Hari Lahir Pancasila: Peranan Jurnalis dalam Mengawal Bhineka Tunggal Ika

- Editorial Team

Kamis, 1 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bung Karno, pelopor dan tokoh utama pendiri negara Indonesia, memiliki semangat yang kuat terhadap persatuan dalam keberagaman Indonesia. Baginya, keberagaman adalah realitas yang ada, sementara “tunggal ika” adalah cita-cita yang ideal.

Dalam salah satu tulisannya, Bung Karno menyatakan, “Entah bagaimana persatuan itu tercapai, entah seperti apa bentuknya, yang pasti kapal yang membawa kita menuju Indonesia merdeka adalah kapal persatuan” (Di Bawah Bendera Revolusi, hal. 21).

Pandangan Bung Karno tentang persatuan dalam keberagaman diungkapkannya dalam sidang pleno I BPUPKI (29 Mei-1 Juni 1945). Ketika ditanya oleh Ketua BPUPKI, KRT dr Radjiman Wediodiningrat, tentang dasar negara yang akan dibentuk, pertanyaan tersebut menunjukkan bahwa Pancasila dengan Bhineka Tunggal Ika sejak awal dimaksudkan sebagai dasar negara, bukan sekadar pilar negara seperti yang lebih populer saat ini. Oleh karena itu, Bung Karno menjawab pertanyaan tersebut dengan kalimat, “Dasar philosofische grondslag atau suatu weltanschauung di atas mana kita mendirikan negara Indonesia.”

Ucapan dan sikap Bung Karno tersebut mencerminkan pentingnya keberagaman dalam menciptakan kesatuan dalam bangsa Indonesia.

Dalam negeri yang kaya akan keberagaman suku, adat, budaya, dan agama, Pancasila menjadi landasan dan pemersatu bangsa. Bhineka Tunggal Ika, motto nasional yang bermakna “Berbeda-beda tetapi tetap satu”, menjadi panduan untuk menjaga persatuan dan kesatuan di tengah-tengah perbedaan. Dan dalam mengawal Bhineka Tunggal Ika, peran jurnalis tidak dapat diabaikan.

BACA JUGA  KAWAN Gelar Diskusi Publik Dukung Program Asta Cita Presiden Prabowo di Tanah Kayong

Sebagai penyampai informasi kepada masyarakat, jurnalis memiliki kekuatan untuk mempengaruhi pandangan dan sikap pembaca melalui karya jurnalistik mereka. Melalui tulisan, liputan, dan opini yang mereka hasilkan, jurnalis dapat memperkuat pemahaman masyarakat tentang arti penting Bhineka Tunggal Ika serta menghindari terjadinya konflik yang berpotensi merusak persatuan.

Peran jurnalis dalam mengawal Bhineka Tunggal Ika dalam kehidupan masyarakat sangatlah penting. Pertama, mereka memiliki tanggung jawab untuk mengedukasi masyarakat tentang nilai-nilai keberagaman dan menghormati perbedaan. Melalui pemberitaan yang obyektif dan cerdas, jurnalis dapat menggambarkan kekayaan budaya dan adat yang dimiliki Indonesia dengan menghindari bias atau diskriminasi.

Kedua, jurnalis berperan sebagai pengawas dan penjaga kebenaran. Mereka harus kritis dan objektif dalam melaporkan berita, menghindari penyebaran informasi palsu atau hoaks yang dapat memecah belah masyarakat. Dengan menganalisis fakta dengan cermat, jurnalis dapat mencegah konflik yang berpotensi timbul akibat ketidakpahaman atau provokasi yang tidak bertanggung jawab.

BACA JUGA  Polda Jatim Ambil Keterangan 16 Orang dan Satu Ahli Terkait Kekerasan pada Jurnalis

Selanjutnya, jurnalis juga memiliki tugas untuk memberikan ruang suara kepada semua elemen masyarakat. Mereka harus mengupayakan representasi yang seimbang dan inklusif dalam pemberitaan mereka, memberikan kesempatan kepada berbagai suku, agama, dan kelompok untuk berbicara dan berbagi pengalaman mereka. Dengan demikian, jurnalis dapat menciptakan platform dialog yang harmonis dan memperkuat persatuan di antara beragam kelompok masyarakat.

Bagaimana jurnalis dapat berperan dalam mengawal Bhineka Tunggal Ika dalam kehidupan masyarakat? Pertama, mereka harus memprioritaskan integritas dan etika jurnalistik. Berpegang teguh pada prinsip kebenaran, objektivitas, dan keadilan dalam setiap pemberitaan yang mereka lakukan. Mereka harus menghindari sensasionalisme yang dapat memecah belah masyarakat dan menjaga integritas profesi jurnalis.

Selain itu, jurnalis harus aktif dalam mendukung dan mempromosikan kegiatan yang mendorong toleransi dan dialog antarbudaya. Mereka dapat melibatkan diri dalam kegiatan sosial, seminar, atau diskusi yang membahas isu-isu keberagaman dan pentingnya menjaga persatuan. Dengan melakukan hal ini, jurnalis dapat menjadi agen perubahan yang positif dan memperkuat semangat Bhineka Tunggal Ika.

BACA JUGA  Gowes Jurnalis Medan Kunjungi Kawasan The Singapore

Sebagai penutup, harapan penulis adalah agar peran jurnalis dalam mengawal Bhineka Tunggal Ika semakin diperkuat. Dengan memegang teguh nilai-nilai Pancasila dan menjalankan tugas jurnalistik dengan integritas dan etika yang tinggi, jurnalis dapat berkontribusi pada kemajuan pembangunan bangsa. Masyarakat Indonesia yang majemuk dan beragam akan semakin kuat dan bersatu jika jurnalis memainkan peran mereka dalam mempromosikan dan mengawal Bhineka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari.

Penulis adalah Kaperwil Tribrata TV Kalimantan Selatan.

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Temui Sri Sultan, Fahri Hamzah Sebut Tata Kota DIY Layak Jadi Inspirasi Nasional
Soal Praktek Garenti di Karimun, Menteri Imipas: ‘Yang Pungut Agen Kapal, Bukan di Wilayah Kita’
Komisi IV DPR RI Soroti Pengelolaan TNGM, Bupati Sleman Dorong Sinergi Pusat dan Daerah
Presiden Prabowo Kabarnya Minta Jampidsus Mundur
Prabowo dan Narendra Modi Disambut 1.000 Pelajar di Yogyakarta, Kenakan Busana Adat Jawa
Polda Riau Terima Penghargaan Nugraha Sakanti dari Presiden Prabowo
Survei Terbaru : 80,6 Persen Publik Nilai Kinerja Polri Semakin Baik
Dirjen Imigrasi Paparkan Tiga Pilar Penguatan Perbatasan Indonesia di Forum DGICM 2026

Berita Lainnya

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:05 WIB

Temui Sri Sultan, Fahri Hamzah Sebut Tata Kota DIY Layak Jadi Inspirasi Nasional

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:04 WIB

Soal Praktek Garenti di Karimun, Menteri Imipas: ‘Yang Pungut Agen Kapal, Bukan di Wilayah Kita’

Sabtu, 11 Juli 2026 - 05:42 WIB

Komisi IV DPR RI Soroti Pengelolaan TNGM, Bupati Sleman Dorong Sinergi Pusat dan Daerah

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:39 WIB

Presiden Prabowo Kabarnya Minta Jampidsus Mundur

Kamis, 9 Juli 2026 - 04:09 WIB

Prabowo dan Narendra Modi Disambut 1.000 Pelajar di Yogyakarta, Kenakan Busana Adat Jawa

Berita Terbaru

Sulawesi Selatan

3 Pejabat Strategis Polres Takalar Resmi Berganti

Sabtu, 18 Jul 2026 - 22:25 WIB

Kriminal

Simpan Sabu dan Ganja, Petani di Karo Ditangkap

Sabtu, 18 Jul 2026 - 21:25 WIB