Harda Kiswaya: Beasiswa Sleman Pintar Bukan Sekadar Kuliah Gratis, tetapi Investasi Masa Depan

- Editorial Team

Minggu, 5 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sleman,TRIBRATA.TV – Pemerintah Kabupaten Sleman terus memperkuat strategi pengentasan kemiskinan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia. Salah satu langkah yang kini dipercepat adalah Program Beasiswa Sleman Pintar, yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa dari keluarga kurang mampu untuk menempuh pendidikan tinggi sekaligus memperoleh pengalaman kerja melalui program magang berbasis industri.

Komitmen tersebut kembali ditegaskan dalam kegiatan Sosialisasi Beasiswa Sleman Pintar yang digelar di Ruang Seminar Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY), Minggu (5/7/2026). Kegiatan ini dihadiri Bupati Sleman Harda Kiswaya, Wakil Bupati Sleman selaku Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kabupaten Sleman, jajaran pimpinan UTY, calon mahasiswa penerima beasiswa, serta para orang tua atau wali mahasiswa.

Dalam kesempatan itu, Bupati Sleman Harda Kiswaya menegaskan bahwa Program Beasiswa Sleman Pintar merupakan bentuk investasi jangka panjang pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendidikan.

“Program ini bukan sekadar memberikan bantuan biaya kuliah, tetapi membuka kesempatan bagi anak-anak Sleman untuk mengubah masa depannya. Karena itu, saya memohon kepada para orang tua agar benar-benar mendampingi dan mengawasi proses belajar putra-putrinya. Tolong dipantau dan terus dimotivasi. Tidak semua anak mendapatkan kesempatan berharga seperti ini,” ujar Harda.

Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Sleman bersama DPRD akan terus berupaya menjaga keberlangsungan program tersebut melalui optimalisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Kami akan terus memperjuangkan agar program ini tetap berjalan. Dana yang berasal dari masyarakat kami kembalikan lagi kepada masyarakat dalam bentuk akses pendidikan. Saya berharap anak-anak penerima beasiswa memiliki komitmen kuat untuk belajar, berprestasi, dan menyelesaikan kuliah tepat waktu,” katanya.

Untuk memotivasi para mahasiswa, Harda juga membagikan pengalaman hidupnya yang berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi. Menurutnya, kondisi tersebut justru menjadi penyemangat untuk bekerja keras dan meraih pendidikan yang lebih baik.

Sementara itu, Wakil Bupati Sleman menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sleman menerapkan tiga strategi utama dalam percepatan penanggulangan kemiskinan.

Strategi pertama ialah memberikan perlindungan sosial bagi masyarakat miskin nonproduktif, seperti lanjut usia dan penyandang penyakit kronis. Strategi kedua adalah meningkatkan keterampilan masyarakat usia produktif agar mampu memperoleh pekerjaan dan meningkatkan pendapatan. Adapun strategi ketiga difokuskan pada upaya memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui Program Beasiswa Sleman Pintar.

“Berdasarkan data empiris, anak dari keluarga miskin berpotensi mewarisi kondisi ekonomi orang tuanya apabila akses pendidikan tidak diperkuat. Karena itu, pendidikan menjadi instrumen paling efektif untuk memutus rantai kemiskinan. Melalui program ‘Satu Keluarga Miskin Satu Sarjana’, Pemerintah Kabupaten Sleman membiayai biaya pendidikan sehingga orang tua tidak lagi terbebani. Tugas mahasiswa adalah belajar sungguh-sungguh, berprestasi, dan lulus tepat waktu,” jelasnya.

Lebih lanjut, Wakil Bupati menilai kerja sama dengan UTY menjadi salah satu keunggulan Program Sleman Pintar. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya memperoleh pembelajaran di ruang kuliah, tetapi juga mendapatkan pengalaman nyata melalui magang industri yang terintegrasi dengan proses akademik.

“Dunia kerja membutuhkan lulusan yang memiliki kompetensi sekaligus pengalaman. Karena itu, kami mendorong mahasiswa untuk belajar langsung di industri agar setelah lulus mereka lebih siap memasuki pasar kerja, bahkan memiliki peluang memperoleh penghasilan sejak masih kuliah,” ujarnya.

Di sisi lain, pihak Universitas Teknologi Yogyakarta menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh pelaksanaan Program Beasiswa Sleman Pintar. Melalui sistem pembelajaran yang dipadukan dengan praktik industri, UTY berupaya menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

Kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Sleman, perguruan tinggi, orang tua, dan dunia usaha tersebut dinilai menjadi model pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan. Pemerintah menyediakan pembiayaan pendidikan, perguruan tinggi memastikan kualitas pembelajaran, orang tua memberikan pendampingan moral, sedangkan dunia usaha membuka ruang pembelajaran sekaligus peluang kerja bagi mahasiswa.

Keberhasilan model tersebut mulai mendapat perhatian di tingkat nasional. Program Sleman Pintar memperoleh apresiasi dari pemerintah pusat dan menjadi salah satu bahan pembelajaran dalam kunjungan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) ke UTY untuk mempelajari implementasi skema magang berbasis industri yang diterapkan dalam program tersebut.

Pada akhir kegiatan, peserta menyaksikan video dokumentasi serta testimoni mahasiswa penerima Beasiswa Sleman Pintar angkatan sebelumnya yang berhasil meraih berbagai prestasi akademik maupun nonakademik. Pengalaman mereka menunjukkan bahwa keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang untuk meraih pendidikan tinggi, meningkatkan kompetensi, dan mewujudkan masa depan yang lebih baik.(Dik.)

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Bocah 8 Tahun Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Bantul saat Cuci Kaki, Tim SAR Masih Lakukan Pencarian
Kirab Passing Out Capaja AAU 2026 Meriahkan Malioboro, Danrem 072/Pamungkas Turut Hadir
Aktivitas Gunung Merapi Hari Ini: BPPTKG Catat 22 Gempa Hybrid dan 12 Kali Guguran Lava
PLTMH Kedungrong Kulon Progo Tetap Nyala Saat Pemadaman Bergilir, Warga Nikmati Listrik Murah Sejak 2012
150 Warga Ikuti Donor Darah MTA Pakem dan RSA UGM, Bupati Sleman Beri Apresiasi
Tukang Becak Meninggal di Jalan Ahmad Dahlan Jogja, Polisi Selidiki Identitas Korban
Gunung Merapi Keluarkan Guguran Awan Panas, Material Meluncur ke Hulu Kali Boyong dan Krasak
Kecelakaan Maut  di Depan Alfamart Berbah, Korban Diduga Meninggal Dunia

Berita Lainnya

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:55 WIB

Bocah 8 Tahun Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Bantul saat Cuci Kaki, Tim SAR Masih Lakukan Pencarian

Minggu, 5 Juli 2026 - 18:40 WIB

Harda Kiswaya: Beasiswa Sleman Pintar Bukan Sekadar Kuliah Gratis, tetapi Investasi Masa Depan

Minggu, 5 Juli 2026 - 12:00 WIB

Kirab Passing Out Capaja AAU 2026 Meriahkan Malioboro, Danrem 072/Pamungkas Turut Hadir

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:00 WIB

Aktivitas Gunung Merapi Hari Ini: BPPTKG Catat 22 Gempa Hybrid dan 12 Kali Guguran Lava

Minggu, 5 Juli 2026 - 07:59 WIB

PLTMH Kedungrong Kulon Progo Tetap Nyala Saat Pemadaman Bergilir, Warga Nikmati Listrik Murah Sejak 2012

Berita Terbaru