Gowa, TRIBRATA TV
Sejumlah rumah dan bangunan rusak akibat angin Puting Beliung disertai hujan deras di Dusun Sawagi Desa Pattallassang Kecamatan Pattallassang Gowa, Sulsel pada Jum’at, (30/12/2022) petang sekira pukul 18.35 WITA, sesudah shalat magrib.
Bahkan pohon Mangga besar di pinggir jalan tumbang sehingga sempat memacetkan arus lalu lintas dari dua arah Bu’rung Bu’rung Eesa Pattallassang dan Desa Panaikang.
Akibatnya kendaraan baik motor maupun mobil tidak bisa lewat selama 3 jam sebelum dievakuasi warga setempat.
Di lokasi kejadian, beberapa warga yang rusak rumahnya rusak parah berharap agar dinas terkait turun langsung melihat di lokasi sebelum berikan bantuan
“Kami mohon bantuan perbaikan rumah kepada Pemerintah Kabupaten Gowa dalam hal ini Dinas Sosial,” harap Hamka Dg Sabbu mewakili warga.
Pantauan media dari lokasi kejadian, beberapa rumah warga yang rusak parah adalah:
1. Sakarianto Dg Pasore (atap rusak dan tembok rumah roboh)
2. Rustam bin Sabang (semua atap spandek dan rangka aluminium tidak bisa lagi pakai)
3. Hamka Dg Sabbu (atap seng)
4. H Haeruddin Dg suro, (bangunan somel sebagian rata dengan tanah dan 3 unit mobil dan mesin Somel tertimpa runtuhan bangunan perkiraan kerugian ditaksir jutaan rupiah)
5. Nurdin Dg Nyarrang (atap seng)
6. Tajuddin dg Manye (atap seng rusak parah)
7. Sonde Dg Ngitung (atap seng)
8. Dembo Dg Buang (atap seng)
9.Zaenal Dg Roto (atap seng)
10. Kadir Dg Tiro (atap seng)
11. Manna Dg Nompo (Kios)
12. Usman Dg Ngewa (atap seng)
13. Maemunah Dg Bau (atap seng)
14. H Haruddin Dg Rate (atap seng)
15. Teni Dg Nurung, (atap seng)
16. Hanapin Dg Bombong,(atap seng)
17.Syukur Dg Nyikko (atap seng)
18. Asri Dg Ngerang (atap seng)
19. Dg Bunga Mauria (atap seng)
20. Ikbal Dg Lawa (kaca mobil tertimpa dahan pohon)
21. H Borahima Dg Rani (atap seng)
22. Bora dg Nuji (atap seng)
23. Hj Halima Dg Simba (atap seng)
24. H Hamang Dg Nanring
25. Ibrahim Dg Bali (atap kios/Balangpunia)
26 Masjid Shiddiqin balangpunia (atap spandek tempat parkiran) Desa Panaikang.
Menurut seorang korban, Hj Hawang Dg Memang, ia melihat angin kencang berputar putar dan menerjang kiosnya. “Mungkin itu dikatakan angin Puting Beliung yang kemudian pindah ke rumah lainnya saat selesai shalat magrib dan hanya berlangsung beberapa menit disertai hujan deras dan seketika juga hujan berhenti”, ungkap Hj Memang.
Sementara Abd Rahman Tetta Nyampa, tokoh masyarakat Kecamatan Pattallassang dan anggota BPD Desa Pattallssang sangat berharap kepada Pemerintah Kabupaten Gowa untuk memberikan bantuan kepada para korban.
“Bantuan berupa seng dan balok sangat diharapkan para korban untuk meringankan beban perbaikan dengan kerugian yang ditaksir mencapai ratusan rupiah”,tegas Tetta Nyampa.
Sesuai pantauan media dari tadi malam sampai pagi hari Sabtu (31/12/2022) belum ada datang dari Dinas Sosial Kabupaten Gowa. (Edi Hamzah)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online







