Ribuan Ekor Ikan Mati Akibat Limbah PT ASL Sanggau

- Editorial Team

Senin, 1 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOLAM limbah PT Agri Sentral Lestari (PT ASL), terletak di Dusun Danau Teluk, Desa Cempedak. Rusak lingkungan sungai

Sanggau, TRIBRATA TV

Ribuan ekor ikan di Sungai Kuala Tebang Kabupaten Sanggau, Kalbar tampak mati terapung akibat limbah PT Agri Sentral Lestari yang terletak di Dusun Danau Teluk, Desa Cempedak, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau.

Limbah itu masuk ke sungai akibat kolam limbah perusahaan tersebut jebol sejak Minggu (23/4/2023). Namun, dampaknya baru “tercium” pada Selasa (25/4/2023), setelah warga menemukan ribuan ikan mati mengapung pada sejumlah anak sungai.

Dampak dari limbah ini, terindikasi telah mencemari Sungai Batang Tebang dan Kuala Tebang. Hal ini mengancam mata pencaharian warga yang berprofesi sebagai nelayan pada wilayah tersebut.

Berdasarkan hasil rekaman video dan foto-foto yang diambil oleh warga, terlihat warga kesal melihat ikan mati, baik dalam keramba maupun yang sudah mereka bawa naik ke darat.

BACA JUGA  Kaki IRT di Sanggau Putus Diterkam Buaya

Bahkan, dalam video berdurasi 2,50 menit terlihat warga menyusuri anak sungai, sembari menunjukan banyaknya ikan-ikan yang mengampung mati.

“Ini kami sedang menyusuri sungai, banyak sekali ikan mati, akibat jebolnya kolam limbah PT ASL,” sebut si pengambil video tersebut.

60 KK Warga Kuala Tebang Terdampak
Kepala Desa Melugai, Gusti Zakaria membenarkan jebolnya kolam limbah tersebut. Akibatnya warga yang berada pada Dusun Kuala Tebang sebanyak 60 kepala keluarga (KK) terdiri 2 RT mengalami dampak yang cukup parah.

“Untuk warga RT I selain terganggu mata pencaharian sebagai nelayan karena ikan dalam keramba mereka mati, mereka juga terancam krisis air bersih. Karena limbah tersebut mengalir pada Sungai Kuala Tebang,” bebernya.

Sementara kata Gusti Zakaria, untuk warga RT 2 mata pencaharian yang terganggu. Bayangkan saja, akibat limbah itu ribuan ikan yang berada pada dasar sungai mati terapung.

BACA JUGA  Lagi, Imigrasi Malaysia Pulangkan WNI Melalui PLBN Entikong

TONTON VIDEONYA:

“Nah, untuk warga RT 2 mata pencaharian mereka yang terancam. Bayangkan, ribuan ikan mati itu. Kita tidak tahu kapan baru bisa normal kembali stock ikan serta habitat lain di Sungai Kuala Tebang itu,” ungkapnya.

Menurut Gusti Zakaria, warga Dusun Kuala Tebang telah melayangkan tuntutan ke manajemen PT ASL terkait dampak yang timbul karena limbah tersebut.

“Sudah, warga Dusun Kuala Tebang buat tuntutan ke manajemen perusahaan. Bagaimanapun mesti bertanggungjawab,” ujarnya.

Sementara Camat Tayan Hilir, Poheng Gew mengatakan belum mendapatkan laporan secara resmi dari pihak manapun terkait jebolnya kolam limbah PT ASL.

Namun, begitu ada informasi, dirinya berinisiatif mengirimkan Kasi Trantib dan Kasi Ekbang untuk mengecek ke lokasi.

“Secara resmi Kecamatan tidak mendapatkan laporan. Namun, begitu saya tahu ada informasi itu hari Jumat, pas saya dalam perjalanan ke luar. Nah, saya perintahkan Kasi Ekbang dan Kasi Trantib cek ke lokasi. Ternyata ada pertemuan antara warga dan perusahaan,” tulisnya via WA.

BACA JUGA  Kapolres Sanggau Bersama Sekda Pimpin Apel Pasukan Operasi Ketupat

Sementara, saat media berusaha mengkonfirmasi kepada Kepala Asisten pabrik PT ASL, Purwanto, pada nomor 08136628xxx tidak memberikan respon. Pesan via WA yang dikirim, hanya dibaca tanpa memberikan balasan. (asmun)

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Meriahkan HUT Kubu Raya, Murid TK Pembina 2 Berpakaian Adat
SPBU 63.785.001 Balai Batang Ketat dalam Aturan Penjualan BBM
BP3MI Kalimantan Barat Fasilitasi Pemulangan dan Pendampingan PMI Asal Sanggau
Pangdam XII/Tpr dan Kapolda Komitmen Jaga Kondusifitas Wilayah
Terima Aduan Masyarakat, Polsek Tayan Hulu Beri Peringatan Tegas pada Pelaku PETI
Sapu Bersih, Empat Prajurit Yonif TP 833/Bumi Daranante Raih Medali Emas di Lomba Tinju Besantak Series
Cegah Karhutla Meluas, Polsek Noyan Cek 8 Titik Hotspot di Sejumlah Desa
Bupati Sanggau Tutup Gawai Nosu Minupodi XXII

Berita Lainnya

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:08 WIB

Meriahkan HUT Kubu Raya, Murid TK Pembina 2 Berpakaian Adat

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:14 WIB

SPBU 63.785.001 Balai Batang Ketat dalam Aturan Penjualan BBM

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:20 WIB

BP3MI Kalimantan Barat Fasilitasi Pemulangan dan Pendampingan PMI Asal Sanggau

Selasa, 14 Juli 2026 - 14:08 WIB

Pangdam XII/Tpr dan Kapolda Komitmen Jaga Kondusifitas Wilayah

Senin, 13 Juli 2026 - 07:01 WIB

Terima Aduan Masyarakat, Polsek Tayan Hulu Beri Peringatan Tegas pada Pelaku PETI

Berita Terbaru

Nasional

Aklamasi, Mahmud Marhaba Terpilih Kembali Pimpin PJS

Rabu, 22 Jul 2026 - 06:35 WIB