Pedagang Pakaian Pasar Horas Keluhkan Daya Beli Masyarakat Rendah

- Editorial Team

Senin, 8 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pematangsiantar, TRIBRATA TV

Dua hari menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H, situasi Pasar Horas Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara terlihat sepi. Padahal biasanya, lebaran menjadi momen para pedagang mencari untung besar.

Berdasarkan pantauan,Senin (8/4/2024) siang, lorong sepanjang jalan pedagang pakaian di Pasar Horas terlihat lengang. Para pedagang hanya terlihat duduk sembari menawarkan dagangannya kepada masyarakat yang lalu lalang.Kondisi ini pun dikeluhkan para pedagang pakaian.

Mereka menduga beralihnya pembeli berbelanja di pasar online atau daring menjadi pemicu. Hal ini membuat warga enggan berbelanja di pasar tradisional.

BACA JUGA  Kapolres Pelabuhan Belawan Bagi Paket Lebaran

“Harga pakaian masih stabil tapi kebanyakan beralih ke online,jadi Pasar Horas ini sepi,”ungkap salah seorang pedagang bermarga Pangaribuan (57).

Ia pun mengaku sempat kebingungan dengan kondisi ini karena sulit balik modal sebab untuk menjual pakaian butuh modal besar.

Keluhan serupa juga disampaikan Boru Sinaga (40). Ia menyebutkan kondisi sepinya pembeli di Pasar Horas sejak Covid-19 lalu. Selain itu Boru Sinaga juga menuding menjamurnya toko online serta daya beli masyarakat yang lemah

BACA JUGA  570 Kg Mie Berformalin Disita BBPOM Medan dari Kota Pematang Siantar

“Ramadhan tahun ini jauh berkurang, ekonomi tidak stabil,sudah gitu pengaruh penjualan secara online dan harga bahan pokok yang tidak menentu,”ungkapnya

Namun Boru Sinaga mengaku masih bertahan berjualan meskipun kondisi sepi. Ia juga mengaku sudah tidak bisa lagi berharap untung banyak.

“Yang penting ada uang untuk memutar modal beli pakaian saja sudah sangat bersyukur,”ucapnya.

Ia juga berharap pemerintah dapat memberikan solusi kepada para pedagang konvensional.

BACA JUGA  Jelang Mudik,Jalan di Simalungun Rusak dan Minim Penerangan

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Bupati Nias Selatan Tegaskan Ketidakhadiran Sudah Seizin Gubernur: “Saya Sudah Minta Izin dan Beliau Memaklumi”
Aksi Jilid II, SPPPLU Ancam Hadang Truk CPO PT HPP Tak Bisa Tunjukkan Kelengkapan Dokumen Bongkar Muat
Perkuat Sinergitas, Karutan Tarutung dan Jajaran Silaturahmi ke Polres Tapanuli Utara
‎Gereja Ditutup Paksa Pakai Seng Lalu Jemaat Bongkar, Pendeta Malah di Laporkan ke Polisi
Petani Simalungun Minta Penyaluran Pupuk Subsidi Melalui Ketua Kelompok Tani
Polsek Torgamba Salurkan Bantuan Sosial kepada 10 Lansia di Desa Aek Batu
Perang Melawan Narkoba, Rutan Tanjung Pura Gagalkan Upaya Penyelundupan Sabu
Bupati Humbahas dan DPRD Sepakati Dua Ranperda Strategis demi Tata Kelola Pemerintahan yang Lebih Baik

Berita Lainnya

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:41 WIB

Bupati Nias Selatan Tegaskan Ketidakhadiran Sudah Seizin Gubernur: “Saya Sudah Minta Izin dan Beliau Memaklumi”

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:47 WIB

Aksi Jilid II, SPPPLU Ancam Hadang Truk CPO PT HPP Tak Bisa Tunjukkan Kelengkapan Dokumen Bongkar Muat

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:30 WIB

Perkuat Sinergitas, Karutan Tarutung dan Jajaran Silaturahmi ke Polres Tapanuli Utara

Jumat, 24 Juli 2026 - 06:34 WIB

‎Gereja Ditutup Paksa Pakai Seng Lalu Jemaat Bongkar, Pendeta Malah di Laporkan ke Polisi

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:10 WIB

Petani Simalungun Minta Penyaluran Pupuk Subsidi Melalui Ketua Kelompok Tani

Berita Terbaru