Polisi Tangkap 7 Penyerang Asrama Mahasiswa di Makassar

- Editorial Team

Rabu, 8 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, TRIBRATA TV

Tujuh pelaku penyerangan asrama mahasiswa di Makassar yang menyebabkan salah seorang mahasiswa mengalami putus tangan kirinya ditangkap polisi.

“Tujuh pelaku sudah kami tangkap, semuanya berstatus mahasiswa,”ujar Kapolda Sulsel Irjen Nana Sudjana saat jumpa pers di Mapolrestabes Makassar pada Selasa (7/12/2021) sore kemarin.

Tujuh tersangka masing-masing berinisial MD, Y, W, MA, MG, EKP dan ASS.

“Tersangka ini ada yang ditangkap di Kabupaten Bone, dan ada yang ditangkap di Kabupaten Luwu,”jelas Nana.

Kronologi penyerangan kata Nana, berawal pengeroyokan sejumlah mahasiswa Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Luwu (IPMIL) pada Ketua BEM Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar (UIM), Arham, pada Jumat 26 November 2021 malam.

BACA JUGA  PP PMKRI Kutuk Aksi Bom Bunuh Diri

Akibat penyerangan itu, Arham dilaporkan menderita luka berat, bahkan tangannya nyaris putus.

Tak terima dengan penyerangan tersebut, teman Arham sesama mahasiswa asal Kabupaten Bone melakukan aksi serangan balasan ke asrama mahasiswa IPMIL di Jalan Sungai Limboto, Makassar, pada Minggu 28 November 2021 dini hari.

Akibat penyerangan tersebut, seorang mahasiswa asal Kabupaten Luwu bernama Muhammad Abdul Said terputus tangan kiri, tepat di telapak tangannya.

“Saat penyerangan, Muhammad Abdul Said tidak bisa berbuat banyak karena yang menyerang ada sekitar 20an orang, dan teman Abdul Said lari menyelamatkan diri, ada yang ke kamar mandi,”jelas Nana.

Polisi kata Nana, juga berhasil mengungkap lima identitas mahasiswa yang menyerang duluan ke BEM Fakultas Pertanian, yang melukai Arham, yakni MA, MG, Y, W, dan MD.

BACA JUGA  Dicurigai Warga, Pencuri Mesin Robin Ditahan Polisi

Sementara yang menyerang balasan ke asrama IPMIL, yang menyebabkan Muhammad Abdul Said terputus tangannya, berinisial EKP dan ASS.

Tak terima asramanya diserang, mahasiswa IPMIL kembali melakukan serangan balasan ke asrama KEPMI Bone di Jalan Sungai Limboto. Serangan tersebut menyebabkan asrama KEPMI Bone terbakar namun tak ada korban jiwa karena asrama dalam keadaan kosong pada saat serangan balasan terjadi.

Nana juga menjelaskan, yang menyerang asrama mahasiswa IPMIL sebanyak, 21 orang. Sementara yang melakukan serangan balasan ke asrama KEPMI Bone sedikitnya melibatkan 40 orang. Polisi kini masih memburu para pelaku yang belum menyerahkan diri.

BACA JUGA  Wujud Kepedulian, Kapolsek Marbo Jenguk Anggota yang Sakit

“Baru tujuh orang yang tertangkap, masih ada puluhan lainnya yang masih dalam pengejaran, kami harap mereka menyerahkan diri,” kunci Nana. (Mul/r)

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

DPD GWI Sumut Kecam Hotman Paris: Pernyataannya Rendahkan Profesi Wartawan
Tersangka Pengerusakan dan Pembakaran Dilimpahkan ke Kejari Simeulue
Dirres PPA dan PPO Polda Sumut Koordinasi dengan USU, Dorong Korban Dugaan Pelecehan Seksual Segera Melapor
Polres Kampar Ungkap PETI di Gunung Sahilan: 2 Terduga Diamankan, 12 Rakit Dimusnahkan
Polres TTS Gelar Rekonstruksi Kasus Penganiayaan Berat di Bena
Diduga Tambang Pasir Ilegal Masih Beroperasi di Sipoholon, Warga Minta Pemkab Tapanuli Utara Bertindak
Kuasa Hukum Bantah Bupati Gowa Tolak Berikan Keterangan di Sidang Pansus Angket
Sidang Gugatan Perdata di PN Medan, Ketua Majelis Dinilai Tidak Objektif dan Bepihak

Berita Lainnya

Minggu, 19 Juli 2026 - 19:12 WIB

DPD GWI Sumut Kecam Hotman Paris: Pernyataannya Rendahkan Profesi Wartawan

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:15 WIB

Tersangka Pengerusakan dan Pembakaran Dilimpahkan ke Kejari Simeulue

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:22 WIB

Dirres PPA dan PPO Polda Sumut Koordinasi dengan USU, Dorong Korban Dugaan Pelecehan Seksual Segera Melapor

Kamis, 16 Juli 2026 - 06:29 WIB

Polres Kampar Ungkap PETI di Gunung Sahilan: 2 Terduga Diamankan, 12 Rakit Dimusnahkan

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:17 WIB

Polres TTS Gelar Rekonstruksi Kasus Penganiayaan Berat di Bena

Berita Terbaru

Sumatera Utara

SPN Hinai Polda Sumut Terima 103 Casis

Minggu, 19 Jul 2026 - 20:03 WIB