Pekanbaru, TRIBRATA TV
Naomi Aritonang (19) ditemukan tewas di rumahnya di Jalan Mekar Kelurahan Mentangor Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, Kamis (29/6/2023) pagi tadi sekitar pukul 09.00 WIB.
Penemuan jenasah ini bermula saat dua rekan kerja korban, yang datang karena korban sudah 3 hari tidak masuk kerja.
Menurut Kapolsek Tenayan Raya, Kompol Bagus Priambodo, dua rekan korban memanggil korban karena pintu rumah dalam keadaan terkunci. Demikian juga ponsel korban terdengar berbunyi namun tidak diangkat.
Mengetahui hal itu, seorang tetangga menyarankan untuk mendobrak pintu. Saat pintu terbuka, korban diruang tamu sedang dalam keadaan tertelungkup dalam keadaan tidak bernyawa. Mereka pun segera memanggil RT yang selanjutnya menghubungi Bhabinkamtibmas.
Petugas Polsek Tenayan Raya datang ke TKP untuk memasang garis polisi, sekira pukul 10.30 wib setelah selesai olah TKP oleh tim identifikasi Polresta Pekanbaru, lalu Jenazah dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan.
Dari hasil pemeriksaan terhadap korban yang dipimpin Dokter Widya Surya diketahui di tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda mati tak wajar ataupun tanda kekerasan lainnya. Sementara pihak keluarga menolak korban untuk diuutopsi sebab menurut keluarga korban meninggal karena sakit asam lambung yang telah lama dideritanya.
Selanjutnya sekira pukul 12.45 Wib jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan di kampungnya di Siborong-borong Tapanuli Utara, Sumatera Utara. (situmorang)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online








