BPJS Kesehatan Ajak Seluruh Pihak Jaga Keberlangsungan JKN-KIS

- Editorial Team

Jumat, 29 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, TRIBRATA TV

Dihari kedua, BPJS Kesehatan kembali melanjutkan webiner media workshop dan Anugerah Lomba Karya Jurnalistik BPJS Kesehatan tahun 2021 secara virtual dengan mengangkat tema “Menjaga Keberlangsungan Program JKN-KIS “.

Adapun narasumber dalam webiner kedua ini, Jumat (29/10/2021) adalah Direktur Perluasan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Ir. David Bangun, Muttaqien MPH AAK selaku anggota DJSN dan pakar asuransi kesehatan, Prof. Budi Hidayat.

Dalam pemaparannya, David Bangun menjelaskan peserta JKN-KIS sudah mencapai 83% dari total penduduk Indonesia atau sebanyak 226,3 juta jiwa. Hal ini membuktikan bahwa masyarakat semakin percaya terhadap pelayanan BPJS Kesehatan.

Ditengah pertumbuhan peserta JKN-KIS, peningkatan kualitas layanan dan kepuasan peserta harus ditingkatkan, mulai dari mengoptimalkan layanan digital di berbagai aspek, menyediakan layanan pengurusan administrasi, pemenuhan informasi.

Layanan lain yang telah berhasil dikembangkan adalah aplikasi Mobile JKN, BPJS Kesehatan Care Center 165, Chat Assistant JKN (Chika, Pelayanan Administrasi melalui Whatsapp (Pandawa), Pelayanan Informasi dan Penanganan Pengaduan (PIPP), hingga media sosial resmi BPJS Kesehatan. Semua ini mempermuda peserta mendapatkan layanan.

BACA JUGA  Polres Sanggau Beri Pengobatan dan Pelayanan Kesehatan Bagi Warga Pesisir

“Kami telah menerapkan sistem online di pelayanan kesehatan seperti antrean online di fasilitas kesehatan, display tempat tidur, display tindakan operasi, konsultasi dokter online, dan sebagainya. Kami juga memudahkan peserta untuk membayar iuran JKN-KIS melalui kanal non-tunai melalui autodebit, fasilitas perbankan maupun non perbankan, Kader JKN, dan lain-lain,” ujar David.

Sementara itu, pakar asuransi kesehatan Universitas Indonesia Budi Hidayat mengatakan dulu banyak penyelenggaraan jaminan kesehatan tetapi sekarang ini masuk kepada dominasi sebuah sistem asuransi sosial yang efisiensi secara makro dan itu dikelola oleh BPJS Kesehatan.

BACA JUGA  Cukup Bawa KTP, Seluruh Warga Sumut Berobat Gratis di Mana Saja

JKN menjadi laboratorium kesehatan sosial terbesar di dunia. Bukan saja di Indonesia. Hal ini tidak lepas dari kebijakan yang mempunyai implikasi yang teruji. Dan dunia bisa mengadopsi atau meniru ini, seperti India dan China.

Untuk menjaga kesinambungan pendanaan finansial program JKN-KIS dalam jangka panjang, diperlukan setidaknya empat solusi sistemik yang bisa diimplementasikan pemerintah, BPJS Kesehatan, dan pihak-pihak terkait lainnya.

“Empat solusi tersebut yaitu dengan mengontrol utilisasi abnormal, melakukan rasionalisasi tarif layanan, menetapkan iuran yang ideal, dan mengoptimalkan tata kelola kepesertaan,” kata Budi Hidayat.

Pernyataan lainnya diungkapkan Anggota Dewan Jaminan Sosial Nasional Muttaqien. Dijelaskannya program JKN-KIS semakin mendekat dan menjangkau seluruh penduduk Indonesia. Diperlukan rencana strategis yang sistematis dan terukur untuk mencapai target terlindunginya 98% penduduk Indonesia dalam Program JKN-KIS pada tahun 2024.

BACA JUGA  Kapolres Simeulue Tandatangani Komitmen Dukung Proses Akreditasi FKTP

“Oleh karena itu, harapan kami ke depannya bisa dilakukan monitoring dan evaluasi terpadu dengan mekanisme dan kriteria standar. Di samping itu, diperlukan optimalisasi pemanfaatan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) untuk mengendalikan biaya dan menguatkan loyalitas peserta terhadap Program JKN-KIS,” kata Muttaqien. (Joe)

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

PJS Resmi Ajukan Calon Konstituen Dewan Pers
FGD Lemhannas RI: Kasrem 072/Pamungkas Tekankan Pentingnya Data Geospasial untuk Sistem Peringatan Dini
Imigrasi DIY Perkuat Kepatuhan Internal dan Integritas ASN, Tegaskan Gratifikasi Bukan Hal Biasa
Aklamasi, Mahmud Marhaba Terpilih Kembali Pimpin PJS
‎Menteri Agama Minta Jemaat GPT dan Gereja Oikoumene Tetap Beribadah, Stop Renovasi Chapel USU
Viral WNI Disekap di Myanmar, Minta Bantuan Pemerintah Segera Bebaskan Mereka
‘Aib’ Hotman Paris Dibuka Anaknya, Gara-gara Bela Febrie Adriansyah
Temui Sri Sultan, Fahri Hamzah Sebut Tata Kota DIY Layak Jadi Inspirasi Nasional

Berita Lainnya

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:21 WIB

PJS Resmi Ajukan Calon Konstituen Dewan Pers

Kamis, 23 Juli 2026 - 04:08 WIB

FGD Lemhannas RI: Kasrem 072/Pamungkas Tekankan Pentingnya Data Geospasial untuk Sistem Peringatan Dini

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:49 WIB

Imigrasi DIY Perkuat Kepatuhan Internal dan Integritas ASN, Tegaskan Gratifikasi Bukan Hal Biasa

Rabu, 22 Juli 2026 - 06:35 WIB

Aklamasi, Mahmud Marhaba Terpilih Kembali Pimpin PJS

Rabu, 22 Juli 2026 - 00:27 WIB

‎Menteri Agama Minta Jemaat GPT dan Gereja Oikoumene Tetap Beribadah, Stop Renovasi Chapel USU

Berita Terbaru

Peristiwa

Asrama Ponpes Darunna’im Pontianak Dilalap Api

Sabtu, 25 Jul 2026 - 13:26 WIB