Sleman,TRIBRATA.TV – Pemerintah Kabupaten Sleman mengapresiasi kolaborasi Majelis Tafsir Al-Quran (MTA) Cabang Pakem dan Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM dalam menyelenggarakan aksi donor darah sebagai upaya membantu memenuhi kebutuhan stok darah sekaligus memperkuat gerakan kemanusiaan di masyarakat. Kegiatan tersebut digelar di Gedung MTA Cabang Pakem, Sabtu (4/7/2026), dan diikuti sekitar 150 peserta.
Selain menggelar aksi donor darah, MTA Cabang Pakem dan RSA UGM juga menandatangani nota kesepahaman (MoU) sebagai bentuk komitmen bersama dalam pengembangan program pelayanan kesehatan dan kegiatan kemanusiaan.

Bupati Sleman, Harda Kiswaya, yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada kedua lembaga atas inisiatif membangun kolaborasi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Menurutnya, kebutuhan darah di Kabupaten Sleman masih memerlukan dukungan dari berbagai pihak sehingga gerakan donor darah perlu terus digalakkan.
“Semoga ini menjadi amal baik bagi kita semua. Saya yakin gerakan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat luas. Ini amal jariyah untuk panjenengan semua,” kata Harda.
Ia berharap sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan institusi pelayanan kesehatan dapat terus diperkuat sehingga mampu menghadirkan lebih banyak kegiatan sosial yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua Panitia sekaligus perwakilan MTA Cabang Pakem, Warimin, mengatakan bahwa kegiatan donor darah merupakan bentuk nyata dakwah yang tidak hanya diwujudkan melalui kajian keagamaan, tetapi juga melalui aksi sosial yang memberi manfaat bagi sesama.
Menurutnya, semangat tersebut sejalan dengan sabda Rasulullah yang menyebutkan bahwa sebaik-baik manusia adalah mereka yang paling bermanfaat bagi orang lain.
“Tercatat kurang lebih 150 orang berpartisipasi dalam aksi donor darah yang diselenggarakan MTA Cabang Pakem bersama RSA UGM,” ungkap Warimin.
Ia menambahkan, antusiasme masyarakat yang tinggi menjadi bukti bahwa kepedulian sosial masih tumbuh kuat di tengah masyarakat. Oleh karena itu, MTA berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak pihak.
Di sisi lain, perwakilan RSA UGM, dr. Donitra Arby Wardhana, menegaskan bahwa penandatanganan kerja sama tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah awal untuk memperkuat kolaborasi dalam bidang pelayanan kesehatan.
Menurutnya, sebagai rumah sakit pendidikan, RSA UGM memiliki tanggung jawab untuk tidak hanya memberikan pelayanan medis, tetapi juga membangun kemitraan dengan berbagai elemen masyarakat dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
“Kegiatan ini sejalan dengan visi dan misi RSA UGM sebagai rumah sakit pendidikan. RSA UGM tidak hanya berfokus pada pelayanan medis, tetapi juga aktif membangun jejaring dan kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat. Ke depan, kami berharap kolaborasi ini tidak berhenti pada donor darah saja, melainkan terus berkembang ke berbagai program kesehatan lainnya,” ujar Donitra.
Melalui kolaborasi tersebut, MTA Cabang Pakem dan RSA UGM berharap sinergi yang telah terjalin dapat menjadi fondasi untuk menghadirkan berbagai program kesehatan, edukasi, dan kegiatan kemanusiaan yang mampu memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Sleman.(Dik.)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online




















