Kapolres Sanggau Ikuti Evaluasi Program Strategis Polda Kalbar

- Editorial Team

Jumat, 4 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sanggau, TRIBRATA TV

Untuk memperkuat upaya Polri mendukung ketahanan pangan nasional, Kapolres Sanggau AKBP Sudarsono bersama jajaran mengikuti Zoom Meeting Evaluasi Program Ketahanan Pangan yang diselenggarakan oleh Polda Kalbar, Kamis (3/7/2025). Kegiatan dilaksanakan di Ruang Vicon Polres Sanggau dan turut diikuti oleh para pejabat utama (PJU), para Kapolsek jajaran, serta perwira staf.

Rapat virtual tersebut dipimpin Wakapolda Kalbar Brigjen Pol Roma Hutajulu dan turut dihadiri Irwasda Polda Kalbar Kombes Pol Sigit Jatmiko, Karo Ops Polda Kalbar Kombes Pol Asep Saepudin dan para pejabat utama lainnya.

Agenda utama rapat membahas perkembangan dan evaluasi pelaksanaan Program Ketahanan Pangan yang digagas oleh Polri sebagai bentuk konkret mendukung kebijakan nasional dalam menghadapi tantangan pangan global.

Dalam laporannya, Karo SDM Polda Kalbar Kombes Pol F. Guntur Sunoto memaparkan berbagai kendala teknis di lapangan yang dihadapi oleh jajaran dalam pelaksanaan program tanam jagung.

Salah satu isu utama adalah kondisi tanah gambut di beberapa wilayah yang mengandung zat asam tinggi serta curah hujan yang tinggi, menyebabkan rendahnya tingkat keberhasilan tumbuh tanaman jagung yang hanya mencapai 60 persen. Serangan hama seperti ulat dan jamur turut memperburuk kondisi ini.

BACA JUGA  Hadiri Perayaan Natal Ouikumene, Kapolda Kalbar Ajak Jaga Persatuan dan Kesatuan

Dijelaskan pula penanaman ulang secara serentak akan dilakukan pada lahan perhutanan sosial sebagai bentuk pemulihan dan optimalisasi produktivitas. Kegiatan tersebut dijadwalkan pada Rabu, 9 Juli 2025 mendatang, sebagai bagian dari target swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah pusat dan ditindaklanjuti oleh Polda Kalbar.

Selain itu, terdapat potensi lahan di wilayah PT Inhutani Kabupaten Melawi seluas 5.000 hektare, yang setelah dilakukan verifikasi, hanya 260,4 hektare yang layak tanam, karena sisanya merupakan kawasan lindung atau rawa.

Potensi lainnya datang dari LPHD Desa Nusa Kenyikap dengan luas area 3.690 hektare, namun kendala topografi dan permasalahan sosial membatasi area yang dapat ditanami.

Program ini turut didorong melalui kolaborasi antara Polda Kalbar dengan sektor swasta. Pada 30 Juni 2025, telah dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk dan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. Kerja sama ini untuk meningkatkan produktivitas dan sinergitas dalam pengelolaan pertanian jagung serta penyerapan hasil panen.

BACA JUGA  Polres Sanggau Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Kapuas 2023

Sementara Wakapolda menegaskan strategi menghadapi Kuartal III dan IV 2025. Di antaranya adalah penanaman kembali lahan yang telah dipanen serta pembukaan lahan baru melalui land clearing untuk mengoptimalkan produksi. Selain itu, program inovatif “Sijali” (Singkong, Jagung, Kedelai) diperkenalkan sebagai strategi penguatan sektor pertanian nasional berbasis komoditas unggulan Kalimantan Barat.

Dalam arahannya, Wakapolda meminta seluruh jajaran untuk serius mempersiapkan Kuartal III dan IV, serta mengawal secara ketat pelaksanaan Inpres No. 10 Tahun 2025 tentang Ketahanan Pangan.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi dengan pihak swasta, pengembangan komoditas lokal, pelaporan kendala secara berkala, serta pemanfaatan sistem digital monitoring milik Polda Kalbar.

Kapolres Sanggau AKBP Sudarsono, dalam keterangannya seusai kegiatan, menyampaikan komitmennya dalam mendukung penuh program ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Sanggau.

“Kami dari Polres Sanggau siap menindaklanjuti arahan dari pimpinan dan terus mendorong keterlibatan semua pihak, baik dari masyarakat, TNI, pemerintah daerah maupun pelaku usaha, agar program ketahanan pangan berjalan optimal. Kami juga berupaya menyinergikan potensi lahan yang ada untuk ditanami, serta mengawal setiap tahapan agar berjalan sesuai SOP dan target,” ungkapnya.

BACA JUGA  Ketua PDI Perjuangan Sumut Didampingi Masinton Pasaribu Bagikan Benih Jagung di Tapteng

Lebih lanjut, Kapolres juga menegaskan pentingnya validasi data serta pelaporan yang transparan.

“Kami akan memastikan setiap kegiatan pemantauan, kendala di lapangan, serta pelaporan digital melalui aplikasi Polda berjalan maksimal. Ini bukan hanya soal target tanam, tapi menyangkut keberlanjutan pangan untuk masyarakat Sanggau,” tutupnya. (Syamsumen)

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Pancasila Pemersatu Bangsa, Polres Sanggau Teguhkan Komitmen Kebangsaan
Partai Gerindra Kalbar Kurban 12 Ekor Sapi
326 WNI Dideportasi dari Sarawak
Panen Jagung Serentak Kuartal II 2026, Polres Sanggau Perkuat Swasembada Pangan
Hadiri Peresmian 1.061 Koperasi Merah Putih, Pangdam XII/Tpr: Perkuat Ekonomi Kerakyatan
Malaysia Perketat Perbatasan, Pedagang Kecil Entikong Mulai Menjerit
BNNK Sanggau Cetak Penggiat Anti Narkoba di Entikong
Tak Mampu Nanjak, Truk Melintang di Jembatan Kapuas I

Berita Lainnya

Selasa, 2 Juni 2026 - 08:10 WIB

Pancasila Pemersatu Bangsa, Polres Sanggau Teguhkan Komitmen Kebangsaan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:28 WIB

Partai Gerindra Kalbar Kurban 12 Ekor Sapi

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:42 WIB

326 WNI Dideportasi dari Sarawak

Minggu, 17 Mei 2026 - 06:27 WIB

Panen Jagung Serentak Kuartal II 2026, Polres Sanggau Perkuat Swasembada Pangan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 17:19 WIB

Hadiri Peresmian 1.061 Koperasi Merah Putih, Pangdam XII/Tpr: Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!