Banda Heritage Festival 2025: Simbol Kebangkitan Pariwisata Maluku dalam Sorotan Nasional

- Editorial Team

Kamis, 27 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Neira Malteng, TRIBRATA TV

Wakil Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Brigjen Pol Imam Thobroni, S.I.K., M.H, memberikan apresiasi atas pelaksanaan Banda Heritage Festival 2025 yang dibuka secara resmi oleh Menteri Dalam Negeri RI, Jenderal Polisi (Purn) Prof. Dr. M. Tito Karnavian, Ph.D. Ia juga menyatakan dukungan penuh terhadap penetapan Kota Neira Lama sebagai Kawasan Cagar Budaya.

Apresiasi tersebut disampaikan Wakapolda saat menghadiri pembukaan festival yang dipusatkan di Istana Mini, Banda Naira, Kabupaten Maluku Tengah, Rabu (26/11/2025) malam.

Festival tahun ini mengusung tema “Nafas Budaya, Jejak Sejarah, Pesona Alam” yang turut dihadiri Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Forkopimda, dan berbagai lembaga serta pemangku kepentingan lainnya.

Wakapolda: Keamanan Jadi Kunci Majunya Pariwisata Banda

Dalam keterangannya, Brigjen Imam Thobroni mengatakan bahwa Kepulauan Banda memiliki daya tarik luar biasa, mulai dari sejarah perdagangan rempah dunia hingga keindahan alam yang memikat wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Kami menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Banda Heritage Festival Tahun 2025 dan mendukung penuh ditetapkannya Kota Neira Lama sebagai kawasan cagar budaya,” ujarnya

Terian Perang

Ia menegaskan bahwa keamanan menjadi faktor utama yang harus dijaga seluruh elemen masyarakat untuk mendukung perkembangan pariwisata Banda.

BACA JUGA  Heritage Festival Banda: Polda Maluku Pastikan Fun Run Budaya Berlangsung Aman dengan Pengamanan Humanis

“Mari kita sama-sama menjaga situasi kamtibmas agar wisatawan yang datang merasa nyaman menikmati keindahan daerah ini. Keamanan juga berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat,” harap Wakapolda.

Gubernur Maluku bersama Wakapolda Maluku

Banda, Poros Awal Peradaban Nusantara

Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir, dalam sambutannya menyebut Banda sebagai kawasan yang memiliki nilai sejarah, budaya, dan alam yang penting bagi Indonesia maupun dunia.

“Banda adalah poros awal peradaban Nusantara dalam peta global. Keindahan alam, sejarah perdagangan rempah dunia, dan warisan kolonial menjadikan Banda satu mahakarya sejarah bangsa,” kata Bupati.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mempercepat penetapan Banda sebagai Kawasan Strategis Nasional, serta memohon dukungan Mendagri dan Gubernur Maluku.

Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung festival, sekaligus meminta maaf atas keterbatasan fasilitas penginapan dan infrastruktur di Banda yang masih dalam tahap pembenahan.

 

Gubernur Maluku: Banda Pusat Peradaban Rempah Dunia

Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menambahkan bahwa festival ini bukan hanya perayaan budaya, tetapi bentuk komitmen kolektif untuk menjaga dan mempromosikan warisan sejarah Banda yang bernilai universal.

BACA JUGA  Ketua TP-PKK Kepulauan Sitaro Perjuangkan Status Kampung dan Posyandu di Kemendagri

“Banda bukan sekadar gugusan pulau, tetapi pusat peradaban rempah dunia. Kisah pertukaran Pulau Run dan Manhattan tahun 1667 menjadi bukti posisi strategis Banda dalam sejarah global,” ujarnya.

Wakapolda Maluku dan Tamu undangan

Ia juga menguraikan empat rangkaian utama festival:

  • Lomba Belang/Kora-Kora
  • Tarian Perang
  • Makan Pacita
  • Karnaval Budaya

Gubernur memastikan bahwa Pemprov Maluku berkomitmen menjadikan Banda Heritage Festival sebagai agenda budaya tahunan berskala nasional bahkan internasional.

Penetapan Cagar Budaya dan Pujian Mendagri Untuk Keindahan Banda

Puncak acara ditandai dengan penandatanganan prasasti penetapan Kota Neira Lama seluas 77 hektare sebagai Kawasan Cagar Budaya Banda oleh Mendagri dan Bupati Maluku Tengah. Mendagri juga menyerahkan sertifikat HAKI serta menerima buku “Banda Neira” dan “Des Alwi”.

Dalam sambutannya, Mendagri Tito Karnavian memuji keindahan Banda, terutama kekayaan bawah lautnya.

“Saya melihat langsung terumbu karang yang sangat utuh, ikan-ikannya besar-besar, dan air lautnya jernih. Banda memiliki potensi pariwisata internasional,” ujar Mendagri.

Ia juga menyinggung pentingnya perhatian lebih terhadap isu stunting dan infrastruktur, meski Banda dianugerahi sumber protein laut yang melimpah.

BACA JUGA  Terus Berbenah dan Semakin Baik, ProDem Tolak Polri di Bawah Kemendagri

Mendagri menegaskan bahwa pengembangan pariwisata merupakan sektor unggulan yang ramah lingkungan dan berdampak langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat.

Mengutip pesan Sutan Sjahrir, Mendagri kembali menegaskan nilai penting Banda:

“Jangan mati sebelum ke Banda.”

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian membuka Vestival Banda Heritage  Deng menabuh tifa

Acara pembukaan kemudian ditandai dengan pemukulan alat musik tradisional Lot-Lot/Tifa oleh Mendagri.

Atraksi Budaya dan Pengamanan Kegiatan

Rangkaian pembukaan festival dimeriahkan oleh Tarian Cakalele, Tarian Maruka Adat Namaswar, serta peninjauan pameran negeri, UMKM, dan literasi budaya oleh Mendagri bersama rombongan.

Polda Maluku juga memastikan pengamanan berjalan optimal dengan menempatkan personel pada titik-titik strategis demi kelancaran seluruh agenda festival. (Ali Hasan)

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Proyek Revitalisasi SMPN 44 Medan Biaya 3,1 M Tidak Transparan, Dana BOS Dipertanyakan ‎
‎Presiden Prabowo Copot Kepala BGN dan 2 Wakilnya
Warga Medan Meninggal Tenggelam di Bukit Lawang
Guru di Pamekasan Rasakan Dampak TPG bagi Kesejahteraan dan Pembelajaran
Wisatawan 63 Tahun Meninggal Usai Alami Kejang di Area Parkir Pantai Drini
‎Sadis, 50 Orang Suruhan GS Culik dan Bacok Adik Anggota TNI
Petani di Karo Dibunuh 2 Pria, Jasad Dibuang di Bawah Jembatan Pancur Batu
Bus PO Palala Padang-Jakarta Terbakar di Muba, 38 Penumpang Selamat

Berita Lainnya

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:11 WIB

Proyek Revitalisasi SMPN 44 Medan Biaya 3,1 M Tidak Transparan, Dana BOS Dipertanyakan ‎

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:49 WIB

‎Presiden Prabowo Copot Kepala BGN dan 2 Wakilnya

Senin, 1 Juni 2026 - 18:35 WIB

Warga Medan Meninggal Tenggelam di Bukit Lawang

Senin, 1 Juni 2026 - 14:42 WIB

Guru di Pamekasan Rasakan Dampak TPG bagi Kesejahteraan dan Pembelajaran

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:57 WIB

Wisatawan 63 Tahun Meninggal Usai Alami Kejang di Area Parkir Pantai Drini

Berita Terbaru

error: Content is protected !!