Tak Ada Anggaran, Alasan Dinsos Labuhanbatu Tak Tangani Anak Jalanan

- Editorial Team

Jumat, 9 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Labuhanbatu, TRIBRATA TV

Zainuddin Harahap, Kepala Dinas (Kadis) Sosial Kabupaten Labuhanbatu membenarkan banyaknya anak-anak terlantar,anak-anak berjualan kerupuk, kaligrafi Arab dan meminta-minta khususnya seputaran Kota Rantauprapat, Kamis (8/9/2022).

Saat dikonfirmasi di kantornya, Zainuddin Harahap mengaku Dinsos tidak bisa berbuat banyak karena tidak mempunyai anggaran dan rumah rehap atau rumah singgah.

“Kami pernah coba anggarkan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Labuhanbatu pada tahun 2019 namun pada anggaran tahun 2020, kita dilanda wabah Covid-19 dan dana yang coba dianggarkan untuk pengadaan rumah singgah beralih untuk penanganan wabah Covid-19. Di tahun 2022 ini kami belum ada coba anggarkan kembali,” akunya.

BACA JUGA  Dinsos Kota Pematangsiantar 'Gedor' Kos-Kosan, 11 Pasangan Dibawa

Sejauh ini Dinsos belum pernah merehap atau menyerahkan anak-anak itu ke panti sosial karena Kabupaten Labuhanbatu tidak punya rumah rehap atau panti rehap sendiri. “Kalau kami mau menyerahkan ke panti asuhan pribadi seperti panti asuhan Namira kami tidak ada wewenang karena itu panti asuhan milik pribadi dan bukan milik pemerintah,” tambahnya.

Kalau soal rehap itu hanya ada di propinsi, kalau kami disini sifatnya hanya pemulangan karena kita belum punya rumah singgah atau rumah rehap dan kalaupun mau menyewa, dana kita untuk itu tidak ada, sejauh ini yang ada hanya anggaran pemulangan atau ongkos pemulangan dengan cara Dinsos Kabupaten dan dibantu petugas Kementrian Sosial yang ditempatkan di Kabupaten untuk mencari keluarganya dimana, jelas Zainuddin.

BACA JUGA  Diantar Ribuan Pendukung, Tigor Panusunan - Idlinsah Harahap Mendaftar ke KPU Labuhanbatu

Sejauh ini panti sosial yang kita punya hanya panti jompo dan kalau untuk rumah rehab untuk orang gila dan panti anak-anak terlantar kita belum punya. (Doni Syahputra)

BACA JUGA  Kapolres Labuhanbatu Hadiri Pelepasan Calon Jemaah Haji

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

‎9 Tahun Urus Izin Gereja GPT Tidak Keluar, Syarat Lengkap Pemko Medan Hanya Janji
Nama Kolonel Maludin Simbolon Resmi Diabadikan Jadi Nama Ruas Jalan Utama di Samosir
Polres Tebing Tinggi Sosialisasikan Tertib Berlalu Lintas di SMKN 1
Hari Kedua Penyaluran PIP di Kabupaten Samosir, Rapidin Datang ke Sekolah Terpencil
Buka Pendidikan Bintara Polri di SPN Hinai, Wakapolda Sumut Tekankan Moral, Integritas, dan Pelayanan
Memenuhi Unsur, Oknum Pengacara Tersangka di Polda Sumut ‎
Kapolres Tapanuli Utara Sambut Hangat Awak Media, Tegaskan Komitmen Kolaborasi dan Restorative Justice
PJS Sambut Kapolres Nias Selatan yang Baru, Dorong Sinergi Polisi dan Media

Berita Lainnya

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:25 WIB

‎9 Tahun Urus Izin Gereja GPT Tidak Keluar, Syarat Lengkap Pemko Medan Hanya Janji

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:31 WIB

Nama Kolonel Maludin Simbolon Resmi Diabadikan Jadi Nama Ruas Jalan Utama di Samosir

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:19 WIB

Polres Tebing Tinggi Sosialisasikan Tertib Berlalu Lintas di SMKN 1

Selasa, 21 Juli 2026 - 08:37 WIB

Hari Kedua Penyaluran PIP di Kabupaten Samosir, Rapidin Datang ke Sekolah Terpencil

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:27 WIB

Buka Pendidikan Bintara Polri di SPN Hinai, Wakapolda Sumut Tekankan Moral, Integritas, dan Pelayanan

Berita Terbaru