Sarolangun, TRIBRATA TV
Pembangunan drainase tertutup TYPE 1 di Kelurahan Limbur Tembesi kecamatan Bathin VIII, Sarolangun tepatnya di lingkungan pasar tradisional yang menggunakan sumber dana APBDP tahun 2025 dengan nilai kontrak Rp179.930.000, diduga dikerjakan asal-asalan. Pihak kontraktor pelaksana CV. Aksara Selaras Jaya diduga mengabaikan kualitas dan kuantitas bangunan, sehingga pekerjaan tersebut dipertanyakan.
Agus Irwansyah, Ketua Pemuda Limbur tembesi mengungkapkan material yang digunakan tidak memenuhi standar, campuran pasir, batu, dan air tidak seimbang dengan semen yang digunakan. Juga diduga tidak sesuai RAB.
Ia mengungkapkan kualitas bangunan diabaikan. Ia menilai drainase tertutup TYPE 1 tersebut diduga tidak sesuai dengan Spek sehingga dipertanyakan apakah spesifikasi pekerjaan sudah sesuai,
“Dilihat dari awal pengerjaan saja sudah ada polemik, dari spesifikasi sudah jadi tanda tanya kami, apakah sudah sesuai dengan RAB, lantai dasar bawah saja tidak disemen, untuk ketahanan bangunan drainase itu juga kami lihat tidak sesuai dengan spesifikasi tampak saat ini bangunan drainase yang sudah selesai dikerjakan beberapa Minggu ini saja, ada yang sudah rusak, lantai atas drainase sudah bolong, apa memang begini spek pekerjaannya?”, tanya Agus.
Dikatakannya perencanaan pembangunan drainase perlu dipertanyakan. Tidak adanya pembuangan air jika hujan sehingga air akan tergenang di dalam drainase.
“Pembuangan airnya kemana nanti, ini yang harus menjadi perhatian jika tak ada solusi dipastikan kedepan jalan ini akan digenangi oleh air. Dan drainase tertutup TYPE 1 dengan panjang lebih kurang 100 meter ini apakah sudah sesuai dengan spesifikasi, karena kami lihat baru beberapa minggu drainase pasar ini selsai di bangun sudah rusak (Bolong),” ujarnya.
Warga berharap pihak Kecamatan, Kelurahan dan Kontraktor pelaksana pekerjaan tersebut untuk mengcrosscek pembangunan drainase tersebut.
“Selaku warga Kelurahan Limbur Tembesi kami berharap ada perhatian yang serius dari pemerintah kecamatan dan kelurahan, turun ke lokasi pembangunan drainase, lihat secara langsung pekerjaan drainase tersebut sudah apakah Benar-benar layak. Dan ambil tindakan untuk perbaikan drainase yang sudah rusak, kami juga meminta kepada Inspektorat Kabupaten Sarolangun dan APH untuk usut tuntas dan mengaudit dana pembangunan drainase di pasar Limbur Tembesi”, harapnya
Media ini mengkonfirmasi langsung ke Kontraktor pelaksana CV. Aksara Selaras Jaya melalui WhatsAppnya untuk dimintai keterangan lebih lanjut
“Lah mil,” jawab singkat dari Saipul Anwar selaku kontraktor pelaksana. (Midah)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









