Langgar Instruksi Gubsu, Nagaya Live Musik & KTV Tetap Beroperasi

- Editorial Team

Senin, 31 Mei 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan, TRIBRATA TV

Saat sejumlah tempat hiburan di Kota Medan berhenti beroperasi karena dilarang Gubernur Sumut, namun Nagaya Live Musik & KTV yang berada di Jalan Damai Pasar IV Dusun VII Desa Timbang Deli Kecamatan Patumbak Kabupaten Deli Serdang tetap buka.

Padahal Kapolrestabes Medan Kombes Riko Sunarko sampai harus turun membubarkan sebuah lokasi hiburan malam di Jalan Abdulah Lubis Medan, pekan lalu.

Hal ini menunjukkan komitmen Polrestabes Medan untuk menegakkan aturan saat pandemi Covid-19 yang belum mereda.

Tetapi begitupun masih ada tempat hiburan malam yang membandel. Dari informasi yang diterima, Sabtu (29/5/2021), Nagaya Live Musik & KTV Room beroperasi seperti biasa.

BACA JUGA  Proyek Pembangunan Kolam Ikan Rugikan Warga Perumahan Podomoro Patumbak

Walau hanya menerima pengunjung tertentu, namun hal ini jelas-jelas melanggar Instruksi Gubernur Sumatera Utara Nomor 188.54/14/INST/2021 Tentang Pembatasan Kegiatan Masyarakat Dalam Rangka Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 Di Sumatera Utara.

Dalam instruksi itu, Gubernur dengan tegas menyatakan melarang semua tempat hiburan beroperasi hingga tanggal 31 Mei 2021.

Selain melanggar dan tidak menerapkan protokol kesehatan dengan ketat, tempat tersebut juga dinilai meresahkan oleh masyarakat.

“Segera ditindak seperti tempat hiburan malam lainnya yang dirazia pihak Polrestabes Medan, ” ucap warga Medan Dedi Lubis (40) kepada wartawan, Senin (31/5/2021).

BACA JUGA  Terima SK dari DPD Deli Serdang, Robert Pakpahan: Saya Siap Besarkan IPK di Kecamatan Patumbak

Menurutnya, tempat hiburan malam mewah yang ada di Patumbak itu melanggar protokol kesehatan.

Padahal baru-baru ini, Polrestabes Medan mengaku kembali mendapatkan pengaduan dari masyarakat terkait tempat hiburan malam yang masih beroperasi.

Sehingga tim gabungan Polrestabes Medan menggerebek tempat hiburan malam seperti KTV Scorpio dan lainnya. Namun begitu, masih ada juga yang membuka hiburan malam disaat mewabahnya Covid – 19 di Kota Medan.

“Razia tempat hiburan malam yang melanggar prokes tetap berlanjut untuk ditindak di Medan, ” jelas Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko, baru-baru ini. (Red)

BACA JUGA  Hari Ini Pembelajaran Tatap Muka Dimulai di Aceh Tamiang

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

Pelaku Pembacokan Karyawan Koperasi di Klaten Menyerahkan Diri, Polisi Sita Pedang 70 Cm
Kejari Lhokseumawe Tetapkan 3 Tersangka Dugaan Korupsi APBG Gampong Alue Lim
Polda Sumsel Musnahkan Barang Bukti Narkotika Senilai Rp7,9 Miliar
Rekonstruksi Pengeroyokan Maut di Tempuran Ungkap Kronologi Tragis Kasus Pengeroyokan
Dewan Pers Sesalkan Oknum Wartawan Lakukan Dugaan Pemerasan
‎Biro Bantuan Hukum BKSG-LKI Kota Medan Resmi Terbentuk
Memenuhi Unsur, Oknum Pengacara Tersangka di Polda Sumut ‎
DPD GWI Sumut Kecam Hotman Paris: Pernyataannya Rendahkan Profesi Wartawan

Berita Lainnya

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:07 WIB

Pelaku Pembacokan Karyawan Koperasi di Klaten Menyerahkan Diri, Polisi Sita Pedang 70 Cm

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:19 WIB

Kejari Lhokseumawe Tetapkan 3 Tersangka Dugaan Korupsi APBG Gampong Alue Lim

Kamis, 23 Juli 2026 - 07:58 WIB

Polda Sumsel Musnahkan Barang Bukti Narkotika Senilai Rp7,9 Miliar

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:03 WIB

Rekonstruksi Pengeroyokan Maut di Tempuran Ungkap Kronologi Tragis Kasus Pengeroyokan

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:37 WIB

Dewan Pers Sesalkan Oknum Wartawan Lakukan Dugaan Pemerasan

Berita Terbaru