Sibolga, TRIBRATA TV – Wakil Ketua DPRD Sibolga Dr.(HC) Jamil Zeb Tumori,SH,M.AP,M.I.KOM berhasil memulangkan Julham Tanjung, seorang warga Sibolga dari jeratan sindikat perusahaan scammer (penipuan) on line di Kamboja.
“ Benar bang, saat ini Julham sudah diterbangkan dari Bandara Phnom Penh dan sedang transit di Bandara Changi Singapura untuk selanjutnya terbang menuju Bandara Kuala Namu Medan, “ kata Jamil melalui sambungan telephone seluler sambil mengirimkan bukti tiket pesawat , hari Rabu (12/11/2025) malam.
“ Ketika Allah memudahkan urusan tak akan ada yang menghalangi, pakai jalur khusus, “ lanjut Jamil.
Keberhasilan Jamil Zeb Tumori ini disambut bahagia pihak keluarga.
“ Alhamdulillah bang, berkat Pak Jamil , abang saya bisa pulang kembali ke Sibolga. Terima kasih Pak Jamil, “ kata Fepriana Tanjung yang merupakan adik kandung Julham Tanjung.
Sebelumnya, Jamil Zeb Tumori menerima pengaduan salah seorang warga terkait saudara laki laki mereka atas nama Julham Tanjung (23) warga Jalan Jati Gang Serasi diketahui dipekerjakan dan disiksa di Kamboja.
“ Adik perempuan Julham Tanjung mengadu kepada kami. Abangnya tertipu dan dipekerjakan di Kamboja di salah satu perusahaan scammer on line. Apabila tidak memenuhi target harian, pihak perusahaan akan memberikan hukuman 300 x skot jam (lompat jongko) , “ kata Jamil Zeb Tumori ke Tribrata TV, hari Rabu (11/12/2025) siang.
Jamil Zeb Tumori juga berhasil melakukan komunikasi melalui whatshaps kepada Julham Tanjung.
Dalam komunikasi chatingan tanggal 10 November 2021, Julham memohon maaf kepada Jamil karena lambat membalas. Julham mengaku diam diam melakukan chatingan karena kalau ketahuan akan di intimidasi pihak perusahaan scammer.
“ Paspor Julham ditahan pihak perusahaan. Dia (Julham) mengaku sudah satu bulan mencari cara agar bisa pulang ke Indonesia (Sibolga,red). Tetapi menurut Julham semua membutuhkan uang sementara dia tidak memiliki uang. Julham mengaku bekerja dari Jam 9 hingga Jam 12 malam, Istirahat hanya 1 jam . Kalau tidak bisa mencapai target akan mendapatkan hukuman 100 sampai 300 x scot jump, “ jelas Jamil yang dikenal selalu menjadi tempat pengaduan warga Sibolga.
Dari penjelasan Julham, Jamil Zeb Tumori memperoleh informasi, bahwa Julham awalnya diajak temannya bekerja di Malaysia. Pihak keluarga tidak mengetahui keberangkatan Julham ke Malaysia. Ternyata sesampai di Malaysia teman yang dituju tidak ada dan mengaku di Kamboja. Julham dibujuk untuk ke Kamboja dengan biaya teman nya. Karena tidak ada pilihan Julham menurutin rayuan dan tidak menyadari bahwa dirinya akan dipekerjakan disindikat scammer on line.
“ Julham saat ini berada di Provinsi Kandal Kota Chrey Them, Kamboja. Menurut pengakuannya karena pihak perusahaan sudah mengetahui viralnya kasusnya, dirinya sekarang di bawa jalan jalan dan dijanjikan akan diantar ke Bandara. Tetapi hingga saat ini, Julham masih ditangan mereka, “ kata Jamil.
Menyikapi situasi ini, Jamil Zeb Tumori bersama Fraksi Golkar diantaranya, Arhamuddin, Suryanti Sidabutar, Zunifati Ziliwu dan Herman Soni Saragih (PKS) bergerak cepat dengan mendatangi Kantor Balai Pelayanan Pelayanan Perlindungan Pekerja Mingran Indonesia (BP3MI) di Medan.
“ Respon dari Kementerian sangat baik dan kita ditemui langsung Kepala Balai BP3MI Sumatera Utara, Bapak Harold Hamonangan. Julham akan diupayakan secepatnya kembali ke Sibolga, “ jelas Jamil.
Melalui media Tribrata TV, Jamil juga berpesan kepada warga Sibolga khususnya para pemuda untuk tidak terlena dengan bujukan bekerja di Kamboja tanpa jalur resmi. (Agus Tanjung)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online









