Dari Generasi ke Generasi, Honda Beat Hadir Sejak 1983

- Editorial Team

Senin, 28 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Jambi, TRIBRATA TV

BeAt sebutan kata yang berasal dari Be Automatik pada kendaraan skutik Honda Beat. Merupakan salah satu skuter yang terlaris, yang pertama kali dipasarkan di Indonesia sejak 2008.

Namun, ternyata kehadirannya lebih awal di negeri asalnya. Skutik yang diproduksi pada tahun 1983 itu, hanya dipasarkan di dalam domestik, terkhusus untuk konsumen di Jepang saja.

Desainnya terbilang cukup unik. Dek tengahnya jauh lebih besar dari skutik sekarang, serta bagian belakangnya begitu kecil. Sehingga hanya bisa dikendarai oleh satu orang saja.

BACA JUGA  Dua Begal Bersenjata Tajam Rampas Sepeda Motor di Lubuk Pakam

Dilansir dari halaman kompas.com (20/5/2020), Honda Beat 1983 atau Honda FC50 masih menggunakan mesin 2-tak 1-silinder berkubikasi 58cc. Mesinnya mampu mengeluarkan tenaga sebesar 7,1 HP (Horse Power) pada 7.000 rpm, dengan kecepatan rata-rata 60 km/jam.

Dan canggihnya, dapur pacu tersebut sudah menggunakan pendingin cairan. Serta dilengkapi teknologi Variable Torque Amplification Chamber System (V-TACS).

Dengan menggunakan teknologi V-TACS, torsi yang dikeluarkan akan berbeda saat motor ada di putaran bawah dan putaran tinggi. Fitur ini diaktifkan secara manual dengan sebuah katup kecil pada knalpot yang bisa dibuka dengan tuas di ruang kaki sebelah kiri pengendara.

BACA JUGA  Gelapkan Sepeda Motor, Supendi Dibekuk Tekab Polsek Perbaungan

Teknologi lain pada Honda FC50, ialah electric-starter dengan menggunakan Aki kering 12-volt, di mana saat itu pada umumnya motor masih menggunakan Aki basah.

Instrumen panel Honda FC50 lebih lengkap ketimbang Honda Beat masa kini. Di dalamnya terdapat tachometer (rpm), speedometer, suhu mesin, dan indikator bahan bakar.

Secara teknologi cukup canggih, tapi penjualannya hanya bertahan tiga tahun. Disebabkan harga jual cukup tinggi di masa itu, hingga Honda menyuntik mati Beat FC50 pada 1986. (Kurniawan Gusti Nasution)

BACA JUGA  Tiga Bulan Pinjam Sepedamotor Tak Dikembalikan, Pelaku Ditangkap di Rest Area Tol Tebing Tinggi

—————————————

Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.

Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online

Berita Lainnya

PJS Resmi Ajukan Calon Konstituen Dewan Pers
FGD Lemhannas RI: Kasrem 072/Pamungkas Tekankan Pentingnya Data Geospasial untuk Sistem Peringatan Dini
Imigrasi DIY Perkuat Kepatuhan Internal dan Integritas ASN, Tegaskan Gratifikasi Bukan Hal Biasa
Aklamasi, Mahmud Marhaba Terpilih Kembali Pimpin PJS
‎Menteri Agama Minta Jemaat GPT dan Gereja Oikoumene Tetap Beribadah, Stop Renovasi Chapel USU
Viral WNI Disekap di Myanmar, Minta Bantuan Pemerintah Segera Bebaskan Mereka
‘Aib’ Hotman Paris Dibuka Anaknya, Gara-gara Bela Febrie Adriansyah
Temui Sri Sultan, Fahri Hamzah Sebut Tata Kota DIY Layak Jadi Inspirasi Nasional

Berita Lainnya

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:21 WIB

PJS Resmi Ajukan Calon Konstituen Dewan Pers

Kamis, 23 Juli 2026 - 04:08 WIB

FGD Lemhannas RI: Kasrem 072/Pamungkas Tekankan Pentingnya Data Geospasial untuk Sistem Peringatan Dini

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:49 WIB

Imigrasi DIY Perkuat Kepatuhan Internal dan Integritas ASN, Tegaskan Gratifikasi Bukan Hal Biasa

Rabu, 22 Juli 2026 - 06:35 WIB

Aklamasi, Mahmud Marhaba Terpilih Kembali Pimpin PJS

Rabu, 22 Juli 2026 - 00:27 WIB

‎Menteri Agama Minta Jemaat GPT dan Gereja Oikoumene Tetap Beribadah, Stop Renovasi Chapel USU

Berita Terbaru