisasi Inver PPTPKH

“Ini sekaligus menjadi sarana edukasi bagi generasi muda tentang pentingnya pangan lokal dan kemandirian,” ujar Oroh.

Selain lahan pribadi, pemerintah daerah mendorong pengoptimalan lahan-lahan milik pemerintah kabupaten dan desa untuk ditanami tanaman pangan. Langkah ini dinilai penting untuk memperluas jangkauan dampak Gesit Nanam.

“Setiap jengkal lahan bisa diubah menjadi sumber pangan, ini semangat yang ingin kami bangun,” ungkap Oroh.

Dukungan masyarakat diharapkan menjadi kunci sukses dari Gesit Nanam. Selain itu, kehadiran program ini juga diharapkan dapat mengurangi ketergantungan Sitaro pada pangan dari daerah lain, menjaga stabilitas harga, dan meningkatkan daya beli masyarakat. Dengan gerakan ini, Sitaro optimis dapat membangun ketahanan pangan dan menghadapi tantangan ekonomi global yang kian kompleks.

BACA JUGA  Kadis Pendidikan Sitaro Menjadi Narasumber pada Rakor dan Sosialisasi Tahapan Pencalonan Pilkada 2024

Gesit Nanam menjadi salah satu bentuk inovasi daerah dalam menghadapi persoalan inflasi. Pemerintah berharap program ini mendapat dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat untuk mewujudkan ketahanan pangan yang tangguh di Kabupaten Kepulauan Sitaro.

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Tiga Hari Buron, Pelaku Penganiayaan Akhirnya Menyerahkan Diri: Polres Kepulauan Sitaro Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum
Kapolsek KP3 Tanjungwangi Respon Cepat Redam Kericuhan
Kapolda Riau Apresiasi Respons Cepat Jajaran Lalu Lintas dan Pemkot Pekanbaru Tangani Dampak Banjir
Polres Merangin dan Polsek Sungai Manau Berikan Pengamanan Ekstra pada Perhelatan MTQH Ke-52
Polres Lhokseumawe Gelar Nonton Bareng Final Piala Dunia 2026, Pererat Kebersamaan Bersama Masyarakat
Perkuat Sinergi Demi Kemajuan Daerah, Plt. Bupati Sitaro Satukan Forkopimda dalam Pertemuan Penuh Keakraban
Harmonisasi Dua Rancangan Perbup, Pemkab Sitaro Matangkan Tata Kelola Arsip dan Arah Pembangunan 2027
Temu Kangen Nelayan Jawa-Bali di Pantai Bulusan: Meriah dengan Lomba Perahu Layar

Berita Lainnya

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:13 WIB

Tiga Hari Buron, Pelaku Penganiayaan Akhirnya Menyerahkan Diri: Polres Kepulauan Sitaro Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:16 WIB

Kapolsek KP3 Tanjungwangi Respon Cepat Redam Kericuhan

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:22 WIB

Kapolda Riau Apresiasi Respons Cepat Jajaran Lalu Lintas dan Pemkot Pekanbaru Tangani Dampak Banjir

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:16 WIB

Polres Merangin dan Polsek Sungai Manau Berikan Pengamanan Ekstra pada Perhelatan MTQH Ke-52

Senin, 20 Juli 2026 - 07:00 WIB

Polres Lhokseumawe Gelar Nonton Bareng Final Piala Dunia 2026, Pererat Kebersamaan Bersama Masyarakat

Berita Terbaru