Potensi Besar Maluku Integrated Port Dinilai Terancam Gagal, Publik Minta Pemerintah Transparan

- Editorial Team

Minggu, 7 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Ambon, TRIBRATA TV

Proyek Strategis Nasional Maluku Integrated Port (MIP) kembali menjadi sorotan publik setelah pengamat kebijakan publik W. Tomson menilai bahwa megaproyek tersebut berpotensi gagal direalisasikan jika tidak ada langkah konkrit dari pemerintah pusat maupun daerah.

MIP yang digadang-gadang menjadi pusat logistik dan gerbang ekonomi baru di Kawasan Timur Indonesia dinilai menghadapi ancaman serius, terutama pada aspek pendanaan dan rendahnya ekosistem bisnis yang mendukung.

Menurut W. Tomson, kondisi ekonomi nasional saat ini membuat APBN tidak lagi mampu menanggung proyek sebesar MIP, mengingat pemerintah pusat sedang memprioritaskan anggaran untuk sektor fundamental seperti infrastruktur dasar, pendidikan, dan kesehatan.

BACA JUGA  Natal Kristus Polda Maluku 2025, Kapolda Ajak Personel Perkuat Toleransi dan Integritas

Pemerintah Provinsi Maluku sebenarnya telah menyiapkan titik lokasi pembangunan dan membuka peluang pendanaan alternatif, seperti Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) serta investasi swasta. Namun, hingga saat ini, minat investor dinilai masih sangat rendah.

“Nilai keekonomian proyek belum jelas, ditambah daya serap dan daya beli masyarakat Maluku yang masih rendah. Ini membuat investor ragu untuk masuk,” jelas Tomson.

 

Sebelumnya, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa telah melakukan pertemuan dengan Menko Infrastruktur dan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, untuk meminta dukungan pusat terkait kelanjutan MIP. Namun hasil pembahasan tersebut belum memberikan kepastian.

BACA JUGA  Kapolda Maluku Hadiri Rakor Lintas Sektoral Bersama Menko Polhukam Secara Virtual, Pastikan Nataru Aman

Publik juga mempertanyakan efektivitas penandatanganan MOU penjaringan investor yang dilakukan di Osaka, Jepang. Masyarakat meminta Gubernur menjelaskan secara terbuka perkembangan dan rencana nyata pemerintah mengenai MIP.

DPRD Provinsi Maluku pun diharapkan mengambil peran dengan meminta klarifikasi resmi agar proses pembangunan PSN tersebut berjalan transparan dan akuntabel.

“Publik menunggu komitmen nyata Pemerintah Provinsi Maluku sesuai visi-misi Lawamena. Jangan biarkan proyek sebesar ini hanya menjadi wacana tanpa perkembangan,” ujarnya.

Hingga kini, informasi terbaru mengenai kelanjutan PSN MIP masih minim, sehingga menimbulkan kekhawatiran bahwa proyek besar ini semakin jauh dari harapan. (M. Marasabessy)

BACA JUGA  Banda Heritage Festival 2025: Simbol Kebangkitan Pariwisata Maluku dalam Sorotan Nasional

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Mengawal Kritik dengan Nurani, Menghargai Pengabdian BPBD di Tengah Ujian Bencana
Saat Kertas Administrasi Kalah Oleh Perut Lapar, Membaca Makna di Balik Senyum Warga Aceh Tamiang
Jalanan Panas, Ekonomi Tertekan: Siapa Bermain di Balik Gelombang Demonstrasi?”
Kemanusiaan yang Kalah oleh Kertas, Mengapa Dana Banjir Aceh Tamiang Macet di Labirin Birokrasi Jakarta?
Mencuci Uang di Negeri Sendiri
JKA di Persimpangan Jalan, Kemenangan Aspirasi Publik atau Sekadar Penundaan Krisis Anggaran?
JKA di Persimpangan Jalan, Antara Efisiensi Anggaran dan Pengkhianatan Mandat Rakyat
Refleksi Peringatan Hari Buruh Nasional Dalam Konteks Profesi Jurnalisme

Berita Lainnya

Senin, 20 Juli 2026 - 09:41 WIB

Mengawal Kritik dengan Nurani, Menghargai Pengabdian BPBD di Tengah Ujian Bencana

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:42 WIB

Saat Kertas Administrasi Kalah Oleh Perut Lapar, Membaca Makna di Balik Senyum Warga Aceh Tamiang

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:24 WIB

Jalanan Panas, Ekonomi Tertekan: Siapa Bermain di Balik Gelombang Demonstrasi?”

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:10 WIB

Kemanusiaan yang Kalah oleh Kertas, Mengapa Dana Banjir Aceh Tamiang Macet di Labirin Birokrasi Jakarta?

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:33 WIB

Mencuci Uang di Negeri Sendiri

Berita Terbaru