Sitaro, TRIBRATA TV
Nuansa Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) akan terasa lebih meriah dengan digelarnya Turnamen Sepak Bola Piala Bupati 2025. Bertemakan “Bola Mempersatukan Kita”, turnamen ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan lintas kecamatan.
Ketua Panitia Turnamen, Everson Liempepas, dalam keterangannya usai Rapat Paripurna DPRD mengatakan bahwa persiapan tengah berjalan intensif. “Saat ini sedang berlangsung technical meeting di area Kantor Bupati. Sampai penutupan pendaftaran tanggal 20 Juli, sudah ada 38 klub yang terdaftar secara resmi,” ungkapnya, Kamis (24/7/2025).
Namun dinamika di lapangan tak selalu mulus. Beberapa klub sempat mengajukan pendaftaran setelah batas waktu berakhir. “Ada yang masih datang mendaftar hari ini. Kami konsisten pada batas waktu, tapi membuka ruang bagi klub-klub untuk memutuskan bersama. Kalau disepakati, bisa jadi jumlah peserta menjadi 39,” ujar Everson, menunjukkan sikap terbuka namun tetap menjaga integritas panitia.
Turnamen rencananya akan dibuka secara resmi pada Sabtu, 26 Juli 2025. Sebelum itu, panitia telah melakukan koordinasi dengan pihak keamanan. “Kami sudah beraudiensi dengan Pak Kapolres, Wakapolres, Kabag Ops, dan mendapat banyak masukan. Semua administrasi dan permintaan teknis telah kami lengkapi, dan akan diserahkan hari ini,” tambahnya.
Proses technical meeting menjadi ruang krusial dalam menyepakati aturan pertandingan. Everson menekankan, “Semua peraturan akan disepakati bersama dan dituangkan dalam berita acara. Para manajer, pelatih, dan kapten kesebelasan wajib menandatanganinya, agar turnamen berjalan dengan semangat sportivitas dan kebersamaan.”
Dengan antusiasme tinggi dari puluhan klub, Piala Bupati 2025 bukan hanya soal mengejar kemenangan, tetapi tentang merawat semangat kemerdekaan melalui semangat kolektif di lapangan hijau. Sebuah momentum yang menyatukan masyarakat dalam satu semangat: kebersamaan.
Dan seperti tajuk turnamen ini, “Bola Mempersatukan Kita”, turnamen ini menjadi simbol bahwa dari lapangan kecil di desa hingga stadion terbuka, semangat untuk merdeka dan bersatu tetap hidup—melalui sepak bola. (Jemi Lahutung)
—————————————
“Apabila ada pihak yang merasa dirugikan dan atau keberatan dengan penayangan artikel dan atau berita tersebut di atas, Anda dapat mengirimkan artikel dan atau berita berisi sanggahan dan atau koreksi, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (11) dan (12) Undang-Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers. Artikel/ berita dimaksud dapat dikirimkan melalui kontak redaksi kami”.
Bergabung dengan SALURAN WA untuk dapatkan berita-berita terbaru TRIBRATA TV Online








